Jumat, 30 Oktober 2020

Petugas Gabungan Lakukan Cek Kendaraan dan Tes Urine Pengendara di Terminal Harjamukti

Populer

Momen Mengharukan Saat Wisuda, Seorang Ayah Gantikan Wisuda Anaknya yang Meninggal

Cirebon,- Sebanyak 803 wisudawan/ wisudawati program Sarjana dan Magister Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Kota Cirebon mengikuti acara wisuda...

Warga Cirebon Budidaya Ikan Cupang Hingga Dijual ke Luar Negeri

Cirebon,- Budidaya ikan cupang kini semakin diminati di Indonesia. Pasalnya, bisnis ikan cupang ini sangat menjanjikan omset hingga ratusan...

Mulai Besok Pembatasan Aktivitas Masyarakat di Kota Cirebon Dicabut

Cirebon,- Pembatasan aktivitas masyarakat di Kota Cirebon rencananya akan berlangsung sampai 31 Oktober 2020. Namun, Walikota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis...

Bupati Cirebon Bolehkan Belajar Tatap Muka Bagi Kecamatan Zona Hijau

Cirebon,- Beberapa sekolah di Kabupaten Cirebon mulai memberlakukan belajar tatap muka. Bupati Cirebon, Drs. H. Imron meminta tetap menjaga...

Wali Kota Cirebon Berikan Rekomendasi Pembukaan Bioskop di Kota Cirebon

Cirebon,- Wali Kota Cirebon Drs. Nashrudin Azis telah memberikan surat rekomendasi terkait pembukaan bioskop di Kota Cirebon. Penyerahan tersebut diberikan...

Cirebon,- Petugas Gabungan dari Polres Cirebon Kota bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon, TNI, Dishub, Jasa Raharja melakukan cek kendaraan umum di Terminal Harjamukti Kota Cirebon, Kamis (26/12/2019).

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy mengatakan kegiatan ini kami melakukan pengecekan kendaraan, baik kelengkapan kendaraan, fisik kendaraan, dan kondisi kesehatan para pengemudi bus.

“Dari BNN Kota Cirebon telah menyiapkan test kit untuk mengetes urine, apakah pengemudi itu menggunakan narkoba atau tidak,” ujarnya saat ditemui About Cirebon di Terminal Harjamukti, Kota Cirebon.

Loading...

Lanjut Roland, hal tersebut dilakukan bekerja sama untuk menjaga keselamatan para penumpang, mengingat bahwa di Operasi Lilin 2019 ini perlu menjamin keselamatan para penumpang yang berpergian.

Test urine untuk pengemudi di Terminal Harjamukti.

 

“Sampai dengan saat ini, belum kita temukan pengemudi yang menggunakan narkoba dan kondisi pengemudi sehat. Namun, ada beberapa kendaraan yang kita temukan tidak layak jalan, karena ada beberapa kendaraan yang mengalami ban gundul serta beberapa kelengkapan yang tidak dilengkapi,” ungkapnya.

BACA YUK:  Telkomsel Raih Penghargaan Dari The International Finance Award Program 2020

“Untuk kendaraan yang tidak layak jalan sudah kami berikan peringatan untuk segera memperbaiki dan melengkapi,” tambahnya.

Penyebab kecelakaan, kata Roland, ada beberapa faktor, seperti dari sisi pengemudi sendiri dan juga faktor dari kendaraannya seperti ban gundul dan sebagainya, itu menjadi penyebab kecelakaan.

“Ini juga sebagai upaya antisipasi agar kejadian pagar alam tidak terjadi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Cirebon, Yayat Satya menambahkan pengemudi yang sudah diperiksa test urine sudah mencapai sekitar 30 pengemudi di Terminal Harjamukti Kota Cirebon. Sedangkan yang sudah di test kesehatan sudah di atas 50 orang.

“Sampai detik ini, kami belum menemukan adanya unsur-unsur penyalahgunaan dari narkoba. Sehingga hasil test urine masih negatif,” ujarnya.

BACA YUK:  Petugas Gabungan di Kota Cirebon Kembali Gelar Operasi Penegakan Protokol Kesehatan

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya menargetkan sebanyak 50 pengemudi di Terminal Harjamukti Kota Cirebon. Namun kedepan bersama-sama dengan Polres Cirebon Kota dan unsur lain akan melakukan test urine di pool-pool bus.

“Kita bukan hanya terbatas di terminal saja, tapi kita akan datang ke pool untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap supir maupun awak kendaraan, termasuk untuk pemeriksaan kendaraan. Karena salah satu faktornya, selain dari pengemudi dan kendaraan adalah faktor jalan,” terangnya.

“Oleh karena itu, faktor jalan kami akan melibatkan unsur-unsur terkait yang bertanggung jawab dengan permasalahan di jalan raya,” imbuhnya.

Bila supir terganggu kesehatan dan mengkonsumsi narkoba, Yayat menegaskan, sangat berbahaya. Karena pandangan yang mengkonsumsi narkoba melihat satu titik tidak seperti yang kita bayangkan.

“ Kendaraan lawan atau objek terlihat jauh, namun itu sebenarnya sudah menempel. Dia juga tidak mengendalikan dirinya dan kendaraan bisa saja los, artinya bisa saja kendaraan tersebut melewati dari ketentuan yang berlaku. Bisa menerabas marka jalan, menyalip tanpa memperhatikan keselamatan orang lain, bahkan bisa membahayakan keselamatan orang lain,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Libur Panjang, Okupansi Hotel di Kota Cirebon Naik Signifikan

Cirebon,- Libur panjang bersamaan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2020, hunian kamar atau okupansi hotel di Kota Cirebon...

Hari Sumpah Pemuda, KNPI Kabupaten Cirebon Gelar Berbagai Kegiatan

Cirebon,- Dalam rangka Hari Sumpah Pemuda tahun 2020, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Cirebon menggelar berbagai rangkaian kegiatan bakti...

Oktober 2020, Satgas Waspada Investasi Blokir 206 Fintech Lending Ilegal dan 154 Entitas Tanpa Izin

Jakarta,- Satgas Waspada Investasi (SWI) terus meningkatkan upaya penindakan fintech peer to peer lending ilegal serta penawaran investasi dari entitas yang tidak berizin melalui...

1 November 2020, Daop 3 Cirebon Operasikan KA Argo Cheribon

Cirebon,- Untuk memenuhi permintaan pelanggan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon akan mengoperasikan kereta api (KA) Argo Cheribon pada tanggal...

Mandiri Syariah Selenggarakan Program Ketahanan Pangan di Lingkungan Pesantren

Cirebon,- Mengimplementasikan Program Pemberdayaan Pondok Pesantren sebagai Ekosistem Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Indonesia, Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) Region IV Bandung dan...

More Articles Like This