Senin, 13 Juli 2020

Pentingnya Kurikulum Sebagai Pendidikan Moral untuk Meningkatkan Nilai Mandiri di Pendidikan Dasar

Populer

Mister Seafood Hadir di Kota Cirebon Tawarkan Aneka Makanan Laut

Cirebon,- Kota Cirebon yang terletak di pantai Utara (Pantura) Jawa Barat, terkenal dengan kuliner makanan lautnya yang enak.Hal tersebut...

Pemkab Cirebon Izinkan Hiburan Seni dengan Terapkan Protokol Kesehatan

Cirebon,- Para pekerja seni yang tergabung dalam Aliansi Seniman Cirebon (ASC) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati...

Pasien Positif Covid-19 di Kota Cirebon Bertambah Satu, Laki-laki 73 Tahun

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cirebon kembali bertambah satu orang. Sehingga, total kasus Covid-19 di Kota Cirebon...

Daftar Praktek Dokter di RS Putera Bahagia

Dokter yang Praktek Di RS Putera Bahagia 1. Spesialis Kebidanan & KandunganDr. H. Hermawan, Sp.OG09.00 – 11.00 WIB : Senin...

Kelompok Binaan Cirebon Power Berhasil Panen Udang Vaname 1 Ton

Cirebon,- Senyum merekah terlihat di bibir Toangga, pria ini merupakan Ketua Kelompok Budidaya Udang Vaname Segara Biru, Desa Citemu...

Perkembangan pendidikan diiringi dengan perkembangan zaman yang semakin pesat. Oleh karenanya perkembangan zaman yang semakin canggih dapat membantu kinerja pendidikan masa kini, sebagai contoh salah satunya yaitu kecanggihan teknologi. Kecanggihan tekhnologi ini memiliki dampak positif dan negatif.
Dampak positif yang didapatkan oleh peserta didik adalah peserta didik mampu mendapatkan informasi secara cepat dan luas sehingga wawasan yang didapat peserta didik tidak hanya di daerahnya saja tetapi peserta didik mampu menguasai informasi secara global. Sedangkan dampak negatif yang didapat adalah peserta didik kurang peka terhadap kehidupan sosial, dan masih banyak lagi dampak akibat kecanggihan teknologi masa kini.

Pada masa kini pendidikan mengalami kemerosotan moral. Ada dua faktor yang mempengaruhi kemerosotan moral pada peserta didik. Pertama faktor internal, dalam faktor internal yang mempengaruhi adalah keluarga, salah satu contoh yaitu perceraian dalam keluarga yang dapat mempengaruhi kondisi psikis peserta didik sehingga banyak peserta didik yang memberontak saat sekolah. Kemudian ada faktor internal, faktor internal berasal dari luar seperti lingkungan, teman sepermainan dan lain sebagainya.

Faktor lingkungan yang buruk dapat merusak perkembangan peserta didik. Salah satu contohnya adalah siswa SD yang sudah berani melakukan perkelahian hingga terluka bahkan ada yang sampai meninggal. Misalnya: kasus perkelahian SD Kilensari Situbondo yang menirukan adegan SmackDown mengalami patah tulang kaki. Dari kasus tersebut berarti bahwa anak menirukan hal yang mereka lihat, khususnya tayangan yang ada di media elektronik.

Loading...

Menurut Lickona (1992: 51) mengatakan bahwa karakter yang baik atau good charakter terdiri atas proses psikologis knowung the good, desiring teh good, dan doing teh good- habit of the mind, habit of the heart, and habit of action. Ketiganya adalah proses psikologis yang bermuara pada kehidupan moral dan kematangan moral individu.

Dari kasus di atas dapat dilihat bahwa kepribadian, pendidikan seharusnya memperhatikan moral dan mental peserta didik. Karena pada dasarnya tujuan pendidikan mengembangkan potensi yang ada pada peserta didik agar menjadi manusia yang memiliki akal, budi pekerti, berilmu, cakap dan memiliki rasa bertanggung jawab. Dengan munculnya kasus-kasus yang terjadi pada siswa sekolah dasar, tentu menjadi kendala dalam dunia pendidikan.

Kurangnya kurikulum pendidikan moral dapat mempengaruhi perilaku dan sikap peserta didik, sehingga apabila peserta tidak memiliki moral yang baik maka dunia pendidikan akan mengalami krisis moral pada anak. Maka dari itu seharusnya pendidikan moral sudah ditanamkan kepada peserta didik sejak dini, agar sebagai antisipasi terjadinya tindakan-tindakan yang tidak diinginkan. Dengan moral yang terdidik sejak dini, otak yang cerdas dan kepribadian yang baik akan menghasilkan peserta didik yang bermoral baik.

Penulis : Asih Niarsih
(PGSD Universitas Kuningan Semester 5)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Mulai Besok Tahun Ajaran Baru Dimulai, Kota Cirebon Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Cirebon,- Mulai esok, tahun pelajaran baru 2020/2021 dimulai. Belajar Dari Rumah (BDR) dengan pembelajaran jarak jauh tetap dilakukan di...

Mister Seafood Hadir di Kota Cirebon Tawarkan Aneka Makanan Laut

Cirebon,- Kota Cirebon yang terletak di pantai Utara (Pantura) Jawa Barat, terkenal dengan kuliner makanan lautnya yang enak.Hal tersebut menjadi sangat mudah para pecinta...

Pasien Positif Covid-19 di Kota Cirebon Bertambah Satu, Laki-laki 73 Tahun

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cirebon kembali bertambah satu orang. Sehingga, total kasus Covid-19 di Kota Cirebon menjadi 29 orang.Dari 29 orang...

Hingga Juli 2020, Pertashop di Wilayah Pertanian MOR III Capai 30 Unit

Sumedang,- PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III kembali meluncurkan 1 unit Pertashop di Kabupaten Sumedang, di Desa Tarikolot, Kecamatan Jatinunggal.Kehadiran Pertashop...

Bukit Salawe Sedong Bakal Jadi Objek Wisata Paralayang

Cirebon,- Salah satu tempat yang ada di wilayah timur Kabupaten Cirebon akan dijadikan objek wisata paralayang, tepatnya di kawasan Agroforestri Bukit Salawe.Bukit Salawe yang...

More Articles Like This