Pertamina MOR III Salurkan Program Kemitraan Rp 1,2 Milyar di Wilayah Jawa Barat

Cirebon,- PT Pertamina (persero) Marketing Operation Region (MOR) III, kembali menyalurkan program kemitraan kepada pengusaha mikro, kecil dan menengah dari wilayah Cirebon, Majalengka, Kuningan, Sumedang dan Subang, Jawa Barat.

Pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) tersebut bergerak di berbagai bidang usaha seperti pertanian, peternakan, perdagangan, serta usaha kerajinan/ kreatif.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR III, Dewi Sri Utami mengatakan Program Kemitraan ini merupakan bagian dari tujuan didirikannya BUMN dalam pasal 2 Undang Undang BUMN No. 18 tahun 2003, dimana turut aktif memberikan bimbingan bantuan kepada pengusaha golongan ekonomi lemah, koperasi dan masyarakat.

BACA YUK:  Moeldoko : Pembangunan di Indonesia Bukan Hanya Fisik Namun Membangun Manusianya Juga

“Kali ini, Pertamina MOR III menyalurkan bantuan total sebesar Rp 1,2 miliar kepada 48 UMKM yang telah melewati prosedur survei kelayakan sebagai mitra, yang dilaksanakan beberapa waktu sebelumnya,” ujarnya Dewi.

Dewi menjelaskan dengan disalurkannya program kemitraan tersebut, terhitung hingga hari ini, wilayahnya telah menyalurkan dana total 10,5 Miliar Rupiah.

“Program kemitraan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial Pertamina dalam mendorong kemandirian masyarakat, khususnya UMKM yang ingin mengembangkan usahanya, sehingga secara tidak langsung Pertamina juga mendorong peningkatan ekonomi masyarakat,” jelas Dewi.

BACA YUK:  Program Kolaboratif Indonesia MIRAH Kembali Digelar, Banyak Ide Baru Penelitian Kesehatan

Untuk menjadi mitra binaan Pertamina, kata Dewi, dapat mengajukan proposal ke Pertamina atau melalui website www.pertamina.com, dimana program ini terbuka untuk UMKM yang ingin mendapatkan tambahan modal guna mengembangkan usahanya, agar menjadi tangguh dan mandiri.

“Program ini terbuka untuk UMKM yang ingin mendapatkan tambahan modal,” katanya.

Sementara itu, Salah seorang mitra binaan Pertamina, Suhadi yang menggeluti usaha pakan ternak, berharap pinjaman dana bergulir yang diperolehnya melalui program kemitraan dapat berguna untuk mengembangkan usahanya.

“Dari pinjaman modal ini, saya ingin meningkatkan usaha dan membantu masyarakat setempat mendapatkan pakan ternak yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya, sehingga usaha ternak di desa kami akan semakin mudah mengakses kebutuhan usahanya,” singkat pengusaha asal Subang, Jawa Barat ini. (AC212)

BACA YUK:  Tilang Elektronik ETLE Berlaku di Kota Cirebon Mulai 1 Desember 2022, Begini Cara Kerjanya

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *