Kamis, 26 November 2020

Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Cirebon dan Indramayu 50 Persen dari Kondisi Normal

Populer

Mulai Besok, Pertamina Hadirkan Program Pertalite Harga Khusus di Cirebon

Cirebon,- Sebagai upaya mendukung kualitas udara yang lebih baik, PT Pertamina (Persero) memperluas kembali implementasi Program Langit Biru (PLB)...

MD 7 Hotel Hadir di Cirebon, Tawarkan Promo Menarik Hanya Rp. 187 ribu/Malam

Cirebon,- MD 7 Hotel merupakan hotel budget yang terletak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Hotel dengan 8 lantai ini...

Kementerian Kominfo Ajak Mahasiswa Universitas CIC Kembangkan Urban Farming Berbasis Teknologi

Cirebon,- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI menggelar acara pojok literasi yang berlangsung di Universitas Catur Insan Cendikia (UCIC)...

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Wali Kota Cirebon Lakukan Isolasi Mandiri

Cirebon,- Walikota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini, dirinya tengah melakukan isolasi mandiri di rumah dinas...

At-Taqwa Center Kota Cirebon Hadirkan Paket Wisata Religi Masjid Kuno

Cirebon,- At-Taqwa Center Kota Cirebon meluncurkan paket wisata religi Masjid Kuno yang ada di Kota Cirebon, Sabtu (21/11/2020). Paket wisata...

Cirebon,- PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III Jawa bagian Barat, mulai hari ini akan menambah pasokan LPG subsidi 3 kilogram (Kg) di wilayah Cirebon dan Indramayu.

Pasokan fakultatif atau penambahan alokasi bersifat situasional menyusul himbauan #dirumahaja yang diterapkan pemerintah setempat.

Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III, Dewi Sri Utami mengatakan pasokan tambahan akan digelontorkan selama empat hari, mulai Jumat (3/4) hingga Senin (6/4) sebesar 199.320 tabung atau setara dengan 75 persen pasokan rata-rata normal selama 4 hari.

Loading...

“Dengan demikian, pada akhir pekan nanti terdapat lebih dari 460 ribu tabung LPG melon yang beredar di Kota dan Kabupaten Cirebon, serta Kab Indramayu,” ujarnya, Jumat (3/4/2020).

BACA YUK:  Mulai Besok, Pertamina Hadirkan Program Pertalite Harga Khusus di Cirebon

“Penambahan pasokan ini kami lakukan untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh LPG subsidi,” tambahnya.

Khusus di Kota dan Kabupaten Cirebon, Dewi menjelaskan, pasokan fakultatif sebesar 120.960 tabung. Diluar pasokan tambahan tersebut, Pertamina juga tetap mengirimkan pasokan normal sebesar 155.680 tabung.

Sehingga, total LPG 3 Kg di wilayah Kota dan Kab Cirebon selama masa penambahan pasokan mencapai 276.640 ribu tabung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, hingga akhir pekan ini.

Baca yuk: Dampak Covid-19, Konsumsi LPG Non Subsidi di Cirebon Naik 23 Persen

Secara rinci, kata Dewi, penambahan pasokan di Kabupaten Indramayu dilakukan bertahap dengan penambahan lebih dari 70 persen menjadi sekitar 187 ribu tabung. Khusus Indramayu, penambahan akan berlangsung pada Sabtu (4/4) hingga Senin (6/4).

“Kami memprediksi kenaikan kebutuhan LPG, sejalan dengan kebijakan Pemerintah agar masyarakat beraktivitas dari rumah dan meningkatkan aktivitas memasak di rumah. Namun di sisi lain, warung makan yang selama ini banyak menggunakan LPG subsidi, juga mengalami penurunan konsumsi sehingga turut mengurangi kebutuhannya akan LPG 3 Kg ini,” terangnya.

BACA YUK:  Kapolresta Cirebon Prediksi Arus Lonjakan Volume Kendaraan di Gerbang Tol Palimanan Terjadi Malam ini Sampai Pagi

Dewi menegaskan, masyarakat yang berhak dapat membeli LPG subsidi dengan mudah di pangkalan LPG resmi Pertamina. Terdapat total 3.386 pangkalan, 64 agen LPG subsidi resmi Pertamina di wilayah Cirebon dan Indramayu yang tersebar hingga seluruh desa.

Dengan membeli di pangkalan resmi Pertamina, masyarakat akan memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) berdasar SK Bupati, yakni Rp 16.000 per tabung, serta terjamin keasliannya.

LPG 3 Kg merupakan LPG subsidi yang peruntukannya diatur dalam Peraturan Presiden No. 104/2007 dan Peraturan Menteri ESDM No. 21/2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga.

Pada aturan tersebut, tertuang jelas bahwa alokasinya hanya ditujukan bagi rumah tangga pra sejahtera, yakni yang memiliki penghasilan di bawah Rp1,5 juta per bulan, serta kegiatan usaha kecil dan mikro.

“Kami mendorong agar masyarakat sejahtera menggunakan elpiji non subsidi, seperti elpiji 5,5 kilogram dan 12 kilogram,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

GOR Watubelah akan Digunakan sebagai Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Cirebon,- Gedung Olah Raga (GOR) Watubelah Sumber, Kabupaten Cirebon akan digunakan sebagai tempat isolasi warga yang terkonfirmasi positif covid...

Mudahkan Investasi Emas dari HP, Mandiri Syariah Launching Fitur E-mas di Mandiri Syariah Mobile

Jakarta,- Mengakomodir kebutuhan nasabah dalam berinvestasi emas, Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) meluncurkan fitur e-mas di Mandiri Syariah Mobile (MSM). Melalui fitur e-mas ini, nasabah...

Ratusan Guru dan Nakes di Cirebon Manfaatkan Program Naik KA Gratis

Cirebon,- Sejak dihadirkannya program PT KAI Gratiskan Guru dan Tenaga Kesehatan (Nakes) Naik Kereta Api sejak awal November 2020 lalu, minat guru dan nakes...

Tiket KA untuk Libur Natal dan Tahun Baru Sudah Bisa Dipesan

Cirebon,- Jelang libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah membuka pemesanan tiket kereta api jarak jauh sejak...

More Articles Like This