Sabtu, 8 Agustus 2020

Politeknik Pariwisata Prima Internasional Siap Hasilkan Tenaga Kerja Profesional

Populer

Dalam Tiga Hari, Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 8 Orang

Cirebon,- Sejak hari Jumat 31 Juli sampai 2 Agustus 2020, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 8 orang....

Terkait Pengukuhan Polmak Oleh Keturunan Sultan Kasepuhan XI, Putra Mahkota Angkat Bicara

Cirebon,- Keturunan Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon XI, Radja Jamaludin Aluda Tajul Arifin, Rahardjo Djali mengukuhkan dirinya sebagai Polmak atau...

Keturunan Sultan XI Kasepuhan Cirebon, Mengukuhkan Sebagai Polmak

Cirebon,- Keturunan Sultan Sepuh XI Radja Jamaludin Aluda Tajul Arifin, Rahardjo Djali mengukuhkan diri sebagai Polmak atau Pejabat Sementara...

Catat Tanggalnya, Kota Baru Keandra Akan Gelar Open House Night

Cirebon,- Kota Baru Keandra, kawasan hunian mandiri dengan luas 110 hektar mengundang seluruh masyarakat wilayah III Cirebon untuk hadir...

Pembukaan Sekolah Tatap Muka Akan Dikaji Pemerintah Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon sedang mengkaji rencana untuk membuka pembelajaran sekolah dengan tatap muka secara langsung.Hal tersebut disampaikan Bupati...

Cirebon,- Yayasan Prima Ardian Tana (YPAT) menggelar Grand Opening Politeknik Pariwisata Prima Internasional di Halaman Kampus, Jalan Perjuangan No. 18, Kota Cirebon, Rabu (21/8/2019).

Grand Opening Politeknik Pariwisata Prima Internasional dihadiri Ketua Dewan Pembina YPAT, Ketua Hildiktipari, Perwakilan dari Gubernur Jawa Barat, Wali Kota Cirebon, Kementrian Pariwisata, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV Jawa Bara dan Banten, Sultan Kacirebonan, dan tamu undangan.

1. Menyiapkan Tenaga Kerja Profesional

Loading...

Ketua Dewan Pembina Yayasan Prima Ardian Tana, Ir. H. Imam Taufik mengatakan Politeknik Pariwisata Prima Internasional merupakan pendidikan vokasi unggulan untuk menyiapkan tenaga kerja profesional yang dibutuhkan oleh industri pariwisata secara global.

“Program ini merupakan jawaban untuk meningkatkan kualitas SDM sesuai dengan harapan program yang dicanangkan pemerintah lima tahun kedepan,” ujarnya.

Lanjut Imam, hal ini juga telah singkron dengan terjadinya persiapan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) lima tahun kedepan, diantaranya dua infrastruktur yang akan dilakukan yaitu yang berbetuk sarana prasarana dan keterampilan skill, ilmu pengetahuan knowledge and attitude dari SDMnya.

“Ini merupakan investasi besar dalam rangka melanjutkan dan pengembangan pariwisata kedepannya,” terangnya.

Sambutan Ketua Dewan Yayasan Prima Ardian Tana

Untuk mewujudkan ini semua, kata Imam, perlu adanya dukungan dan harmonisasi antara semua pihak insitusi pendidikan dengan industri, pihak pemerintah dan stakeholder terkait untuk dapat memfasilitasi mahasiswa dalam membantu kelancaran pendidikan vokasi pariwisata yang dipelajarinya.

2. Misi Politeknik Pariwisata Prima Internasional

Imam menjelaskan, misi Politeknik Pariwisata Prima Internasional untuk Pariwisata kedepan yaitu pertama menyelenggarakan pendidikan vokasi bidang pariwisata dan ekonomi kreatif secara profesional bertaraf internasional yang berkelanjutan untuk menghasilkan tenaga kerja profesional tingkat dunia.

Kedua, menabuhkan hal-hal baru di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif secara berkelanjutan. Ketiga, menjunjung tinggi martabat dan nilai-nilai kemanusiaan, beretika, serta menjunjung tinggi kearifan lokal.

“Lalu, keempat memperluas akses dan jejaring untuk mendukung perkembangan pariwisata secara nasional dan internasional di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif,” bebernya.

3. Materi Pembelajaran

Politeknik Pariwisata Prima Internasional adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan jenis pendidikan vokasi dan dapat menyelenggatakan pendidikan profesi.

“Untuk itulah kurikulum pada Politeknik Pariwisata Prima Internasional ini disusun dengan mengikuti standar Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI),” kata Imam.

Disamping itu, lanjut Imam, materi pembelajaran sudah disusun dengan mengikuti standar Asean MRA (Mutual Recognition Artangement) on Tourism Professionals, yang didalamnya mencakup penetapan standar konpetensi bidang pariwisata ACCSTP (Asean Common Compentency Standards for Tourism Profesionals) dan CATC (Common Asean Tourism Curriculims) sesuai standar MRA.

“Dengan kata lain, dengan mengikuti standar yang ditetapkan MRA, maka lulusan Politeknik Prima Internasional akan dipermudah atau difasilitasi ruang gerak menjadi tenaga profesional serta disamakan skill atau kemampuannya dengan tenaga professional negara-negara anggota Asean,” terangnya.

4. Pusat Pendidikan Vokasi Pariwisata tahun 2022

Imam menambahkan, tidaklah terlalu berlebihan, apabila melalui visi sebagai SMART (Sepcific, Measurable, Achievable, Realistic, and Timely) Campus berkualitas regional pada tahun 2022.

“Kami ingin menjadi pusat pendidikan vokasi pariwisata di Asean pada tahun 2022,” ucapnya.

“Karena, tujuan kami tetapkan jelas dan spesifikasi untuk menghasilkan tenaga kerja profesional pariwisata berkualitas regional,” imbuhnya.

Bahkan, kata Imam, target yang ditetapkan bisa diukur, baik dari pengembangan dosen maupun lulusan yang bisa diterima di dunia Internasional.

“Sehingga, tujuan yang kita tetapkan harus dapat dicapai, untuk itu kami memilih komitmen yang sangat kuat untuk berperan aktif dalam menghasilkan tenaga kerja pariwisata yang profesional,” pungkasnya.

5. Satusatunya Politeknik Swasta di Indonesia

Sementara itu, Direktur Politeknik Pariwisata Prima Internasional, Dr. Chondro Suryono menambahkan Politeknik Pariwisata Prima Internasional memiliki tiga program studi.

“Pertama Program Sarjana Terapan Perhotelan, Program Sarjana Konvensi dan Pemasaran, dan D3 Perhotelan,” bebernya.

Politeknik Pariwisata Prima Internasional yang sampai saat ini baru menerima 174 calon mahasiswa. Menurut Chondro, merupakan satu-satunya Politeknik swasta pertama di Indonesia.

“Inilah yang membanggakan kita sebagai orang daerah di Cirebon, memiliki Politeknik yang dipercaya oleh pemerintah,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, bisa menjadi mercusuar, menjadi prototipe dari sekolah-sekolah atau politeknik yang ada di Indonesia dan inilah langkah kita untuk maju kedepan.

“Apalagi didukung oleh yayasan yang cukup konsen terhadap pariwisata dan budaya,” tutupnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Mahasiswa KKN UNDIP Kota Cirebon Ajarkan Cara Budi Daya Microgreen⁣

Cirebon,- Mahasiswa KKN UNDIP Kota Cirebon, mengajarkan cara budidaya tanaman microgreen kepada ibu-ibu rumah tangga di daerah Kelurahan Kebon...

Pemda Kota Cirebon dan Ombudsman Gelar Sosialisasi Laporan Publik

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon menggelar acara sosialisasi tentang tata cara pemeriksaan laporan pengaduan masyarakat, Jumat (7/8/2020).Acara yang berlangsung di Ruang Adipura Balaikota...

Okupansi di Aston Cirebon Hotel Mulai Meningkat

Cirebon,- Setelah tiga bulan tidak beroperasi karena Pandemi Covid-19, okupansi Aston Cirebon Hotel & Convention Center mulai meningkat.Hotel yang terletak di Jalan Brigjen Darsono...

Satreskrim Polresta Cirebon Ungkap Kasus Pencabulan Anak Dibawa Umur

Cirebon,- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon mengungkap kasus pencabulan anak di bawah umur.Dalam kasus tersebut, Satreskrim mengamankan dua orang tersangka. Tersangka pertama merupakan...

Mahasiswa Undip Jalankan Dua Program KKN Dalam Rangka Mendukung SDGs dan Sosialisasi Covid

Cirebon (31/07) - Cirebon menjadi kota yang tak luput dari persebaran mahasiswa Undip dalam melaksanakan program KKN Pulang Kampung. Dengan jumlah 14 mahasiswa yang...

More Articles Like This