Kamis, 28 Oktober 2021

Petugas Gabungan di Kabupaten Cirebon Kembali Lakukan Razia Masker

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Dalam rangka fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new normal, petugas gabungan di Kabupaten Cirebon melakukan razia penggunaan masker, Rabu (26/8/2020).

Penindakan dan kesadaran penggunaan masker tersebut berlangsung serentak dibeberapa titik yang dibagi menjadi tiga tim.

Untuk wilayah Barat, razia masker hari pertama ini berlangsung di depan Kantor Kecamatan Plered, Kaliwulu, dan juga Trusmi Wetan.

Loading...

Camat Plered Kabupaten Cirebon, Hardomo mengatakan penegakan kesadaran penggunaan masker di Kecamatan Plered dalam rangka adaptasi kebiasaan baru yang akan berlangsung selama 15 hari.

“Kegiatan ini akan berlangsung selama 15 hari. Untuk 5 hari pertama kita masih memberikan sosialisasi dan sanksi ringan seperti membaca Pancasila dan push up,” ujar Hardomo saat ditemui About Cirebon, Rabu (26/8/2020).

BACA YUK:  Wakaf Air Bersih Generali dan Dompet Dhuafa Alirkan Manfaat Besar Bagi Masyarakat Desa Cupang Cirebon

Kemudian untuk 5 hari kedua, lanjut Hardomo, masih tahap sosialisasi namun diberikan sanksi sedang. Sanksi sedang ini berupa sanksi sosial, seperti bersih-bersih di lokasi kegiatan.

“5 hari ketiga kedepan, akan kita berikan sanksi berat bagi masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan saat berada di luar rumah,” ungkapnya.

Selain melaksanakan razia masker, petugas gabungan juga melakukan rapid test terhadap warga yang tidak menggunakan masker. Bahkan, ada juga warga yang menolak untuk di Rapid Test.

Seperti pantauan About Cirebon di lokasi, ada salah satu pengendara yang tidak menggunakan masker, menolak untuk dilakukan rapid test. Namun, tetap diberikan sanksi berupa push up.

Mengenai tingkat kesadaran di Kecamatan Plered, menurut Hardomo, kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan seharusnya lebih tinggi. Akan tetapi, saat razia dilakukan masih menemukan warga yang tidak menggunakan masker.

“Kita masih menemukan puluhan warga yang tidak menggunakan masker,” terangnya.

Di kecamatan Plered, kata Hardomo, masuk dalam wilayah Zona Merah, karena ada 22 orang yang terkonfirmasi. Dari 22 yang terkonfirmasi, tersisa 5 orang yang masih menjalankan isolasi.

BACA YUK:  Inillah Sejarah Hari Batik Nasional Masyarakat Indonesia 2 Oktober

“Info terakhir, dari 22 orang yang terkonfirmasi di Kecamatan Plered, masih ada 5 yang di rawat RSUD Arjawinangun,” katanya.

Sementara itu, Nana Mulyana, selaku Tim penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian covid-19 Kabupaten Cirebon, wilayah barat mejelaskan penegakan disiplin protokol kesehatan ini sesuai dengan Perbup Nomor 53 tahun 2020 terkait penegakan disiplin dan protokol kesehatan.

“Aplikasi di lapangan akan melihat perkembangan maping dari Dinas Kesehatan perubahan pergerakan zona yang akan ada,” ujarnya.

Kegiatan lima hari pertama ini, menurut Nana, menyadarkan masyarakat untuk AKB 3 M, memakai Masker, Mencuci tangan, dan Menjaga Jarak. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Lantik Tujuh Kepala Sekolah, Walikota Cirebon Pesan Lakukan Manajemen Pendidikan

Cirebon,- Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis melantik tujuh Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kota Cirebon....

Peringati Maulid Nabi, Masjid Al-Maksudhi Hadirkan Gus Miftah

Cirebon,- Masjid Al-Maksudhi yang berlokasi di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon menggelar pengajian, Selasa (26/10/2021) malam. Kegiatan ini berkolaborasi...

DPW Partai Nasdem Jabar Calonkan Eti Herawati sebagai Wali Kota Cirebon 2024

Cirebon,- DPW Partai Nasdem Jawa Barat menargetkan meraih dua kursi DPR RI, dua kursi DPR Provinsi, tujuh kursi DPRD Kota Cirebon pada pemilu 2024....

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana pembangunan industri di Kota Cirebon....

More Articles Like This