Minggu, 26 Januari 2020

Polres Indramayu Ungkap Sindikat Curanmor

Populer

Geger Penemuan Mayat Wanita Tanpa Busana di Jalan Wiratama Cirebon

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan warga di Jalan Wiratama, Kecematana Kedawung, Kabupaten Cirebon, Minggu (19/1/2020) siang. Warga yang pertama...

NU-JEK Resmi Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Kini warga Cirebon mempunyai pilihan lagi saat hendak menggunakan transportasi online. Pasalnya, di Kota Cirebon kini telah hadir...

Asyiknya Berwisata di Grand Maerakaca Semarang

Semarang,- Waktu tempuh dari Cirebon ke Semarang semakin cepat, baik menggunakan kereta api maupun menggunakan kendaraan mobil yang memakan...

Dua Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Jalan Raya Pantura Gebang

Cirebon,- Kecelakaan Lalulintas terjadi di Jalan Raya Pantura Gebang Kulon, tepatnya di depan SPBU Gebang Kulon, Desa Gebang Kulon,...

Miliki Keahlian Karate, Perampok Ini Minta Ampun Kepada Korban

Cirebon,- Seorang perampok menyatroni rumah anggota Polisi Polda Jawa Barat di Dusun I, Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon,...

Indramayu – Polres Indramayu berhasil mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dijual hingga ke luar pulau Jawa. Sindikat ini ternyata juga memalsukan nomor mesin motor, nomor rangka, dan STNK motor, kemudian dijual ke Pontianak Kalimantan Barat.

Jumlah pelaku yang diamankan dalam kasus ini ada 24 orang. Polisi juga mengamankan 86 barang bukti sepeda motor dan bukti-bukti lainnya. Seluruh barang bukti kini masih diamankan di Mapolres Indramayu.

Modus yang dilakukan sindikat pelaku curanmor ini menggunakan modus lama. Yaitu menggunakan kunci leter T lalu membawa sepeda motor yang sudah diincar. Selain itu juga membegal korbannya setelah terlebih dahulu dipepet. Dari 24 pelaku yang diamankan, memiliki peran masing-masing. Mulai dari pemetik atau pencuri motor, penadah, joki, dan lainnya.

Dari 24 Tersangka pencurian ada 3 orang yang merupakan tersangka pencurian dengan kekerasan atau begal yaitu SN (35) dan JJT (29), keduanya warga Jatimulya, Kecamatan Terisi, dan SPY alias Cecek (29), warga Desa Kedokan, Kecamatan Kedokanbunder. Mereka bertiga bertindak sebagai eksekutor atau begal di jalan raya.

Loading...

Sementara tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ada 8 orang. Mereka biasanya beraksi dengan mengambil sepeda motor yang berada di teras rumah warga atau tempat-tempat lain.

Adapun untuk tersangka penadah hasil curanmor, jumlahnya ada 13 orang dan berasal dari sejumlah daerah di Indramayu dan daerah lainnya.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi yang turun memimpin konferensi pers di Mapolres Indramayu, Senin (18/11), mengatakan modus operandi yang dilakukan sindikat ini adalah kejahatan dengan menggunakan kunci palsu atau letter T, pembegalan, serta rampas atau jambret. Kemudian motor hasil kejahatan ditampung oleh para penadah, lalu diubah nomor rangka dan nomor mesin, serta disiapkan STNK palsu.

Setelah itu sepeda motor dijual ke daerah Pontianak, Kalimantan Barat. Sepeda motor hasil curian, dikirim melalui kapal dari Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara.

Dalam konferensi pers tersebut sejumlah korban pencurian atau pembegalan juga diundang ke Mapolres Indramayu. Kapolda menyerahkan secara simbolis sejumlah motor korban pencurian yang berhasil ditemukan dengan disaksikan Kapolres Indramayu AKBP M Yoris MY Marzuki dan Kasat Reskrim AKP Suseno Adi Wibowo.

Polisi menghimbau bagi warga yang merasa pernah kehilangan sepeda motor, dapat mengecek langsung di Mapolres Indramayu. Jika lengkap surat-suratnya, motor bisa langsung diambil oleh pemiliknya.

Selain mengamankan pelaku dan puluhan sepeda motor, polisi juga mengamankan STNK palsu, plat nomor palsu, dan senjata tajam. Pada kesempatan konferensi pers itu, kapolda juga mengapresiasi kinerja jajaran Polres Indramayu yang berhasil mengungkap sindikat curanmor lintas provinsi.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Ulang Tahun ke-25, ACE Hadirkan Program 25 Years Anniversary di Seluruh Indonesia

Jakarta,- ACE, pusat kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup terlengkap di Indonesia menyelenggarakan program 25 Years Anniversary yang berlangsung...

NU-JEK Resmi Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Kini warga Cirebon mempunyai pilihan lagi saat hendak menggunakan transportasi online. Pasalnya, di Kota Cirebon kini telah hadir platform aplikasi terbaru yakni NU-JEK...

Vinotel Cirebon Optimis, Kunjungan Wisatawan di Tahun 2020 Meningkat

Cirebon,- Pelaku industri pariwisata di Kota Cirebon melihat prospek Cirebon kedepan masih cukup bagus. Apalagi ditunjang dengan akses jalan yang semakin mudah untuk ke...

Tekan Angka Malnutrisi, FFI Berikan Edukasi dan Sosialisasi Gizi #IndonesiaSIAP di Cirebon

Cirebon,- Frisian Flag Indonesia (FFI) sebagai produsen produk bernutrisi di Indonesia menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi gizi yang berlangsung di GOR Pesantren Kempek Cirebon,...

Akibat Hujan Disertai Angin, Rumah di Kejuden Cirebon Ambruk

Cirebon,- Akibat hujan disertai angin kencang, tiga rumah di Perumahan Taman Pelangi, Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, ambruk, Jumat (24/1/2020). Wakil Komandan Operasi Badan...

More Articles Like This