Senin, 27 Januari 2020

Polres Cirebon Kota Berhasil Tangkap Pelaku Penusukan Santri di Jalan Cipto

Populer

NU-JEK Resmi Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Kini warga Cirebon mempunyai pilihan lagi saat hendak menggunakan transportasi online. Pasalnya, di Kota Cirebon kini telah hadir...

Dua Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Jalan Raya Pantura Gebang

Cirebon,- Kecelakaan Lalulintas terjadi di Jalan Raya Pantura Gebang Kulon, tepatnya di depan SPBU Gebang Kulon, Desa Gebang Kulon,...

Geger Penemuan Mayat Wanita Tanpa Busana di Jalan Wiratama Cirebon

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan warga di Jalan Wiratama, Kecematana Kedawung, Kabupaten Cirebon, Minggu (19/1/2020) siang. Warga yang pertama...

Asyiknya Berwisata di Grand Maerakaca Semarang

Semarang,- Waktu tempuh dari Cirebon ke Semarang semakin cepat, baik menggunakan kereta api maupun menggunakan kendaraan mobil yang memakan...

Gandeng Pihak Ketiga, Bus Rapid Transit Siap Beroperasi di Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon sudah menemukan format untuk pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Cirebon.Wali Kota Cirebon,...

Cirebon,- Jajaran Polres Cirebon Kota berhasil meringkus dua pelaku penusukan santri Pondok Pesantren di Kuningan yang terjadi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, pada Jumat (6/9/2019) malam.

Kedua pelaku yang berhasil ditangkap pada hari Minggu (8/9/2019) dini hari di daerah Cangkol, Kota Cirebon ini berinisial YS alias Acil (19) dan RM alias Nono (19) saat kumpul bersama rekan-rekannya.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy melalui Wakapolres Cirebon Kota, Kompol Marwan Fajrin menjelaskan kronologis kejadian pada hari Jumat (6/9) malam sekitar pukul 20.30 WIB di Jalan Cipto depan Bank Syariah Mandiri.

“Kedua tersangka ini, setelah hasil penyidikan oleh anggota Reskrim dan anggota Polres Cirebon Kota, bahwa dalam satu hari itu melakukan dua tindak pidana,” ujarnya saat press conference, Minggu (8/9/2019).

Loading...

Lanjut Marwan, yang pertama pelaku melakukan tindak pidana pembunuhan di Jalan Cipto, dan kedua melakukan tindak pidana pemerasan dengan pemberatan atau penodongan.

“Untuk kasus di Jalan Cipto mirip dengan kasus yang kedua di Jalan Kesambi,” bebernya.

Mereka ini lanjut Marwan, mengunakan sistem acak, dengan menggunakan istilah bahwa yang menjadi korban dituduh sudah memukul rekan dari tersangka dan diajak jalan.

“Jadi modusnya begitu. Ada pemuda yang nongkrong, dia hampiri dan bertanya “ Kamu yang memukul teman saya?,” jelasnya.

Nah, kata Marwan, kejadian pertama di Jalan Cipto, dua orang korban tidak mau dibawa, akhirnya terjadi penikaman. Setelah dari situ melakukan pembunuhan, tersangka kembali melakukan aksinya di Jalan Kesambi Apotek Pratama dan modusnya sama, menanyakan korban bahwa telah memukul rekannya.

“Akhirnya kedua korban ini diajak berbonceng, diajak ke Samadikun Pesisir. Setelah sampai di Samadikun, korban ditodong dengan menggunakan pisau untuk menyerahkan HP, uang, berikut ATMnya,” terangnya.

Dari dua kejadian tersebut, tambah Marwan, kedua tersangka ini melakukan dua kali tindak pidana dalam satu hari. Untuk tersangka YS merupakan residivis, dan RM pemain baru.

“Tersangka ini dalam melakukan aksinya dalam pengaruh obat-obatan, jenis dextro,” ungkap Marwan.

Untuk peran masing-masing, yang menjadi tersangka utama adalah YS yang melakukan penodongan dan penikaman kepada korban Almarhum Muhammad Rozien (17). Dan tersangka RM merupakan joki yang membawa kendaraan sepeda motor.

“Kedua tersangka ini diberikan tindakan tegas dan terukur secara SOP Kepolisian, karena saat dilakukan penangkapan tersangka berusaha kabur,” tegas Marwan.

Marwan menjelaskan kedua tersangka dijerat pasal berlapis, untuk kejadian pertama di Jalan Cipto dijerat pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 15 tahun.

Sedangkan untuk kejadian kedua di Jalan Kesambi dijerat pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 9 tahun penjara.

“Jadi tersangka ini dijerat pasal berlapis, tindakan pembunuhan dan pencurian disertai pemberatan,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tinjau Rumah Ambruk di Cirebon, Anggota Komisi VIII DPR RI Evaluasi Perumahan Bersubsidi

Cirebon,- Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Selly Andriani Gantina mengunjungi rumah ambruk di Desa Kejuden, Kecamatan...

50 Pemuda Peace Train Indonesia Belajar Keberagaman dari Cirebon

Cirebon,- Indonesia Conference Religion and Peace (ICRP) berkolaborasi bersama Pelita (Pemuda Lintas Agama), dan Inspiration House menggelar kegiatan Peace Train dan panggung kebudayaan yang...

Ulang Tahun ke-25, ACE Hadirkan Program 25 Years Anniversary di Seluruh Indonesia

Jakarta,- ACE, pusat kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup terlengkap di Indonesia menyelenggarakan program 25 Years Anniversary yang berlangsung di toko ACE seluruh Indonesia...

NU-JEK Resmi Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Kini warga Cirebon mempunyai pilihan lagi saat hendak menggunakan transportasi online. Pasalnya, di Kota Cirebon kini telah hadir platform aplikasi terbaru yakni NU-JEK...

Vinotel Cirebon Optimis, Kunjungan Wisatawan di Tahun 2020 Meningkat

Cirebon,- Pelaku industri pariwisata di Kota Cirebon melihat prospek Cirebon kedepan masih cukup bagus. Apalagi ditunjang dengan akses jalan yang semakin mudah untuk ke...

More Articles Like This