Pj Wali Kota Cirebon: Study Tour di Ciayumajakuning Saja

Cirebon,- Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengeluarkan surat edaran (SE) terkait pelaksanaan study tour. SE tersebut keluar, buntut dari kecelakaan bus rombongan SMK Lingga Kencana, Depok, yang tewaskan 11 orang di Subang, Jawa Barat, pada Minggu (12/5/2024) lalu.

“Pak Gubernur sudah memerintahkan kepada kami dan mengeluarkan surat edaran untuk study tour atau kegiatan luar sekolah, leboi di prioritaskan kepada potensi-potensi lokal yang ada. Baik yang berkaitan dengan destinasi, maupun wisata lainnya yang mendukung UMKM,” ujar Pj Wali Kota Cirebon, Agus Mulyadi saat ditemui About Cirebon, Selasa (14/5/2024).

BACA YUK:  98 PNS di Lingkungan Pemda Kota Cirebon Terima SK Pensiun dan Tanda Penghargaan

Bagi sekolah-sekolah yang sudah merencanakan kegiatan study tour, menurut Agus, untuk bisa ditinjau ulang yang berkaitan dengan urgensi tujuan. Agus meminta agar tujuan kegiatan study tour di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) saja.

“Supaya resikonya bisa kita tekan. Tapi kalau sudah memiliki rencana dan sudah berkontrak, kami minta mitigasi secara teknis dan manajemen terkait dengan pengelolaannya untuk bisa disampaikan terlebih dahulu ke Dinas Pendidikan (Disdik). Untuk kendaraan yang akan digunakan, mohon rekomendasi dahulu dari Dinas Perhubungan,” jelasnya.

BACA YUK:  Insan Pers di Kabupaten Cirebon Harus Mampu Jadi Saka Guru dalam Era Keterbukaan

“Agar kita yakini bahwa kendaraan yang digunakan itu layak untuk berangkat, termasuk supir,” sambungnya.

Agus memastikan, bila persyaratan yang sudah ditentukan belum terpenuhi, kegiatan study tour tersebut tidak diijinkan untuk berangkat. Bila tetap ingin berangkat, Agus tegaskan untuk penuhi persyaratan terlebih dahulu.

“Dari kejadian tersebut, kita bisa mengambil sebuah evaluasi. Secara formal, Pak Gubernur sudah menindaklanjuti dalam bentuk surat edaran. Dan kami sedang menyusun surat edaran ini dan surat edaran ini tidak hanya berlaku untuk tahun ini, tapi juga untuk tahun-tahun berikutnya,” tegas Agus.

BACA YUK:  Dirut PD Pembangunan Kota Cirebon Daftar Penjaringan Bacawalkot dari PDI Perjuangan

Agus pastikan, bila masih ada sekolah-sekolah yang melanggar ketentuan yang sudah dituangkan dalam surat edaran, akan diberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah. (HSY)

Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *