Minggu, 15 Desember 2019

Pentingnya Kurikulum Sebagai Pendidikan Moral untuk Meningkatkan Nilai Mandiri di Pendidikan Dasar

Populer

Keluarga Anang Hermansyah Adopsi Anak Asal Indramayu, ini Sosoknya

Indramayu - Muhammad Saputra (Putra) anak yatim piatu pedagang cilok yang viral karena berjualan di sekolahnya di Tangerang Selatan...

Tahun Depan Bus Rapid Transit Siap Beroperasi di Kota Cirebon, Ini Rutenya

Cirebon,- Sembilan Bus Rapid Transit (BRT) siap beroperasi tahun depan untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat Kota Cirebon akan angkutan massal.Pj...

Revitalisasi Alun-alun Kejaksan Cirebon Lanjut Hingga 2020

Cirebon,- Revitalisasi Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon yang sudah berjalan sejak awal bulan Agustus 2019 sampai saat sudah masuk minggu...

Jalur Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Sementara, Penyebabnya Bikin Ngeri

Cirebon - Bagi anda yang dalam waktu dekat merencanakan untuk mendaki Gunung Ciremai terpaksa harus menunda, hal ini dikarenakan...

Kasus Pengeroyokan Siswa Setingkat SMP di Kota Cirebon, Ini Penjelasannya

Cirebon,- Salah satu siswa kelas VII B MTs Assunah Kota Cirebon Kaisar Maisarah (13) menjadi korban pengeroyokan yang diduga...

Perkembangan pendidikan diiringi dengan perkembangan zaman yang semakin pesat. Oleh karenanya perkembangan zaman yang semakin canggih dapat membantu kinerja pendidikan masa kini, sebagai contoh salah satunya yaitu kecanggihan teknologi. Kecanggihan tekhnologi ini memiliki dampak positif dan negatif.
Dampak positif yang didapatkan oleh peserta didik adalah peserta didik mampu mendapatkan informasi secara cepat dan luas sehingga wawasan yang didapat peserta didik tidak hanya di daerahnya saja tetapi peserta didik mampu menguasai informasi secara global. Sedangkan dampak negatif yang didapat adalah peserta didik kurang peka terhadap kehidupan sosial, dan masih banyak lagi dampak akibat kecanggihan teknologi masa kini.

Pada masa kini pendidikan mengalami kemerosotan moral. Ada dua faktor yang mempengaruhi kemerosotan moral pada peserta didik. Pertama faktor internal, dalam faktor internal yang mempengaruhi adalah keluarga, salah satu contoh yaitu perceraian dalam keluarga yang dapat mempengaruhi kondisi psikis peserta didik sehingga banyak peserta didik yang memberontak saat sekolah. Kemudian ada faktor internal, faktor internal berasal dari luar seperti lingkungan, teman sepermainan dan lain sebagainya.

Faktor lingkungan yang buruk dapat merusak perkembangan peserta didik. Salah satu contohnya adalah siswa SD yang sudah berani melakukan perkelahian hingga terluka bahkan ada yang sampai meninggal. Misalnya: kasus perkelahian SD Kilensari Situbondo yang menirukan adegan SmackDown mengalami patah tulang kaki. Dari kasus tersebut berarti bahwa anak menirukan hal yang mereka lihat, khususnya tayangan yang ada di media elektronik.

Menurut Lickona (1992: 51) mengatakan bahwa karakter yang baik atau good charakter terdiri atas proses psikologis knowung the good, desiring teh good, dan doing teh good- habit of the mind, habit of the heart, and habit of action. Ketiganya adalah proses psikologis yang bermuara pada kehidupan moral dan kematangan moral individu.

Loading...

Dari kasus di atas dapat dilihat bahwa kepribadian, pendidikan seharusnya memperhatikan moral dan mental peserta didik. Karena pada dasarnya tujuan pendidikan mengembangkan potensi yang ada pada peserta didik agar menjadi manusia yang memiliki akal, budi pekerti, berilmu, cakap dan memiliki rasa bertanggung jawab. Dengan munculnya kasus-kasus yang terjadi pada siswa sekolah dasar, tentu menjadi kendala dalam dunia pendidikan.

Kurangnya kurikulum pendidikan moral dapat mempengaruhi perilaku dan sikap peserta didik, sehingga apabila peserta tidak memiliki moral yang baik maka dunia pendidikan akan mengalami krisis moral pada anak. Maka dari itu seharusnya pendidikan moral sudah ditanamkan kepada peserta didik sejak dini, agar sebagai antisipasi terjadinya tindakan-tindakan yang tidak diinginkan. Dengan moral yang terdidik sejak dini, otak yang cerdas dan kepribadian yang baik akan menghasilkan peserta didik yang bermoral baik.

Penulis : Asih Niarsih
(PGSD Universitas Kuningan Semester 5)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Universitas CIC Cirebon Gelar Wisuda Sarjana dan Diploma III

Cirebon,- Sidang Terbuka Senat Universitas CIC (Catur Insan Cendikia) dalam rangka Wisuda I Program Sarjana dan Diploma 3,  berlangsung...

Rakerda DPD KNPI: Pemuda Harus Berperan Aktif Dalam Pembangunan Kabupaten Cirebon

Cirebon,-  DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Cirebon periode 2019-2020 menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) yang berlangsung di Auditorium NU Center, Jalan R...

Pelatihan Bela Negara, Seratusan Siswa Diberi Penyuluhan Selam Dasar oleh TNI AL Cirebon

Cirebon,- Setelah sukses menggelar berbagai rangkaian kegiatan dalam rangka pelatihan Bela Negara dan Hari Armada, Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL) Cirebon kembali menggelar kegiatan...

Cirebon Power Santuni Anak Yatim dan Jompo Pada Kegiatan Syukuran Petani Garam

Cirebon,- Syukuran petambak garam di Dusun Kandawaru Desa Waruduwur Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon, pada tahun ini dikemas dengan kegiatan yang berbeda.Jika biasanya, kegiatan syukuran...

Group Kawan Lama Retail Akan Kembali Membuka Unit Di Kota Cirebon

Cirebon,- Group Kawan Lama Retail sebagai induk perusahaan yang menaungi ACE Hardware, Informa, Toys Kingdom, Bike Colony, Office 1 Superstore, Chatime akan kembali melebarkan...

More Articles Like This