Penghormatan Terakhir Nakes RSD Gunung Jati Cirebon Diwarnai Isak Tangis

Cirebon,- Isak tangis mewarnai kedatangan jenazah Rohaetin, Amd.Kep seorang perawat ruang HCU Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

Sebelum dimakamkan di pemakaman Pronggol Kota Cirebon, almarhumah dilakukan penghormatan terkahir dan juga salat jenazah bersama rekan-rekan sejawat dan Direktur RSD Gunung Jati di halaman rumah sakit, Kamis (5/11/2020) siang.

Almarhum meninggal dunia pada hari ini pukul 06.00 WIB di RSUP Fatmawati Jakarta. Sebelumnya, almarhumah dipastikan terkonfirmasi Covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan swab pada tanggal 20 Oktober 2020.

BACA YUK:  KAI Buka Rekrutmen untuk Berbagai Formasi Sampai 3 Agustus 2022

Sebelum dirujuk ke RSUP Fatmawati Jakarta, almarhumah dirawat di Ruang Isolasi RSD Gunung Jati Kota Cirebon sejak tanggal 23 Oktober 2020.

Saat itu, almarhumah dalam keadaan hamil anak ketiga dan kondisi almarhumah tidak stabil sehingga atas indikasi medis, kehamilan yang dalam kondisi matur segera diterminasi melalui operasi sesar.

Bayi almarhum lahir dalam kondisi sehat, hasil swab negatif dan saat ini dirawat oleh keluarganya.

Kabag Humas RSD Gunung Jati Cirebon, Arif Wibawa Rukmana menjelaskan sebelumnya bahwa paska melahirkan, almarhumah menjalani perawatan secara Intensif. Kehamilan dapat menjadi faktor komorbid atau faktor yang memperberat kondisi sakit bagi penderita Covid-19.

BACA YUK:  Jenazah Eril di Sungai Aare Ditemukan Usai 2 Minggu Pencarian

Dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi klinis dan sesuai indikasi, maka kata Arif, Tim Ahli Klinis RSD Gunung Jati merujuk almarhumah ke RSUP Fatmawati.

“Almarhumah dirujuk pada tanggal 5 November 2020 dan tiba sekitar pukul 01.00 WIB. Kondisi almarhumah mengalami perburukan dan tidak tertolong, dinyatakan meninggal pada pukul 06.00 WIB,” katanya.

Sementara itu, Walikota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis mengucapakan turut berduka cita atas berpulangnya dua orang tenaga kesehatan di RSD Gunung Jati.

“Saya secara pribadi maupun atas nama keluarga dan pemerintah daerah Kota Cirebon turut berduka cita mendalam atas berpulangnya dua orang tenaga medis di RSD Gunung Jati,” ujar Azis.

BACA YUK:  Sambut Kompetisi Liga 3 Seri 2, PSGJ Gelar Trofeo

Menurut Azis, mereka wafat dalam tugas kemanusiaan menangani Pandemi Covid-19. Sebuah tugas yang sangat mulia.

“Insyaallah mereka syahid dan husnul khotimah,” pungkas Azis. (AC212)

(Dilihat: 18 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.