Senin, 28 September 2020

Polres Indramayu Ungkap Sindikat Curanmor

Populer

Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Pantai Kejawanan

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan tewas di Pantai Kejawanan, Kota Cirebon, Senin (21/9/2020) pagi sekitar pukul 04.55 WIB.Mayat...

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren...

Wali Kota Cirebon: Mulai 1 Oktober 2020 yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan akan Ditindak Tegas

Cirebon,- Untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon, Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis tak henti-hentinya melakukan edukasi dan sosialisasi...

Pemerintah dan Keraton Kasepuhan Cirebon Sepakat Meniadakan Pasar Muludan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama dengan Keraton Kasepuhan bersepakat meniadakan pasar malam atau Muludan di area Keraton Kasepuhan...

Tilik Kana Cirebon Hadir untuk Angkat Potensi UKM Khusus Kuliner

Cirebon,- Untuk menjadikan UKM (Usaha Kecil Menengah) naik kelas, Food Court Tilik Kana yang berlokasi di Jalan Pancuran Barat...

Indramayu – Polres Indramayu berhasil mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dijual hingga ke luar pulau Jawa. Sindikat ini ternyata juga memalsukan nomor mesin motor, nomor rangka, dan STNK motor, kemudian dijual ke Pontianak Kalimantan Barat.

Jumlah pelaku yang diamankan dalam kasus ini ada 24 orang. Polisi juga mengamankan 86 barang bukti sepeda motor dan bukti-bukti lainnya. Seluruh barang bukti kini masih diamankan di Mapolres Indramayu.

Modus yang dilakukan sindikat pelaku curanmor ini menggunakan modus lama. Yaitu menggunakan kunci leter T lalu membawa sepeda motor yang sudah diincar. Selain itu juga membegal korbannya setelah terlebih dahulu dipepet. Dari 24 pelaku yang diamankan, memiliki peran masing-masing. Mulai dari pemetik atau pencuri motor, penadah, joki, dan lainnya.

Loading...
BACA YUK:  Akhir Agustus Hingga Awal September, Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 53 Orang⁣

Dari 24 Tersangka pencurian ada 3 orang yang merupakan tersangka pencurian dengan kekerasan atau begal yaitu SN (35) dan JJT (29), keduanya warga Jatimulya, Kecamatan Terisi, dan SPY alias Cecek (29), warga Desa Kedokan, Kecamatan Kedokanbunder. Mereka bertiga bertindak sebagai eksekutor atau begal di jalan raya.

Sementara tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ada 8 orang. Mereka biasanya beraksi dengan mengambil sepeda motor yang berada di teras rumah warga atau tempat-tempat lain.

Adapun untuk tersangka penadah hasil curanmor, jumlahnya ada 13 orang dan berasal dari sejumlah daerah di Indramayu dan daerah lainnya.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi yang turun memimpin konferensi pers di Mapolres Indramayu, Senin (18/11), mengatakan modus operandi yang dilakukan sindikat ini adalah kejahatan dengan menggunakan kunci palsu atau letter T, pembegalan, serta rampas atau jambret. Kemudian motor hasil kejahatan ditampung oleh para penadah, lalu diubah nomor rangka dan nomor mesin, serta disiapkan STNK palsu.

BACA YUK:  Survei Manulife : Kekhawatiran Soal COVID-19 di Indonesia Memicu Tren Gaya⁣⁣ Hidup Lebih Sehat⁣⁣

Setelah itu sepeda motor dijual ke daerah Pontianak, Kalimantan Barat. Sepeda motor hasil curian, dikirim melalui kapal dari Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara.

Dalam konferensi pers tersebut sejumlah korban pencurian atau pembegalan juga diundang ke Mapolres Indramayu. Kapolda menyerahkan secara simbolis sejumlah motor korban pencurian yang berhasil ditemukan dengan disaksikan Kapolres Indramayu AKBP M Yoris MY Marzuki dan Kasat Reskrim AKP Suseno Adi Wibowo.

Polisi menghimbau bagi warga yang merasa pernah kehilangan sepeda motor, dapat mengecek langsung di Mapolres Indramayu. Jika lengkap surat-suratnya, motor bisa langsung diambil oleh pemiliknya.

Selain mengamankan pelaku dan puluhan sepeda motor, polisi juga mengamankan STNK palsu, plat nomor palsu, dan senjata tajam. Pada kesempatan konferensi pers itu, kapolda juga mengapresiasi kinerja jajaran Polres Indramayu yang berhasil mengungkap sindikat curanmor lintas provinsi.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kolaborasi Dengan Telkomsel, MCAS Luncurkan Digisaham Untuk Kenalkan Pasar Modal Bagi Generasi Z

Jakarta,- PT M Cash Integrasi Tbk (IDX: MCAS), perusahaan distribusi digital terdepan di Indonesia, mengumumkan peluncuran DigiSaham, platform informasi...

Tilik Kana Cirebon Hadir untuk Angkat Potensi UKM Khusus Kuliner

Cirebon,- Untuk menjadikan UKM (Usaha Kecil Menengah) naik kelas, Food Court Tilik Kana yang berlokasi di Jalan Pancuran Barat No. 144 Kota Cirebon menghadirkan...

Wali Kota Cirebon: Mulai 1 Oktober 2020 yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan akan Ditindak Tegas

Cirebon,- Untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon, Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis tak henti-hentinya melakukan edukasi dan sosialisasi terkait protokol kesehatan.Sebelumnya, Wali Kota...

Satgas Waspada Investasi Tutup 126 Fintech Lending Ilegal dan 32 Investasi Tanpa Izin

Jakarta,- Satgas Waspada Investasi meminta masyarakat untuk selalu mewaspadai penawaran pinjaman dana dari fintech peer-to-peer lending ilegal dan tawaran investasi dari entitas yang tidak...

More Articles Like This