Minggu, 17 Januari 2021

Petugas Gabungan Lakukan Cek Kendaraan dan Tes Urine Pengendara di Terminal Harjamukti

Populer

Sensasi Makan Durian Montong Petik Langsung dari Pohon di Kopi Montong

Cirebon,- Berada di ketinggian 150 meter di atas permukaan laut (MDPL), agrowisata durian Kopi Montong yang berlokasi di Sindang...

Beli Saporete Coffee, 10% Keuntungannya Untuk Membantu Anak Yatim⁣

Cirebon - Anda penikmat kopi? Bisa cicipi Saporete Coffee yang hadir dalam berbagai varian rasa. Membeli kopi berarti anda...

Paddi Cafe & Bistro, Tempat Ngopi Modern dengan Suasana Pinggir Sawah

⁣ Cirebon,- Mengusung konsep modern minimalis, Paddi Cafe & Bistro hadir meramaikan wisata kuliner di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan,...

Inilah Tempat Wisata Kuliner di Talun Kabupaten Cirebon dengan Suasana Persawahan ⁣

Cirebon,- Kawasan Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan dan desa Sarwadadi Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon kini sudah menjadi tempat tujuan...

Bartemu Padukan Konsep Coffee Shop dan Barbershop ⁣

Cirebon,- Bartemu Coffee & Barber yang berada di Jalan Slamet Riyadi (Krucuk), Kota Cirebon mengusung konsep life style. Di...

Cirebon,- Petugas Gabungan dari Polres Cirebon Kota bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon, TNI, Dishub, Jasa Raharja melakukan cek kendaraan umum di Terminal Harjamukti Kota Cirebon, Kamis (26/12/2019).

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy mengatakan kegiatan ini kami melakukan pengecekan kendaraan, baik kelengkapan kendaraan, fisik kendaraan, dan kondisi kesehatan para pengemudi bus.

“Dari BNN Kota Cirebon telah menyiapkan test kit untuk mengetes urine, apakah pengemudi itu menggunakan narkoba atau tidak,” ujarnya saat ditemui About Cirebon di Terminal Harjamukti, Kota Cirebon.

Loading...

Lanjut Roland, hal tersebut dilakukan bekerja sama untuk menjaga keselamatan para penumpang, mengingat bahwa di Operasi Lilin 2019 ini perlu menjamin keselamatan para penumpang yang berpergian.

Test urine untuk pengemudi di Terminal Harjamukti.

 

“Sampai dengan saat ini, belum kita temukan pengemudi yang menggunakan narkoba dan kondisi pengemudi sehat. Namun, ada beberapa kendaraan yang kita temukan tidak layak jalan, karena ada beberapa kendaraan yang mengalami ban gundul serta beberapa kelengkapan yang tidak dilengkapi,” ungkapnya.

BACA YUK:  Saung Kopi Gowes Hadir di Jalur Favorit Bersepeda, ini Konsepnya⁣

“Untuk kendaraan yang tidak layak jalan sudah kami berikan peringatan untuk segera memperbaiki dan melengkapi,” tambahnya.

Penyebab kecelakaan, kata Roland, ada beberapa faktor, seperti dari sisi pengemudi sendiri dan juga faktor dari kendaraannya seperti ban gundul dan sebagainya, itu menjadi penyebab kecelakaan.

“Ini juga sebagai upaya antisipasi agar kejadian pagar alam tidak terjadi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Cirebon, Yayat Satya menambahkan pengemudi yang sudah diperiksa test urine sudah mencapai sekitar 30 pengemudi di Terminal Harjamukti Kota Cirebon. Sedangkan yang sudah di test kesehatan sudah di atas 50 orang.

“Sampai detik ini, kami belum menemukan adanya unsur-unsur penyalahgunaan dari narkoba. Sehingga hasil test urine masih negatif,” ujarnya.

BACA YUK:  Kabupaten Cirebon Akan Kembali Terapkan PSBM

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya menargetkan sebanyak 50 pengemudi di Terminal Harjamukti Kota Cirebon. Namun kedepan bersama-sama dengan Polres Cirebon Kota dan unsur lain akan melakukan test urine di pool-pool bus.

“Kita bukan hanya terbatas di terminal saja, tapi kita akan datang ke pool untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap supir maupun awak kendaraan, termasuk untuk pemeriksaan kendaraan. Karena salah satu faktornya, selain dari pengemudi dan kendaraan adalah faktor jalan,” terangnya.

“Oleh karena itu, faktor jalan kami akan melibatkan unsur-unsur terkait yang bertanggung jawab dengan permasalahan di jalan raya,” imbuhnya.

Bila supir terganggu kesehatan dan mengkonsumsi narkoba, Yayat menegaskan, sangat berbahaya. Karena pandangan yang mengkonsumsi narkoba melihat satu titik tidak seperti yang kita bayangkan.

“ Kendaraan lawan atau objek terlihat jauh, namun itu sebenarnya sudah menempel. Dia juga tidak mengendalikan dirinya dan kendaraan bisa saja los, artinya bisa saja kendaraan tersebut melewati dari ketentuan yang berlaku. Bisa menerabas marka jalan, menyalip tanpa memperhatikan keselamatan orang lain, bahkan bisa membahayakan keselamatan orang lain,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dapur Kampung Kuliner Tawarkan Menu Enak Tapi Murah, Spesial Lele Bakar Kacang

Cirebon,- Berbicara tentang kuliner memang tidak ada habisnya. Apalagi Cirebon menjadi salah satu Kota dengan beraneka ragam kuliner. Banyak rumah...

Begini Cara Polwan Polresta Cirebon Sosialisasikan PPKM⁣

Cirebon,- Polwan Polresta Cirebon memberikan sosialisasi Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kepada pengguna jalan yang melintas di simpang empat Pasar Sumber dan Pos Penyekatan...

Inilah Tempat Wisata Kuliner di Talun Kabupaten Cirebon dengan Suasana Persawahan ⁣

Cirebon,- Kawasan Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan dan desa Sarwadadi Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon kini sudah menjadi tempat tujuan wisata kuliner.⁣ ⁣ Kawasan dengan hamparan sawah...

Kota Baru Keandra Tawarkan Cicilan Ringan⁣

Cirebon - Rumah merupakan kebutuhan primer bagi setiap orang. Apalagi untuk pasangan yang akan atau sudah berkeluarga, Kota Baru Keandra Sumber bisa jadi solusi...

Bupati Cirebon Minta Semua Pihak Ikuti Aturan Selama PPKM

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Cirebon melaksanakan monitoring dan evaluasi dalam rangka penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Jumat...

More Articles Like This