Kamis, 2 Desember 2021

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Ajak Bersinergi Untuk Memperkuat Ketahanan dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Populer

Barisa Cafe Usung Konsep Pantai Lengkap dengan Pasirnya

Cirebon,- Jika kamu rindu dengan suasana pantai di Bali, kafe ini menghadirkan konsep dengan suasana pantai. Namanya Barisa Cafe,...

Geubrina Cafe Aceh, Kuliner Aceh Terlengkap di Kota Cirebon dan ini Promonya di Bulan Desember

Cirebon,- Aceh memiliki beragam kuliner yang khas untuk bisa dinikmati bagi para pecinta kuliner. Di Cirebon, terdapat kafe atau...

Catat Tanggalnya, TDA Cirebon Gandeng Lintas Institusi Gelar Pesta Wirausaha dan Vaksinasi

Cirebon,- Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Cirebon bersama Polres Cirebon Kota, Pemerintah Daerah Kota Cirebon dan komunitas lainnya akan...

Pengurus Ikatan Alumni UGJ Cirebon Periode 2021 – 2025 Resmi Dilantik

Cirebon,- Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) periode 2021-2025 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang...

UMK Kota Cirebon Tahun 2022 Naik Sebesar Rp. 33 Ribu

Cirebon,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon dan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) telah menggelar rapat penetapan Upah Minimum Kota...

Cirebon,- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon menggelar kegiatan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) tahun 2019 yang berlangsung di Luxton Hotel, Jalan RA Kartini, Kota Cirebon, Selasa (17/12/2019).

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Cirebon tahun 2019 kali ini mengangkat tema “Bersinergi untuk Memperkuat Ketahanan dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi”.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Fadil Nugroho mengatakan tema ini kami pandang sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan dengan berbasis sinergi dan kolaborasi.

Loading...

“Di Pertemuan Tahunan ini, kita ingin menyampaikan tentang perekonomian yang terjadi di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan),” ujarnya.

Lanjut Fadil, pertumbuhan ekonomi di Wilayah Ciayumajakuning tidak begitu jelek, namun ada yang tidak seimbang di wilayah Indramayu. Karena Indramayu pertumbuhan ekonominya rendah hanya 1 koma saja.

BACA YUK:  Chefi's Arabian Cafe & Resto Wakafkan 2,5% Profit ke Pondok Modern Tazakka

“Itu karena faktor minyak. Kalau faktor minyaknya dikeluarkan tanpa minyak tumbuhnya masih diatas 4 persen. Artinya itu sebetulnya masih bagus, walaupun masih rendah dari nasional,” terangnya.

Menurut Fadil, Indramayu dulu tempatnya minyak, namun untuk saat ini liftingnya makin berkurang, dan kebetulan harganya juga turun. Sehingga faktor minyak ini ikut menggerus kebawah dan pertumbuhan ekonominya ikut rendah.

“Secara kue dia itu besar 4,4 persen dari seluruh perekonomian di Jawa Barat,” ungkapnya.

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2019

Saat ini, kata Fadil, tidak bisa bekerja sendiri-sendiri kita harus berkolaborasi, bermitra dengan Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, Akademisi, dan lainnya. Karena kalau berjalan sendiri-sendiri efektifnya akan kurang.

“Kami sendiri, Bank Indonesia menyampaikan pesan bahwa kami terus melakukan banyak kegiatan, termasuk pengembangan UMKM, digitalisasi, hingga inklusi keuangan masih terus kita lakukan,” bebernya.

Sementara itu, untuk pertumbuhan ekonomi di wilayah Cirebon sendiri tumbuh 4,5 persen dibanding dengan pertumbuhan ekonomi pada tahun lalu.

BACA YUK:  Antisipasi Penggunaan Narkotika dan Asusila, Petugas Gabungan Gelar Razia di Kost-kostan

“Dan faktor yang menpengaruhi pertumbuhan ekonomi di wilayah Ciayumajakuning memiliki faktor yang berbeda-beda. Seperti Kota Cirebon di sektor perdagangan, Kuningan sektor pertanian, dan itu beda-beda,” terangnya.

“Kalau secara keseluruhan faktor pertubuhan ekonomi di wilayah Ciayumajakuning masih di sektor perdagangan yah,” tambahnya.

Mengenai dampak pertumbuhan ekonomi di suatu daerah, kata Fadil, tentunya untuk kesejahteraan masyarakat. Bila ekonomi tumbuh, pastinya akan ada penyerapan tenaga kerja.

Selain itu, Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, khususnya di Kota Cirebon sangat banyak dipengaruhi oleh peran aktif stakeholder.

“Kami pemerintah daerah Kota Cirebon mengajak kepada para pengusaha, perbankan dan pemerintah daerah bersama-sama mengembangkan ekonomi hingga mendapatkan angka yang ideal,” ujarnya saat ditemui About Cirebon ditempat acara.

Menurut Azis, bahwa Kota Cirebon dari tahun ke tahun terjaga inflasinya dan mampu mengendalikan harga-harga di Kota Cirebon. Sehingga, dalam kesempatan ini pihaknya sangat berharap, Kota Cirebon kedepan bisa membangun lebih baik dan pembangunan itu bisa berhasil manakala stakeholder bisa ikut terlibat.

“Kota Cirebon yang geografisnya luas, maka mau tidak mau akan selalu berupaya mengembangkan dari sektor pariwisata untuk bisa meningkatan ekonomi,” kata Azis.

BACA YUK:  Goa Sunyaragi Akan Kembali Gelar Pertunjukan Seni Gratis Bagi Wisatawan

“Kami berharap kerjasama antara kepala daerah bisa ditindak lanjuti, kita bisa memiliki paket wisata bersama dan itu bisa sama-sama untuk meningkatkan ekonomi di wilayah masing-masing,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kunjungi Kabupaten Cirebon, Wakil Menteri Pertanian Ajak Petani Gunakan Mesin Pertanian Modern

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs. H. Imron mendampingi Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi dalam kunjungan kerja ke area persawahan...

Berbagai Komoditas Naik, Kota Cirebon Alami Inflasi Sebesar 0,42 Persen

Cirebon,- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon mencatat, pada November 2021 Kota Cirebon mengalami inflasi sebesar 0,42 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar...

Waspada Penipuan, Beredar Donasi Tempat Ibadah Mengatasnamakan Wakil Wali Kota Cirebon

Cirebon,- Belakangan ini beredar terkait pembagian donasi tempat ibadah yang mengatasnamakan Wakil Walikota Cirebon, Dra. Eti Herawati melalui pesan singkat WhatsApp. Oknum tersebut menghubungi...

Setiap PNS Baru di Kota Cirebon Wajib Menanam Satu Pohon

Cirebon,- Sebanyak 213 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melakukan pengambilan sumpah dan janji menjadi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon....

More Articles Like This