Pergeseran Tanah Rusak Puluhan Rumah di Majalengka

Majalengka – Sedikitnya 50 rumah di Desa Sinargalih Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka Jawa Barat mengalami kerusakan parah akibat pergerakan tanah yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. Rumah yang rusak kebanyakan berada di dinding hingga atap yang membuat sejumlah rumah tidak bisa lagi ditempati karena mengalami kerusakan berat, Rabu (30/10/2019).

Beberapa kepala keluarga terpaksa harus diungsikan ke tempat yang lebih aman, mereka khawatir kerusakan rumah bertambah parah dan mengancam jiwanya. Kondisi diperparah dengan kontur tanah yang belum stabil.

BACA YUK:  Program Ngariung di Santika, Harga Mulai Rp 60 Ribu per Orang

“Sudah ada 50 an rumah yang rusak, ada 2 rumah yang kondisinya nyaris roboh. Akibat pergerakan tanah dari bukit di Dusun Panyalahan. Kondisi ini memang sudah beberapa kali terjadi, tapi yang terparah kali ini,” ujar Imam Kepala Dusun Panyalahan Desa Sinargalih.

Data dari BPBD Kabupaten Majalengka menyebut sudah ada bantuan dari pemerintah daerah untuk meringankan beban korban. Adapun jumlah rumah yang rusak masih didata petugas karena kondisi medan antar rumah yang berjauhan sehingga menyulitkan pendataan.

“Rumah rusak masih kami data karena kondisi rumah di sekitar perbukitan yang membuat petugas pendataan kami kesulitan untuk mencari data pasti. Untuk bantuan sudah sejak kemarin malam didistribusikan melalui kepala dusun setempat, ujar Indrayanto, Manajer Pusdaop Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Majalengka, Rabu (30/10/2019).

BACA YUK:  Gelar Reses di RW 01 Subur Asih Larangan, Agung Supirno Dapat Keluhan Terkait Banjir

Sementara itu, bencana pergerakan tanah memang kerap terjadi di daerah yang memiliki topografi perbukitan. Ini karena stuktur tanah yang tidak stabil sehingga rumah-rumah yang berada di atasnya itu bergerak. (AC350)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *