Senin, 6 Juli 2020

Polres Indramayu Ungkap Sindikat Curanmor

Populer

Inilah Peraturan Wali Kota Cirebon No. 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)

Peraturan Wali Kota Cirebon No. 28 Tahun 2020. Klik : PERWAL282020Lampiran Pertama : Lampiran Pertama Perwal No. 28 Tahun...

Update 29 Juni, Pasien Positif Covid-19 di Kota Cirebon Bertambah Dua Orang

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cirebon bertambah dua orang. Sehingga, dengan adanya penambahan dua pasien baru, pasien...

Masa Berlaku Hasil PCR dan Rapid Test Untuk Perjalanan KA Diperpanjang Hingga 14 Hari

Cirebon,- Dalam masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19, PT Kereta Api...

Bertambah 2 Lagi, Kasus Positif Covid-19 di Kota Cirebon

Cirebon,- Pasien terkonfirmasi positif di Kota Cirebon kembali bertambah dua orang. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan...

Kasus Baru Positif Covid-19 di Kota Cirebon Bertambah 7 orang

Cirebon,- Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Cirebon kembali mengumumkan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19.Kasus baru terkonfirmasi positif...

Indramayu – Polres Indramayu berhasil mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dijual hingga ke luar pulau Jawa. Sindikat ini ternyata juga memalsukan nomor mesin motor, nomor rangka, dan STNK motor, kemudian dijual ke Pontianak Kalimantan Barat.

Jumlah pelaku yang diamankan dalam kasus ini ada 24 orang. Polisi juga mengamankan 86 barang bukti sepeda motor dan bukti-bukti lainnya. Seluruh barang bukti kini masih diamankan di Mapolres Indramayu.

Modus yang dilakukan sindikat pelaku curanmor ini menggunakan modus lama. Yaitu menggunakan kunci leter T lalu membawa sepeda motor yang sudah diincar. Selain itu juga membegal korbannya setelah terlebih dahulu dipepet. Dari 24 pelaku yang diamankan, memiliki peran masing-masing. Mulai dari pemetik atau pencuri motor, penadah, joki, dan lainnya.

Loading...

Dari 24 Tersangka pencurian ada 3 orang yang merupakan tersangka pencurian dengan kekerasan atau begal yaitu SN (35) dan JJT (29), keduanya warga Jatimulya, Kecamatan Terisi, dan SPY alias Cecek (29), warga Desa Kedokan, Kecamatan Kedokanbunder. Mereka bertiga bertindak sebagai eksekutor atau begal di jalan raya.

Sementara tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ada 8 orang. Mereka biasanya beraksi dengan mengambil sepeda motor yang berada di teras rumah warga atau tempat-tempat lain.

Adapun untuk tersangka penadah hasil curanmor, jumlahnya ada 13 orang dan berasal dari sejumlah daerah di Indramayu dan daerah lainnya.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi yang turun memimpin konferensi pers di Mapolres Indramayu, Senin (18/11), mengatakan modus operandi yang dilakukan sindikat ini adalah kejahatan dengan menggunakan kunci palsu atau letter T, pembegalan, serta rampas atau jambret. Kemudian motor hasil kejahatan ditampung oleh para penadah, lalu diubah nomor rangka dan nomor mesin, serta disiapkan STNK palsu.

Setelah itu sepeda motor dijual ke daerah Pontianak, Kalimantan Barat. Sepeda motor hasil curian, dikirim melalui kapal dari Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara.

Dalam konferensi pers tersebut sejumlah korban pencurian atau pembegalan juga diundang ke Mapolres Indramayu. Kapolda menyerahkan secara simbolis sejumlah motor korban pencurian yang berhasil ditemukan dengan disaksikan Kapolres Indramayu AKBP M Yoris MY Marzuki dan Kasat Reskrim AKP Suseno Adi Wibowo.

Polisi menghimbau bagi warga yang merasa pernah kehilangan sepeda motor, dapat mengecek langsung di Mapolres Indramayu. Jika lengkap surat-suratnya, motor bisa langsung diambil oleh pemiliknya.

Selain mengamankan pelaku dan puluhan sepeda motor, polisi juga mengamankan STNK palsu, plat nomor palsu, dan senjata tajam. Pada kesempatan konferensi pers itu, kapolda juga mengapresiasi kinerja jajaran Polres Indramayu yang berhasil mengungkap sindikat curanmor lintas provinsi.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tambahan 4 Orang Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Lakukan Isolasi Mandiri⁣

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 4 orang. Sehingga, total kasus Covid-19 sampai tanggal 4...

Bisnis Digital, Solusi untuk Pemulihan Ekonomi⁣

Jakarta,- Pandemi COVID-19 memiliki dampak yang sangat besar pada hampir semua sektor kehidupan. Tidak hanya kesehatan, sektor ekonomi menjadi salah satu sektor paling terdampak...

Dua Usia Muda Menambah Kasus Covid-19 di Kota Cirebon

Cirebon,- Tim gugus tugas Percepatana penanganan Covid-19 Kota Cirebon mengumumkan dua kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cirebon.Berdasarkan data dari pusat informasi dan...

Kembali Dibuka, Kedai Raja Es Buah dan Ratu Mie Ramen Hadirkan Promo Menarik

Cirebon,- Bagi pecinta kuliner es buah dan mie ramen, Kedai Raja Es Buah dan Ratu Mie Ramen mulai hari ini beroperasi seperti biasanya.Setelah hampir...

Lestarikan Budaya, Putra-Putri Kebudayaan Indonesia Kunjungi Keraton Kacirebonan

Cirebon,- Putra-Putri Kebudayaan Indonesia 2019 dan Putra-Putri Kebudayaan Jawa Barat 2020 mengunjungi Keraton Kacirebonan yang terletak di Jalan Pulasaren, Kota Cirebon, Sabtu (4/7/2020).Kedua pasangan...

More Articles Like This