Selasa, 7 April 2020

Pentingnya Kurikulum Sebagai Pendidikan Moral untuk Meningkatkan Nilai Mandiri di Pendidikan Dasar

Populer

Mulai Senin, Pemda Kota Cirebon Berlakukan Pembatasan Jam Operasional Untuk Swalayan dan Pasar Tradisional

Cirebon,- Menindaklanjuti Keputusan Presiden Nomor 7 tahun 2020 tentang gugus tugas percepatan penanganan Corona atau Covid-19 dan memperhatikan Keputusan...

Wali Kota Cirebon Himbau Untuk Tidak Mudik Lebaran Idul Fitri Tahun 2020

Cirebon,- Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis menghimbau kepada masyarakat yang masih di luar Kota Cirebon dan Aparatur Sipil...

Kota Cirebon Tidak Terapkan Lockdown, Warga Datang dari Wilayah Epicentrum Akan Dipantau

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon tidak akan menerapkan lockdown wilayah. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Cirebon usai kegiatan...

Mulai 1 April sampai 1 Mei 2020, Daop 3 Cirebon Batalkan 15 Perjalanan KA Argo Cheribon, Ini Daftarnya

Cirebon,- Untuk meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran virus Corona atau Covid-19, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3...

Mulai Besok, Sholat Jumat di Masjid Raya At-Taqwa dan Masjid di Kota Cirebon Sementara Ditiadakan

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 yang ditetapkan...

Perkembangan pendidikan diiringi dengan perkembangan zaman yang semakin pesat. Oleh karenanya perkembangan zaman yang semakin canggih dapat membantu kinerja pendidikan masa kini, sebagai contoh salah satunya yaitu kecanggihan teknologi. Kecanggihan tekhnologi ini memiliki dampak positif dan negatif.
Dampak positif yang didapatkan oleh peserta didik adalah peserta didik mampu mendapatkan informasi secara cepat dan luas sehingga wawasan yang didapat peserta didik tidak hanya di daerahnya saja tetapi peserta didik mampu menguasai informasi secara global. Sedangkan dampak negatif yang didapat adalah peserta didik kurang peka terhadap kehidupan sosial, dan masih banyak lagi dampak akibat kecanggihan teknologi masa kini.

Pada masa kini pendidikan mengalami kemerosotan moral. Ada dua faktor yang mempengaruhi kemerosotan moral pada peserta didik. Pertama faktor internal, dalam faktor internal yang mempengaruhi adalah keluarga, salah satu contoh yaitu perceraian dalam keluarga yang dapat mempengaruhi kondisi psikis peserta didik sehingga banyak peserta didik yang memberontak saat sekolah. Kemudian ada faktor internal, faktor internal berasal dari luar seperti lingkungan, teman sepermainan dan lain sebagainya.

Faktor lingkungan yang buruk dapat merusak perkembangan peserta didik. Salah satu contohnya adalah siswa SD yang sudah berani melakukan perkelahian hingga terluka bahkan ada yang sampai meninggal. Misalnya: kasus perkelahian SD Kilensari Situbondo yang menirukan adegan SmackDown mengalami patah tulang kaki. Dari kasus tersebut berarti bahwa anak menirukan hal yang mereka lihat, khususnya tayangan yang ada di media elektronik.

Menurut Lickona (1992: 51) mengatakan bahwa karakter yang baik atau good charakter terdiri atas proses psikologis knowung the good, desiring teh good, dan doing teh good- habit of the mind, habit of the heart, and habit of action. Ketiganya adalah proses psikologis yang bermuara pada kehidupan moral dan kematangan moral individu.

Loading...

Dari kasus di atas dapat dilihat bahwa kepribadian, pendidikan seharusnya memperhatikan moral dan mental peserta didik. Karena pada dasarnya tujuan pendidikan mengembangkan potensi yang ada pada peserta didik agar menjadi manusia yang memiliki akal, budi pekerti, berilmu, cakap dan memiliki rasa bertanggung jawab. Dengan munculnya kasus-kasus yang terjadi pada siswa sekolah dasar, tentu menjadi kendala dalam dunia pendidikan.

Kurangnya kurikulum pendidikan moral dapat mempengaruhi perilaku dan sikap peserta didik, sehingga apabila peserta tidak memiliki moral yang baik maka dunia pendidikan akan mengalami krisis moral pada anak. Maka dari itu seharusnya pendidikan moral sudah ditanamkan kepada peserta didik sejak dini, agar sebagai antisipasi terjadinya tindakan-tindakan yang tidak diinginkan. Dengan moral yang terdidik sejak dini, otak yang cerdas dan kepribadian yang baik akan menghasilkan peserta didik yang bermoral baik.

Penulis : Asih Niarsih
(PGSD Universitas Kuningan Semester 5)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

RSIA Cahaya Bunda Kota Cirebon Distribusikan Sembako Untuk Pekerja Harian dan APD Bagi Nakes

Cirebon,- Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Cahaya Bunda mendistribusikan sembako kepada masyarakat yang terdampak Pandemi virus Corona atau...

Manfaatkan Keterampilan Warga Binaan, Lapas Narkotika Kelas II A Cirebon Produksi Masker

Cirebon,- Di tengah kondisi mewabahnya virus Corona atau Covid-19, persediaan Alat Pelindung Diri (APD) semakin sulit dicari, salah satunya masker.Apalagi, sejak pertanggal 5 April...

Makanan Ketoprak, Salah Satu Penyumbang Inflasi Terbesar di Kota Cirebon

Cirebon,- Mewabahnya Pandemi virus Corona atau Covid-19, berdampak pada inflasi di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan).Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank...

Telkomsel Mencatat, Lonjakan Trafik Komunikasi Broadband Tertinggi Mencapai 16 Persen

Jakarta,- Sejak pemerintah memberlakukan aktifitas dari rumah bagi masyarakat dan pelaku Industri, Telkomsel mencatat hingga kini lonjakan trafik komunikasi khususnya broadband tertinggi mencapai 16...

BI Cirebon dan BMPD Ciayumajakuning Serahkan Bantuan APD untuk Tenaga Medis

Cirebon,- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) menyerahkan bantuan alat pelindung...

More Articles Like This