Polres Cirebon Kota Berhasil Amankan Pelaku Curanmor dan Pembobolan Mini Market

Cirebon,- Satreskrim Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Dalam kasus tersebut, petugas mengamankan dua orang tersangka berinisial AM dan B.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Fahri Siregar menjelaskan modus operandi dari kasus curanmor yang dilakukan oleh kedua pelaku dilakukan pada malam hari dan memasuki pekarangan rumah. Untuk melanjutkan aksinya, pelaku merusak kunci sepeda motor menggunakan kunci letter T.

“Dari pengakuan tersangka sudah melakukan empat kali pencurian kendaraan bermotor ini di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Namun, pada saat kita melakukan penangkapan, ternyata tersangka baru saja melakukan pencurian di Tegal, Jawa Tengah,” ujar Fahri saat pers rilis di Mapolres Cirebon Kota, Kamis (3/11/2022).

BACA YUK:  Tidak Cuma HIV, IMS Juga Harus Diwaspadai Loh

Tersangka, kata Fahri, diamankan oleh petugas Satreskrim Polres Cirebon Kota pada 22 Oktober 2022 sekitar pukul 11.00 WIB. Tersangka B diamankan di rumahnya, kemudian kembali melakukan penangkapan AM di kediamannya di wilayah Kerangkeng, Indramayu.

Atas perbuatannya, kepada dua tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun.

Selain mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor, pihaknya juga mengamankan pelaku pencurian di mini market yang terjadi pada 26 Juli 2022 sekitar pukul 02.50 WIB di Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon.

BACA YUK:  OJK Terima 10 Ribuan Aduan, 50 Persen Pengaduan di Sektor IKNB

Pelaku saat itu mengambil barang-barang di mini market seperti 20 bungkus rokok Sampoerna Mild, 15 bungkus rokok signature, 12 bungkus rokok Surya 16, uang tunai Rp. 200 ribu, perlengkapan alat mandi, dan juga handphone tablet.

“Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, akhirnya kami melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku. Selanjut petugas kami berhasil mengetahui bahwa ada dua tersangka yang melakukan pencurian tersebut yaitu E dan SL,” kata Fahri.

Tersangka inisial E berhasil diamankan dirumahnya berikut dengan barang bukti yang ditemukan satu unit handphone yang diambil oleh pelaku di mini market. Sedangkan, tambah Fahri, untuk pelaku SL masih dalam pengejaran petugas.

BACA YUK:  Temuan Data Bansos Belum Sesuai dengan Penyaluran, Masih Terus Didalami

“Kepada tersangka, dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama 7 tahun,” tandasnya. (HSY)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *