Polresta Cirebon Amankan Dua Pelaku Curas, Motif: Korban Menang Lomba Burung

Cirebon,- Polresta Cirebon berhasil mengamankan dua pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang berinisial SF (29) dan JH (27). Keduanya terbukti melakukan curas di Desa Jatiseeng Kidul, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, pada Senin (23/1/2023) sekira pukul 00.30 WIB.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman mengatakan dalam peristiwa itu kedua pelaku melakukan kekerasan dengan cara menikamkan pisau kepada korban. Saat itu, pelaku hendak berniat mencuri uang dan barang berharga milik korban di rumahnya.

“Kedua pelaku masuk ke rumah korban dengan cara memanjat tembok, kemudian masuk ke kamarnya dan sempat mencuri handphone. Namun, korbannya yang sedang tidur terbangun dan pelaku panik sehingga melakukan kekerasan fisik,” ujar Arif Budiman saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Selasa (24/1/2023).

BACA YUK:  Tingkatkan Kompetensi CPMI, Disnaker Kabupaten Cirebon Gandeng LPK Luar Negeri

Penangkapan kedua pelaku, Arif menjelaskan, berawal dari patroli rutin di Desa Jatiseeng Kidul yang dipimpin Kapolsek Pabuaran. Saat itu, petugas berpapasan dengan 2 orang pemuda yang sedang berlari seolah saling kejar-kejaran dan dari salah satunya terlihat membawa pisau.

Kemudian petugas berhasil mengamankan salah satunya bersama barang bukti sajam sebilah pisau dan mengejar pemuda yang masuk gang. Pemuda yang berhasil diamankan itu mengaku bersama kakak tirinya yang merupakan korban pencurian dan tengah berusaha mengejar pemuda yang berhasil kabur tersebut.

BACA YUK:  Sepanjang Tahun 2022, Pengungkapan Kasus Tindak Pidana di Wilayah Hukum Polresta Cirebon Meningkat

“Namun, anggota tidak serta merta percaya dan langsung menuju lokasi yang ditunjukkan pemuda tersebut. Petugas patroli menemukan seorang laki laki yang sudah bersimbah darah di ruang tengah, dan seorang perempuan di kamar dengan posisi duduk bersandar di bawah ranjang dengan kondisi yang juga bersimbah darah,” katanya.

Petugas pun langsung melarikan kedua korban ke RSUD Waled dan sebagian anggota tetap di lokasi kejadian untuk meminta keterangan saksi-saksi. Hasilnya, ternyata dua pemuda yang sempat berpapasan dengan petugas patroli merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan sekaligus penganiayaan.

BACA YUK:  PT KAI Sediakan Tarif Khusus Bagi Lansia, Legiun Veteran, TNI-Polri Hingga Wartawan, Ini Syaratnya

Pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa samurai, pisau, handphone, pakaian yang dikenakan korban dan pelaku saat kejadian, sepeda motor, kursi, dan lainnya. Seluruh tersangka berikut barang bukti diamankan ke Mapolresta Cirebon untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kedua pelaku dijerat Pasal 365 KUHP juncto Pasal 351 KUHP dan diancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara. Adapun motifnya karena pelaku mendengar informasi korban mendapat hadiah lomba kicau burung Rp 17 juta dan berniat ingin memiliki dan menguasainya,” pungkas Arif. (HSY)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *