Peringatan Harlah ke-98 NU di Kabupaten Cirebon Digelar Sederhana

Cirebon,- Nahdlatul Ulama (NU) bakal menginjak usia ke-98 tahun. Namun, peringatan momentum tersebut di Kabupaten Cirebon digelar secara sederhana.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim Syaerozie mengatakan kesederhanaan peringatan itu dikarenakan saat ini masih pandemi Covid-19. Karenanya, ia memastikan peringatan hari lahir (harlah) ke-98 NU tersebut akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Kami akan memaksimalkan secara virtual. Acara ini disiarkan langsung melalui kanal YouTube, dan media sosial PCNU Kabupaten Cirebon,” ujar Aziz di PCNU Kabupaten Cirebon, Sabtu (27/02/2021)

Ia mengatakan, peserta yang hadir langsung dalam peringatan harlah ke-98 NU sangat dibatasi. Nantinya, hanya Forkopimda Kabupaten Cirebon, kiai sepuh, dan sejumlah tamu undangan yang hadir langsung.

BACA YUK:  Serap Aspirasi di RW 16 Jayamukti Kelurahan Larangan, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Bahas Instalasi Air

Menurutnya, hal paling krusial dalam peringatan harlah kali ini adalah menghadirkan kiai yang menjadi founding father NU di pesantren besar di Kabupaten Cirebon. Di antaranya, Babakan Ciwaringin, Arjawinangun, Kempek, Balerante, Buntet, Gedongan, dan Kalimukti Pabedilan.

Warga nahdliyin di Kabupaten Cirebon dapat mengikuti kegiatan tersebut secara virtual. Adapun rangkaian acara yang dilaksanakan di antaranya, isighasah, tahlil, doa bersama, dan pemotongan 9 + 8 tumpeng.

Jumlah tersebut melambangkan usia NU saat ini, yakni 98 tahun. Menurut Aziz, prosesi pemotongan tumpeng itupun menjadi bagian dari sedekah karena dimakan bersama hadirin yang hadir langsung.

BACA YUK:  18 - 30 November, Informa Living Plaza Cirebon Gelar Expo Property 2022

“Usia NU yang kini mencapai 98 tahun merupakan sangat matang sehingga pada peringatan harlah nanti ada testimoni dari pihak tertentu tentang kiprah NU selama ini,” ungkap Aziz.

Dalam momen tersebut juga akan dilaunching pengajian bulanan yang diisi kiai sepuh dari persantren besar di Kabupaten Cirebon. Nantinya, para kiai sepuh akan memimpin pengajian rutin setiap bulannya yang terbuka untuk umum.

Aziz menyampaikan, materi pengajian itu akan diisi tentang wawasan kebangsaan dan agama, nasionalisme dalam pandangan agama, dan pemberdayaan umat dari sisi agama.

BACA YUK:  SMSI Kota dan Kabupaten Cirebon Dilantik, Dorong Penguatan Media Online Lebih Profesional

“Kami memohon maklum harlah tahun ini digelar secara sederhana, tapi diharapkan tidak mengurangi kekhusyukan dan kekhidmatan momen kelahiran NU,” kata Aziz.

Sementara Ketua Panitia Harlah ke-98 PCNU Kabupaten Cirebon, KH. Diding Muhyiddin mengatakan kegiatan besok nanti akan diisi tausiyah KH. Ahmad Muwaffiq (Gus Muwafiq) dan Rois Syuriah PBNU, KH. Mustofa Aqiel Siradj.

“Kegiatan harlah ke-98 NU akan dilaksanakan di NU Center Kabupaten Cirebon pada Minggu (28/2/2021) mulai pukul 13.00 WIB,” pungkas Diding. (AC212)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *