Kamis, 27 Januari 2022

Perut Membesar, Ibu Sulami Butuh Bantuan

Populer

Bakso Rusuk Joss Sajikan Menu Fenomenal dan Tempat yang Nyaman

Cirebon,- Kamu pecinta bakso? Jangan ngaku pecinta bakso kalau kamu belum coba bakso yang unik, viral dan fenomenal ini,...

Ramaikan Wisata Kuliner, Kedai 1818 Buka Cabang Baru di Sinapeul Majalengka

Cirebon,- Setelah sukses membuka cabang di berbagai daerah, Crab 1818 kini membuka kembali di Majalengka, Sabtu (22/1/2022). Lokasinya berada...

Segera Beralih ke TV Digital, Berikut Rekomendasi Antena TV Digital Terbaik di Tahun 2022

Cirebon,- Berikut ini rekomendasi 12 antena TV digital agar dapat menikmati siaran TV digital. Namun untuk dapat menikmati siaran...

Deteksi Dini Semakin Krusial Cegah Progresivitas Glaukoma, Faktor Anatomis Turut Berpengaruh Memicu Glaukoma Primer Sudut Tertutup Kronis

Jakarta,– Nyaris tak memiliki gejala pada tahap awal, glaukoma berpotensi memberi impak yang lebih fatal: kebutaan permanen. Peningkatan tekanan...

Kerja Sama dengan Kodim 0620/Cirebon, Aston Cirebon Jalani Vaksin Booster COVID-19

Cirebon,- Aston Cirebon Hotel & Convention Center menggelar vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster untuk seluruh karyawan, Sabtu (22/1/2022)....

Cirebon, 12 Juli 2017,- Perutnya membesar, kakinya bengkak dan hanya bisa duduk di pinggir tempat tidur. Bahkan untuk tidurpun hanya bisa sambil duduk.

Begitulah keadaan Ibu Sulami binti Maedi (49) dengan myoma intra abdomen yang dideritanya. Sakitnya berawal sekira dua tahun lalu, dengan merasa ada benjolan kecil dan mengeras di bagian perut, bekas operasi sesar ketika melahirkan putra pertamanya delapan tahun lalu.

Kian lama, perut Ibu Sulami terasa keras dan membesar. Namun hal ini tidak dirasa, bahkan Ibu Sulami tetap bekerja sebagai buruh batik. Setahun berlalu, perut ibu Sulami kian membesar dan mulai terasa tidak nyaman. Akhirnya diperiksakanlah sakitnya tersebut ke puskesmas, dan kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan di RS di Cirebon. Dari hasil pemeriksaan, Ibu Sulami didiagnosa terkena myoma intra abdomen.

Loading...
BACA YUK:  Ramaikan Wisata Kuliner, Kedai 1818 Buka Cabang Baru di Sinapeul Majalengka

Pengobatanpun dilanjutkan dengan pemeriksaan di RSHS Bandung. Selama hampir enam bulan melakukan pemeriksaan, tubuh Ibu Sulami semakin kurus dan perutnya yang terus membesar. Keputusasaan sempat hinggap di benaknya, dan tidak lagi melanjutkan berobat ke Bandung karena tidak sanggup perjalanan jauh dan sering sesak nafas.

Ikhtiar berobatpun dilanjutkan terus dengan pengobatan herbal. Namun, karena perkembangan yang tidak signifikan, dua hari lalu, Senin (11/7) Ibu Sulami memutuskan berikhtiar kembali di salah satu rumah sakit swasta di Cirebon. Tindakan medis langsung dilakukan dengan mengeluarkan cairan yang ada dalam perut Ibu Sulami. Sekitar sepuluh liter cairan berhasil dikeluarkan dan perut Ibu Sulami akhirnya mengendur. Selanjutnya, jika kondisinya siap, besok akan dilakukan operasi untuk mengeluarkan massa yang ada di dalam perutnya.

Ibu Sulami adalah istri dari Bapak Anta, yang tinggal dalam keluarga pra sejahtera di Blok Plaksan, RT 2/6, Desa Kalibaru, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon dengan keadaan sederhana bersama anak tunggalnya, Khaerudin. Bapak Anta hanyalah seorang buruh batik dengan penghasilan yang hanya cukup untuk makan sehari-hari.

BACA YUK:  Hari Pertama PTM 100 Persen, Forkopimda Kota Cirebon Monitoring Vaksinasi Usia 6-11 Tahun di SD

Selama pengobatan, ibu Sulami didampingi oleh Tim STL SR-PPA. Dan untuk pengobatan kali ini, diperkirakan biaya yang dibutuhkan lumayan besar. Bagi teman2 yang ingin membantu mengantarkan ibu Sulami menuju kesembuhan, donasi bisa dititipkan melalui Rekening Sosial PPA Cirebon BNI 0381853920.

Dengan memberikan angka unik 001 diakhir nominal transfer. Atau langsung konfirm ke WA 081320768492 (ilya). Donasi teman-teman semua sangat dibutuhkan oleh ibu Sulami. Semoga Allah ridho dan memudahkan ikhtiar ibu Sulami ini Aamiin.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tayang Hari ini, Cast Film Ben & Jody Ngobrol Sore di Kota Cirebon

Cirebon,- Pemeran utama film Ben & Jody karya Angga Dwimas Sasingko di bawah rumah produksi Visinema Pictures menggelar acara...

Elevated Track Railway di Kota Cirebon Sedang Dikaji, Butuh Rp 5.6 Triliun Sepanjang 7 KM

Cirebon,- Wali Kota Cirebon sudah mengusulkan terkait perlintasan kereta api sebidang kepada Menko Marves, Menteri Perekonomian, dan juga Menteri Perhubungan pada 30 Desember 2021...

Kota Cirebon Diusulkan Dibangun Elevated Track Railway

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon mengikuti rapat virtual bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PT KAI Daop 3 Cirebon serta Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian...

Sekda Kota Cirebon Imbau Untuk Menunda Perjalanan ke Daerah Episentrum

Cirebon,- Untuk mencegah penyebaran COVID-19 varian Omicron, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi meminta untuk menunda perjalanan keluar kota, terutama daerah episentrum. Saat...

More Articles Like This