Peringati Hari Pohon Sedunia, Daop 3 Cirebon Lakukan Penanaman 112 Pohon

Cirebon,- Dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Oprasional (Daop) 3 Cirebon melakukan aksi penanaman pohon di lingkungan Stasiun Prujakan, Kota Cirebon, Kamis (21/11/2019).

Sebanyak 112 pohon jenis pohon buah mangga dan Matoa ditanam di lahan produktif seluas kurang lebih 2 hektar yang terletak diantara jalur kereta api dari arah Cirebon ke Purwokerto dan Cirebon ke Tegal.

Kegiatan penanaman pohon ini dipimpin langsung oleh Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon dan jajaran, serta dihadiri perwakilan dari Pemerintah Kota Cirebon, TNI, Polri, WWF Indonesia dan para Railfans dari Komunitas Edan Sepur Cirebon.

Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon, Tamsil Nurhamedi mengatakan kegiatan penanaman pohon ini merupakan bentuk kepedulian PT KAI terhadap kelestarian alam dan menjaga lingkungan stasiun menjadi bersih, asri dan hijau.

“Penanaman dilakukan di sekitar lahan tidak produktif seluas kurang lebih 2 hektar, yang dinamai Taman Buah Prujakan. Pohon yang ditanam merupakan pohon buah berjenis Matoa dan Mangga,” ujarnya usai kegiatan penanaman pohon, Kamis (21/11/2019).

BACA YUK:  Info Loker : LP3I Cirebon

“Dengan harapan Taman Buah Stasiun Cirebon Prujakan ini dapat memberikan manfaat, turut mengurangi polusi dan menjadi paru-paru bagi Kota Cirebon pada umumnya,” tambahnya.

Menurut Tamsil, penanaman sebanyak 122 pohon oleh PT. KAI Daop 3 Cirebon juga memiliki filosofi tersendiri. Kalau dilihat dari sejarah, Stasiun Prujakan yang didirikan pada tahun 1897 hingga tahun 2019 telah beroperasi selama 112 tahun.

“Oleh karena itu, 122 pohon yang kita tanam hari ini adalah simbol bahwa Stasiun Prujakan telah melayani pengguna jasa KA selama 122 tahun,” ungkapnya.

Tamsil berharap, penanaman pohon ini bukan yang pertama, namun bisa berkelanjutan untuk stasiun-stasiun yang lain, sehingga kita bisa menjaga kelestarian lingkungan sesuai visi misi PT Kereta Api.

“Habis ini, rencana akan melakukan penanaman di Stasiun Jatibarang, Pagaden, Haurgeulis,” bebernya.

BACA YUK:  Ketua DPD APTRI Jabar: Dari 8 Pabrik Gula di Jabar, Hanya 2 Pabrik yang Beroperasi

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirenon, Abdul Syukur mengapresiasi PT KAI Daop 3 Cirebon yang telah berhasil membuat satu RTH (Ruang Terbuka Hijau) baru di Taman Buah Prujakan.

“Hal ini sesuai dengan visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon yang mengulirkan program Cirebon bersih, Tertib, dan Hijau,” ujarnya.

“Dan penanaman pohon ini sebagai perwujudan Cirebon Hijau,” tambahnya.

Pihaknya berharap kedepan, bukan hanya PT KAI saja, tetapi yang lain bisa mengikuti kegiatan seperti ini untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

“Mari kita bersama-sama untuk menghijaukan Kota Cirebon, dengan cara menanam pohon,” terangnya.

Dari 20 persen target RTH di Kota Cirebon, kata Syukur, baru sekitar 10,4 persen ruang terbuka hijau di Kota Cirebon.

“Sehingga, kami berharap setiap kawasan-kawasan atau tanah di Kota Cirebon ditanami saja,” pungkasnya.

Sementara itu, Tamsil menambahkan, Stasiun Cirebon Prujakan telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya yang terdaftar di Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata berdasarkan Surat Keputusan Menteri Nomor PM.58/PW.007/MKP/2010.

BACA YUK:  Saat Lewat di Jalan Pantura Cirebon ada Rest Area yang Nyaman dan Rindang

Di tahun 2019 ini, menurutnya sejumlah penataan dan pengembangan dilakukan di Stasiun Cirebon Prujakan untuk meningkatkan fasilitas pelayanan kepada penumpang.

“Stasiun Cirebon Prujakan merupakan Stasiun tersibuk kedua di wilayah Daerah Operasi 3 Cirebon,” jelasnya.

Pada penataan dan pengembangan di Stasiun Cirebon Prujakan, PT KAI Daop 3 Cirebon menambah fasilitas layanan bagi penumpang berupa area parkir mobil dan parkir motor yang dilengkapi dengan system E-Gate, area drop off penumpang, Restoran, ATM galery, mini market, pos kesehatan, ruang laktasi, photo booth serta Mushola dan toilet dengan desain yang baru.

“Dengan adanya penambahan peningkatan fasilitas penumpang di Stasiun Cirebon Prujakan ini, diharapkan dapat senantiasa memberikan pelayanan prima kepada pengguna jasa kereta api, serta meningkatkan minat masyarakat untuk terus menggunakan moda transportasi kereta api,” tutupnya. (AC212)

(Dilihat: 15 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.