Minggu, 11 April 2021

PO Bus di Cirebon Siap Lakukan Adaptasi Kebiasaan Baru

Populer

Di Depan Toko Karomah Anak, Para Pedagang Kecil itu Berjuang Melawan Pandemi⁣⁣

⁣Cirebon,- Jam hampir menunjukkan pukul 10.00 pagi, laki-laki separuh baya itu tampak bergegas mendorong gerobak Es Cendol Bandung menuju...

Diundur, Pembukaan Alun-Alun Kejaksan Jadi 12 April 2021

Cirebon,- Operasional Bus Rapid Transit (BRT) dan Alun-alun Kejaksan rencananya akan dilaunching Rabu (7/4/2021). Namun, karena ada beberapa hal...

Berawal dari Marketing Hotel, Rintis Usaha Baru di Bidang Kuliner⁣

Cirebon,- Mengawali usaha dari nol merupakan suatu tantangan tersendiri bagi Siti Mutmainah . Setelah bertahun-tahun lamanya berkarir di dunia...

Aston Cirebon Hotel Kembali Hadirkan Kampoeng Ramadhan

Cirebon,- Setelah tahun lalu tidak menghadirkan Kampoeng Ramadhan, tahun ini Aston Cirebon Hotel & Convention Center kembali menghadirkan Kampoeng...

Wakili Cirebon, Carissa Dinobatkan Jadi Puteri Cilik Jawa Barat Budaya 2021⁣

⁣Cirebon,- Carissa Aretha Zara yang merupakan perwakilan Cirebon untuk mengikuti ajang Puteri Cilik Jawa Barat, mendapatkan Juara 3rd Runner...

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon bersama TNI dan Polri mengecek persiapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) di bidang transportasi.

Sebelumnya, petugas gabungan sudah melakukan sosialisasi dan razia masker di angkutan umum dan jalan raya beberapa waktu lalu.

Kali ini, petugas gabungan dari Dishub, TNI dan Polri melakukan monitoring ke sejumlah PO Bus di wilayah Kabupaten Cirebon, seperti PO Bus Sahabat, PO Bus Garuda Mas, dan PO Bus Setia Negara.

Loading...

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Denny Supdiana mengatakan kegiatan yang dilakukan di PO Bus ini merupakan hari kedua monitoring di bidang transportasi.

“Tujuan dari kegiatan monitoring ini untuk menyadarkan para pelaku usaha transportasi dalam menjaga kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya saat ditemui About Cirebon di PO Bus Sahabat.

BACA YUK:  Hari Pertama Layanan GeNose C19 di Stasiun Cirebon Prujakan Capai 101 Orang

“Jangan sampai, jika ada salah satu pegawai di PO Bus yang terpapar Covid-19, bisa ditutup sementara. Sehingga, kita perlu kesadaran bersama,” tambahnya.

Selain pengusaha bus, kegiatan ini juga untuk menyadarkan masyarakat yang menggunakan transportasi umum karena melalui daerah lain dan jangan sampai terkena sanksi.

Lanjut Denny, pada tanggal 27 Juli 2020 mendatang sesuai keputusan Gubernur Jawa Barat akan mulai diberlakukan sanksi bagi yang tidak mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker.

“Namun yang paling penting, jangan sampai Covid-19 itu menyebar dan kita cegah penyebarannya dengan mematuhi protokol kesehatan bersama-sama,” ungkapnya.

Denny menjelaskan, protokol kesehatan yang diterapkan dalam transportasi umum seperti bus, harus menyediakan titik-titik pusat kesehatan. Mereka harus menyediakan hand sanitizer, thermal gun, masker dan tetap jaga jarak.

“Kita lihat tadi, bus sudah mematuhi protokol kesehatan dengan memberikan jarak antar penumpang. Bahkan sudah disiapkan masker dan hand sanitizer,” terangnya.

BACA YUK:  Satreskrim Polresta Cirebon Ringkus Pelaku Kejahatan Jalanan

“Mudah-mudahan, dalam pelaksanaanya nanti dilaksanakan, dan mungkin akan ada operasi di jalanan,” tandasnya.

Sementara itu, Sunarto, selaku Operasional PO Bus Sahabat menjelaskan bahwa pada prinsipnya PO Bus Sahabat dengan situasi Covid-19 dalam menjalankan aktifitas dalam bidang transportasi tetap mengikuti protokol kesehatan yang ada.

“Kami tetap mengikuti protokol kesehatan, seperti contoh kita sudah mengupayakan penyediaan tempat cuci tangan, unit yang masuk langsung di semprot disinfektan, dan setiap unit sudah mengikuti protokol kesehatan,” ujarnya.

“PO Bus Sahabat juga telah menyediakan hand sanitizer di setiap bus, dan penumpang yang tidak membawa masker akan diberi masker,” katanya.

Sunarto menambahkan, untuk pengemudi dan seluruh karyawan PO Bus Sahabat telah melakukan pemeriksaan Swab dengan hasil negatif.

“Semua pengemudi yang di tes Swab Hasilnya negatif. Kurangnya lebih ada seratusan pengemudi,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kolega Barbershop Dengan Service dan Barberman No. 1 Kini Hadir di Cirebon ⁣⁣

⁣Cirebon,- Kolega Barbershop kembali melebarkan sayap bisnisnya dengan membuka cabang di berbagai daerah. Kali ini, Kolega Barbershop yang berpusat...

Di Depan Toko Karomah Anak, Para Pedagang Kecil itu Berjuang Melawan Pandemi⁣⁣

⁣Cirebon,- Jam hampir menunjukkan pukul 10.00 pagi, laki-laki separuh baya itu tampak bergegas mendorong gerobak Es Cendol Bandung menuju area depan Toko Karomah Anak,...

Jelang Bulan Puasa, WKM Kuningan Gelar Gowes Munggahan

Cirebon,- Menjelang bulan ramadhan, Warung Kopi Manis (WKM) Kuningan yang berlokasi di Jalan Ir. Soekarno, Kabupaten Kuningan (samping Kuningan Islamic Center) gelar gowes bersama,...

Saung Kopi Gowes Akan Kembangkan Wisata Sawah⁣

Cirebon,- Saung Kopi Gowes (Sakowes) yang beralamat di Jalan Raya Cirebon Girang - Desa Sarwadadi No. 5 Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon resmi melakukan Grand...

More Articles Like This