Rabu, 29 September 2021

Polresta Cirebon Ringkus Empat Pelaku Curas yang Tak Segan Lukai Korbannya

Populer

Gangguan Kelistrikan Wilayah Karawang dan Cirebon, PLN Minta Maaf dan Terus Upayakan Perbaikan

Bandung,- Telah terjadi Gangguan Listrik pukul 17:53 WIB di Sebagian wilayah Karawang & Cirebon. Sampai dengan saat ini PLN...

Kampoeng Photography dan Videography (KPV) Merayakan Anniversary yang Kedua

Cirebon,- Kampung Photographer adalah sebutan dari Komunitas Photography dan Videography (KPV) yang terletak di Desa Gintung Kidul Kecamatan Ciwaringin...

Telusur Tajug Tua Kota Cirebon Lewat Lawang Sanga dan Kali Kriyan

Penulis : Syaeful Badar (Marbot Masjid Raya At Taqwa dan Dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon) Cirebon,- Menyusuri sudut demi sudut...

Karawang New Industry City (KNIC) Terpilih Menjadi Lokasi Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Pertama di Asia Tenggara

Karawang,- Karawang New Industry City (KNIC) menyambut pembangunan PT HKML Battery Indonesia, pabrik baterai kendaraan listrik (electric vehicle /...

KAI Buka Lowongan Kerja dan Tidak Dipungut Biaya

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) saat ini sedang membuka rekrutmen untuk berbagai formasi. Masyarakat yang ingin melamar dapat...

Cirebon,- Jajaran Polresta Cirebon meringkus empat pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang tergolong sadis. Pasalnya, saat melakukan aksinya para pelaku tidak segan melukai korbannya menggunakan senjata tajam.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M. Syahduddi mengatakan para tersangka berinisial BR (25), NN (23), GN (30), dan MM (33). Keempat pelaku curas tersebut tercatat sebagai warga Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, BR dan NN beraksi di sebuah warung es kelapa yang berada di Jalan Cirebon – Kuningan Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (15/5/2021) pukul 09.30 WIB. Adapun korbannya merupakan pasangan suami istri yang tengah menunggu kendaraan umum.

Loading...

“Kedua pelaku sudah melakukan pengamatan terhadap korban dan berpura-pura membeli es kelapa juga. Setelah diamati, BR langsung menodongkan golok ke korban, DJ,” ujar Syahduddi dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Kamis (3/6/2021).

BACA YUK:  Satreskrim Polresta Cirebon Tangkap Tersangka Pencurian dan Pembunuhan Guru Ngaji

Ia menyampaikan, pada mulanya BR hanya melakukan ancaman. Namun, DJ melakukan perlawanan ketika tasnya ditarik sehingga BR langsung menyabetkan goloknya ke arah tali tas agar putus.

Tak hanya itu, korban tetap berupaya mempertahankan tasnya sehingga pelaku kembali menyabetkan golok ke tangan korban kemudian kabur dan mengalami luka pendarahan. Suaminya pun berupaya mengejar saat para pelaku hendak kabur menggunakan sepeda motor.

“Pelaku menyabetkan golok ke arah suami tersebut dan mengenai tangan serta hidungnya. Akibatnya, pasangan suami istri itu menjadi korban dan mengalami luka dengan pendarahan cukup banyak,” kata Syahduddi.

Syahduddi mengungkapkan, saat jajarannya melakukan penyelidikan ternyata terdapat toko di sekitar TKP yang memasang CCTV ke arah jalan raya dan kebetulan merekam aksi curas para pelaku. Bahkan, CCTV tersebut juga berhasil merekam identitas kendaraan bermotor yang digunakan para pelaku.

BACA YUK:  Belum Terima Kunjungan, Pinjam Buku di Perpustakaan Kota Cirebon Bisa Lewat Online

Pihaknya langsung mengeceknya di Samsat dan datanya identik dengan sepeda motor yang digunakan pelaku. Jajarannya pun berhasil mengamankan NN yang memiliki sepeda motor terlebih dahulu.

“Dari hasil intregosasi dan pengembangannya, kami berhasil mengamankan BR sebagai pelaku utama yang membacok serta mengambil tas korban. Ternyata, BR sudah tiga kali melakukan aksi curas, 2 TKP di Beber dan 1 TKP di Astanajapura,” bebernya.

Petugas juga melakukan tindakan tegas dan terukur karena BR berupaya melawan saat hendak diamankan dan mengingat reputasinya telah beberapa kali melakukan aksi curas di wilayah hukum Polresta Cirebon. Namun, Syahduddi mengakui BR melakukan aksinya secara acak saat situasi dan kondisi sekitar TKP dinilai memungkinkan.

Sementara dua pelaku lainnya GN dan MM terilbat kasus curas di Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon. Dalam melakukan aksinya, pelaku memberhentikan korban dan rekannya yang berboncengan mengendarai sepeda motor.

Pelaku menodongkan pisau ke leher rekan korban yang mengendarai motor. Selain itu, pelaku juga menarik korban hingga terjatuh dan merampas handphonenya kemudian langsung kabur.

“Barang bukti yang diamankan di antaranya, golok, pisau, handphone, sepeda motor, dan lainnya. Keempat pelaku juga dijerat Pasal 365 KUHP dan diancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Capaian Vaksinasi di Kabupaten Cirebon Masih Rendah, ini Kata Kadinkes

Cirebon,- Capaian vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Cirebon baru tercapai 23 persen. Target vaksinasi Kabupaten Cirebon harus mencapai 1.782.964 jiwa...

Rayakan Ulang Tahun ke-4 di Indonesia, Kredit Pintar Perluas Literasi Keuangan Bagi Masyarakat

Jakarta,- Kredit Pintar, sebuah platform fintech terdepan yang telah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), merayakan tahun keempat aktif melayani kebutuhan finansial masyarakat...

Kabupaten Cirebon Kini Miliki Tim Akselerasi Pembangunan Daerah dan Segera Miliki Mal Pelayanan Publik

Cirebon,- Bupati Cirebon Imron Rosyadi menyebutkan, Kabupaten Cirebon kini memiliki Tim Akselerasi Pembangunan Daerah (TAPD). Tim itu nantinya bergerak untuk merancang pembangunan, sehingga nantinya...

Anggota Komisi VIII DPR RI Nilai Pembentukan Provinsi Cirebon Raya Penting

Cirebon,- Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jabar IX, Maman Imanulhaq menilai pembentukan Provinsi Cirebon Raya sangatlah penting untuk tiga hal. Tiga hal tersebut,...

More Articles Like This