Kamis, 21 Oktober 2021

Penyuluh KB Memiliki Andil Besar terhadap Kesadaran Keluarga Berencana Masyarakat

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Unjuk Rasa di Jalan Siliwangi, Walikota Cirebon Ajak Audensi

Cirebon,- Dua kelompok organisasi masyarakat/LSM melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (14/10/2021). Dua kelompok tersebut...

104 Pejabat di Lingkungan Kabupaten Cirebon Dilantik

Cirebon,- Sebanyak 104 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon di rotasi dan mutasi. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati...

Cirebon,- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag melakukan pertemuan dengan Kader Penyuluh KB di Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon, Selasa (7/9/2021) kemarin.

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon, Iyan Ediyana, bersama unsur Kecamatan, Polsek dan Koramil serta penyuluh KB Kecamatan Sedong, Greged dan Beber.

Imron mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terimakasih atas peran serta para penyuluh KB yang setiap hari memberikan edukasi kepada warga.

Loading...

Menurutnya, para penyuluh KB ini sangat mempunyai andil besar terhadap kesadaran Keluarga Berencana masyarakat di Kabupaten Cirebon

“Mereka itu kerjanya nyata untuk mengedukasi masyarakat terkait program keluarga berencana (KB),” kata Imron.

Imron menjelaskan, jumlah para kader penyuluh KB sangatlah banyak. Akan tetapi dari sekian banyak hanya beberapa orang yang statusnya ASN.

BACA YUK:  Kementerian Koperasi dan UKM Siap Perluas Pasar Kerajinan Rotan Cirebon

“Banyak kader Penyuluh Kader KB statusnya honor. Hanya 34 orang yang berstatus ASN se-Kabupaten Cirebon. Tetapi walaupun honorer semangat mereka sangat tinggi,” ujar Imron.

Selain itu, kata Imron, dengan adanya  kader penyuluh KB di Kabupaten Cirebon sangat membantu pemerintah daerah untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya keluarga berencana (KB).

“Setidaknya para kader sudah mengedukasi warga tentang pentingnya KB. Seperti menunda pernikahan usia dini. Karena pemerintah membatasi umur pernikahan bukan berarti melarang tetapi memberikan kesadaran kepada masyarakat karena nikah dini tidak baik untuk kesehatan,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Greged Kabupaten Cirebon, Moch. Cholikus Surus mengatakan puntuk jumlah kader Penyuluh KB di Kecamatan Greged sangatlah terbatas.

Menurutnya, dengan jumlah penduduk mencapai 58 ribu lebih serta jumlah KK mancapai 17 ribu lebih dibutuhkan kader penyuluh KB yang begitu banyak.

“Kecamatan Greged hanya mempunyai empat penyuluh KB, artinya dibandingkan dengan jumlah KK sendiri satu penyuluh bisa menangani kurang lebih empat ribu KK. Dengan jumlah terbatas para kader penyuluh ini tetap siap melakukan edukasi pelayanan KB kepada masyarakat yang menjadi sasaran KB,” katanya.

BACA YUK:  Dokter Mobil, Bengkel Modern dengan Teknologi Canggih Tawarkan Promo Selama Oktober 2021

Cholikus menjelaskan, dengan jumlah kader penyuluh KB yang sangat terbatas ini, pihaknya tidak mengambil pusing, pasalnya semua pihak ikut mambangun mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perencanaan dalam berkeluarga.

“Kami bersama pengerak PKK kecamatan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas selalu bersinergis dalam mengedukasi Program Keluarga Berencana,” terangnya.

Ia pun mengungkapan wilayah Kecamatan Greged saat ini sangat memperhatinkan. Pasalnya, IPM di Greged pada posisi enam dari bawah di Kabupaten Cirebon.

“Posisi IPM kita urutan enam paling bawah se-Kabupaten yang yang semula no tiga, alhamdulillah sudah naik menjadi enam. Dengan kondisi demikian, kami siap bersinegris dengan rekan-rekan semua pihak seperti  UPT puskesamas UPT KB Koramil dan Polsek,” ungkapnya.

“Ketika tahun 80-an KB hanya sekedar memenuhi target pasang alat kontrasepsi.  Semakin berkembang penyuluh KB juga ikut mengedukasi segala hal bukan hanya terkait kontrasepsi, tetapi bagaimana meningkatkan kesejahteraan keluarga mengatur jarak kelahiran dan tentunya mencegah pernikahan dini dan kesejahteraan didalam keluarga,” Pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Sabut Kelapa, Sumber Energi Terbarukan Pengganti Batu Bara

Cadangan bahan baku penghasil energi yang berasal dari fosil seperti batu bara terus menipis. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat...

Alumni Akabri 1999 Gelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar

Cirebon,- Alumni Akabri 1999 menggelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, Rabu (20/10/2021). Dalam kegiatan tersebut tampak hadir,...

Mengenang Para Pahlawan, HUT Partai Golkar ke-57 Gelar Ziarah dan Tabur Bunga

Cirebon,- DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Cirebon menggelar acara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kesenden, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Acara...

Akselerasi Implementasi Kampus Merdeka, Tim Program Matching Fund UGJ Gelar Workshop

Cirebon,- Tim Program Matching Fund Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menggelar kegiatan Workshop Teaching Factory Digital Marketing dan Marketplace Digital Marketing. Kegiatan tersebut...

More Articles Like This