Kamis, 21 Oktober 2021

Penguatan Kesantunan Digital, Semua Pihak Punya Tanggung Jawab dan Peran

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Unjuk Rasa di Jalan Siliwangi, Walikota Cirebon Ajak Audensi

Cirebon,- Dua kelompok organisasi masyarakat/LSM melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (14/10/2021). Dua kelompok tersebut...

104 Pejabat di Lingkungan Kabupaten Cirebon Dilantik

Cirebon,- Sebanyak 104 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon di rotasi dan mutasi. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati...

Cirebon,- Kesantunan pelajar dan mahasiswa sebagai dampak bertumbuhnya media digital disoroti oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hal tersebut dilatarbelakangi adanya dampak disrupsi digital di dunia pendidikan.

Atas dasar itu, Tim pusat standar kebijakan pendidikan, badan standar, kurikulum dan assessment pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Focus Group Discussion (FGD), Kamis (16/9/2021).

Baca Yuk : Penguatan Kesantunan Digital Perlu Dilakukan di Kalangan Pelajar dan Mahasiswa

Loading...

Kegiatan yang berlangsung di Ruang BPH Kawasan Convention Hall Kampus 2 UMC (Universitas Muhammadiyah Cirebon) Watubelah, Kabupaten Cirebon, dihadiri tenaga pengajar perguruan tinggi, budayawan, dan praktisi media digital yakni : M. Nana Trisolvena, Wakil Rektor 1 UMC, Muhammad Azka, Dosen Psikologi, PG-PAUD UMC
, Ida Riaeni, dosen Ilmu Komunikasi UMC, Akbarudin Sucipto, budayawan sekaligus Ketua Dewan Kesenian Cirebon, Agus Sapiyullah, Founder About Cirebon selaku praktisi media digital, Ismayana, Dosen Ilmu Hukum UGJ, Endah Nurhawaeny, dosen Akuntansi UMC dan Nurul Chamidah, Dosen Ilmu Komunikasi UMC.

BACA YUK:  Baznas Kota Cirebon : Ada 25 Warung yang Dibantu Program Zmart

Wakil Rektor 1 UMC, M. Nana Trisolvena, MT mengatakan hasil kesimpulan dari FGD ini paling tidak kita semuanya bisa menyadari betul, bahwa permasalah kesantunan digital ini nyata adanya dan dirasakan. Karena sebelumnya, diawali dari kerisauan dan kegelisahan.

“Dari FGD ini kita berharap semua berkomitmen bahwa, ini adalah masalah bersama yang harus dihadapi dan diselesaikan seluruh stakeholder, dalam hal ini pihak kampus,” ujar Nana saat ditemui About Cirebon usai kegiatan.

Menurut Nana, pihak kampus sebagai madrasah formil punya tanggung jawab. Dan yang lebih hakiki adalah madrasah di masyarakat, khususnya di lingkungan keluarga.

“Langkah kongkritnya, semua pihak punya tanggung jawab dan peran. Bisa melakukan tindakan edukasi yang mengarah kepada pendidikan karakter kepada seluruh anak-anak kita,” ungkapnya.

BACA YUK:  Minibus Tabrak Truk di Tol Cipali, Renggut Nyawa 4 Orang

“Sehingga, tindakan ini dianggap tindakan preventif yang jauh lebih menjadi solusi dibandingkan dengan tindakan yang bersifat refresif,” sambungnya.

Tindak preventif ini, kata Nana, tentunya selain edukasi, yang paling penting adalah contoh. Contoh ini, tambahnya, bisa antara dosen dengan mahasiswa, yang diawali dengan dosennya.

“Kalau di lingkungan keluarga, diawali oleh ayah dan ibunya. Kalau kaka dengan adik diawali dengan kakaknya. Contoh seperti itu yang sama-sama harus kita pahami dan jadikan komitmen untuk mengatasi ini semua,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Sabut Kelapa, Sumber Energi Terbarukan Pengganti Batu Bara

Cadangan bahan baku penghasil energi yang berasal dari fosil seperti batu bara terus menipis. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat...

Alumni Akabri 1999 Gelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar

Cirebon,- Alumni Akabri 1999 menggelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, Rabu (20/10/2021). Dalam kegiatan tersebut tampak hadir,...

Aliansi Mahasiswa UGJ Gelar Unjuk Rasa di Jalan Bypass Kota Cirebon

Cirebon,- Aliansi Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jari (UGJ) menggelar unjuk rasa di Perempatan Lampu Merah Pemuda, Jalan Bypass, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Aksi tersebut...

Akselerasi Implementasi Kampus Merdeka, Tim Program Matching Fund UGJ Gelar Workshop

Cirebon,- Tim Program Matching Fund Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menggelar kegiatan Workshop Teaching Factory Digital Marketing dan Marketplace Digital Marketing. Kegiatan tersebut...

More Articles Like This