Kamis, 20 Februari 2020

PHRI, IHGMA dan Komunitas di Cirebon Bersih-bersih Pantai

Populer

Suasana Haru Iringi Pemakaman Adila Bocah 4 Tahun yang Meninggal Akibat Gigitan Ular

Cirebon,- Suasana haru mengiringi pemakaman Adila Oktavia anak perempuan usai empat tahun asal Desa Pamengkang, Blok Wage RT 06...

Begini Kronologis Bocah 4 Tahun yang Masih Koma Karena Digigit Ular

Cirebon,- Adila Oktavia bocah 4 tahun asal Desa Pamengkang, Blok Wage RT 06 RW 07 Sumur Buah, Kecamatan Mundu,...

Pertama di Indonesia, Imigrasi Cirebon Hadirkan Pelayanan Paspor Senja Hingga Malam Hari

Cirebon,- Setelah sukses menghadirkan program Imigrasi Masuk Desa, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon kembali menghadirkan terobosan baru yakni...

Lebih Dekat Dengan Pelanggan, Raa Cha Suki & BBQ Kini Hadir di Grage Mall Cirebon

Cirebon,- Restaurant Suki & BBQ khas Thailand, Raa Cha Suki & BBQ kembali hadir di Kota Cirebon. Tepatnya di...

Senangnya Puluhan Anak-anak Yatim Saat Diajak Berwisata Edukasi

Cirebon,- Raut muka bahagia terpancar dari puluhan anak-anak yatim saat memasuki Trans Studio Mini Cirebon yang ada di Jalan...

Cirebon,- Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cirebon menggelar bersih-bersih pantai di Pelabuhan Kota Cirebon, Rabu (1/5/2019).

1. Rutin Diselenggarakan

Dalam kegiatan bersih-bersih pantai yang dihadiri Wakil Wali Kota Cirebon tersebut diikuti juga oleh puluhan hotel dan komunitas yang ada di Kota Cirebon.

Imam Reza Hakiki, selaku Ketua PHRI Kota Cirebon mengatakan bersih-bersih pantai Cirebon ini dalam rangka misi mengurangi penggunaan kemasan berbahan plastik sekali pakai.

Loading...

“Kegitan ini memang diinisiasi oleh PHRI dan IHGMA, yang sebelumnya kita pernah melakukan hal yang sama pada tahun lalu,” ujarnya kepada About Cirebon di sela-sela kegiatan.

[Baca juga : Hari Sumpah Pemuda, Para Pelaku Hotel dan Komunitas Gelar Aksi Bersih-bersih Sampah Plastik]

Dari tahun sebelumnya, lanjut Kiki sapaan akrabnya menjelaskan tahun ini lebih ramai dibanding tahun lalu, bahkan bisa dua kali lipatnya yang ikut serta.

“Dan Alhamdulillah, dari Pemerintah Kota Cirebon mendukung kegiatan bersih-bersih sampah plastik,” terangnya.

Kiki berharap, kegaitan bersih-bersih pantai bisa berkelanjutan dan di tahun-tahun selanjutnya peserta yang berpartisipasi lebih banyak lagi.

“Insyaallah bersih-bersih ini akan diadakan rutin,” kata Kiki.

2. Peduli Kota Cirebon

Di tempat yang sama, Ketua IHGMA Kota Cirebon, Endro Basuki menjelaskan Indonesia merupakan negara penyumbang sampah terbesar kedua di dunia setelah China.

“Ini prestasi yang tidak bagus, maka kita harus mengurangi itu. Karena, menurut survei beberapa yayasan pada tahun 2050 kalau kita tidak melakukan perbaikan sampah laut dengan signifikan, jumlah ikan di laut beratnya akan sama dengan sampah,” ujar Endro.

Sehingga, kata Endro, program tersebut merupakan bagian dari kita peduli dengan kota Cirebon dalam mengurangi sampah di laut.

“Kami (IHGMA dan PHRI) menyatukan visi, apa sih yang bisa kita lakukan untuk mencintai Cirebon ini dari sisi yang paling kecil,” terangnya.

3. Peserta 

Menurut Endro, kegiatan bersih-bersih pantai hari ini sangat luar biasa, karena hampir 20 hotel di Cirebon dan sekitar 15 komunitas yang tergabung dalam program tersebut.

“Program ini akan kita lakukan secara rutin setiap enam bulan sekali,” jelasnya.

Mengenai lokasi bersih-bersih pantai, kata Endro, bahwasanya mendapatkan masukan dari Ibu Wakil Wali Kota Cirebon akan dilakukan berpindah-pindah tempat.

“Kita sudah lakukan dua kali disini (Pelabuhan Cirebon), kedepan kita akan liat dulu lokasinya yang nanti akan dilakukan bersih-bersih,” terangnya.

“Tadi sih masukan dari bu Wakil, bisa di Kejawanan atau bisa juga Panjunan, serta Kesenden,” imbuh Endro.

4. Edukasi Pihak Hotel

Pihaknya berharap, dengan diselenggarakannya kegiatan bersih-bersih sampah, orang-orang bisa peduli  bahwa kita harus memperhatikan kebersihan, terutama sampah plastik.

“Bahkan hotel-hotel sudah memulai mengurangi penggunaan berbahan plastik, misalnya yang dulu pakai sedotan plastik sekarang ada beberapa hotel yang sudah pakai sedotan stainles atau kertas,” ungkapnya.

Dari sekarang saja, tambah Endro, pihak PHRI dan IHGMA sudah melalui melakukan edukasi dan sharing dengan pihak hotel untuk mulai dari hal yang paling bisa lakukan terlebih dahulu untuk penggunaan plastik.

“Jadi kita sudah mulai edukasi mengenai hal kecil seperti itu kepada teman-teman hotel di Cirebon,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tanggal Cantik Hari ini, 11 Bayi Lahir di RSIA Cahaya Bunda

Cirebon,- Sebanyak 11 bayi dilahirkan di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Cahaya Bunda Cirebon tepat di tanggal yang...

Melalui Aplikasi KAI Access e-Boarding Pass, Tidak Perlu Cetak Tiket

Cirebon,- Penumpang kereta api kini semakin dimudahkan dengan adanya aplikasi KAI Access. Selain bisa membeli tiket secara online, aplikasi KAI Access juga menghadirkan fitur...

Program Sapa Pelanggan, Daop 3 Cirebon Bagi-bagi Emas Kepada Penumpang

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon kembali menyapa pelanggan setia pengguna jasa transportasi kereta api di tanggal cantik, Kamis (20-02-2020).Bekerja...

FEWS BPBD Kabupaten Cirebon Selamatkan Warga dari Bahaya Banjir

CIREBON – Flood Early Warning System (FEWS) yang terpasang di wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat berfungsi baik memberikan peringatan dini bahaya saat banjir melanda...

KPP Pratama Cirebon Dua Gelar Pelatihan Media Sosial

Cirebon,- Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cirebon Dua yang berlokasi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, menggelar pelatihan media sosial kepada karyawan, Rabu...

More Articles Like This