Pertamina MOR III Pastikan Keamanan Pasokan LPG dan BBM di Ciayumajakuning

Jakarta, Dalam bulan Ramadan, PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan pasokan LPG dan BBM terutama di wilayah Marketing Operation Region (MOR) III Jawa bagian Barat, melingkupi Provinsi DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

Melalui Satuan Tugas Ramadhan, Idul Fitri (Satgas RAFICO) Pertamina tak berhenti menyalurkan energi, di tengah kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III Dewi Sri Utami menjelaskan selama masa PSBB, Pertamina merupakan salah satu perusahaan yang dikecualikan sehingga tetap beroperasi.

Penyaluran BBM dan LPG ke masyarakat tetap dilakukan dengan memperhatikan protokol keamanan pencegahan Covid-19 serta kebijakan Pemerintah pusat maupun daerah.

“Dalam menghadapi Ramadan, Idul Fitri, dan pandemi Covid-19, sebagian besar pekerja di Pertamina MOR III tidak melakukan WFH (work from home), karena harus menjalankan operasional seperti di Fuel Terminal, Depot LPG untuk memastikan kelancaran distribusi energi ke masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima About Cirebon, Minggu (3/5/2020).

BACA YUK:  BIAN 2022, Dinkes Kabupaten Cirebon Targetkan 85 Ribu Anak

Dewi mengatakan, saat ini konsumsi BBM di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan) mengalami penurunan sebagai dampak dari PSBB dan WFH.

“Pada bulan April 2020, produk Gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo turun sebesar 16 persen dan Gasoil (Dexlite dan Pertamina Dex) terkoreksi 15 persen, dibandingkan dengan konsumsi BBM normal,” bebernya.

Pada kondisi normal, kata Dewi, konsumsi rata-rata Gasoline mencapai 1.778 kilo liter (KL) per hari. Sedangkan, Gasoil pada kondisi normal adalah 958 KL/hari.

“Walau demikian, sebagai bentuk komitmen kami untuk melayani kebutuhan masyarakat, seluruh SPBU tetap beroperasi dan tidak ada yang tutup,” terangnya.

BACA YUK:  Saung Raos, Warung Makan Khas Sunda di Tengah Kota Cirebon

Sementara itu, kebutuhan LPG di sektor rumah tangga saat ini meningkat karena sebagian besar masyarakat kini beraktivitas dari rumah.

Pada bulan April, konsumsi LPG non subsidi untuk sektor rumah tangga, yakni Bright Gas 5,5KG dan 12 KG, naik 15 persen. Kenaikan serupa juga dialami LPG subsidi 3 kilogram (KG), mencapai 13 persen.

“Untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi LPG ini, selama bulan April, Sales Area Retail Cirebon telah melakukan penambahan pasokan (fakultatif) LPG hingga 50 persen dari pasokan harian normal,” katanya.

Masyarakat yang berhak untuk memperoleh tabung LPG melon ini dapat membeli langsung di agen dan pangkalan, dimana terdapat 97 agen dan 5.890 pangkalan LPG PSO yang tersebar di wilayah Ciayumajakuning.

BACA YUK:  Pedagang Kaki Lima yang Berjualan di Kawasan Tertib Lalu Lintas Ditertibkan

“Kami memastikan stok BBM dan LPG saat ini berada dalam kondisi penuh dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terutama pada bulan Ramadan ini,” ujarnya.

“Pertamina juga telah melakukan tambahan pasokan (fakultatif) untuk LPG di wilayah MOR III, yang distribusikan kepada masyarakat melalui agen dan pangkalan LPG resmi Pertamina,” tambah Dewi.

Satgas Rafico Pertamina 2020, telah aktif sejak 1 April 2020 hingga 8 Juni untuk menjaga keberlangsungan penyaluran energi. Masyarakat dapat menghubungi Call Center 135 untuk informasi maupun pemesanan produk Pertamina yakni BBM dan LPG Non Subsidi dalam program Pertamina Delivery Service. (AC212)

(Dilihat: 35 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.