Pengaturan Becak di Kota Cirebon Harus Diatur Kembali

0
111
Becak di daerah Pasar Kanoman

Cirebon,- Berdasarkan pendataan pada tahun 2012, jumlah becak yang beroperasi di Kota Cirebon mencapai 5 ribu. Maka dari itu, dibutuhkan pengaturan tentang beroperasinya becak di Kota Cirebon.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon, Ujianto Wahyu Utomo mengatakan, agar tidak menggangu penguna jalan lainnya, diperlukan pengaturan becak di Kota Cirebon.

Aston Hotel

“Jumlah becak kemungkinan bisa bertambah atau berkurang, karena karakteristik becak di Kota Cirebon tergantung musim,” ujarnya, Senin (5/2/2018).

Menurutnya, bila musim panen tiba para tukang becak kembali ke desa untuk melakukakn panen. Namun, bila tidak musim panen, maka mereka kembali lagi ke kota untuk menarik becak.

“Permasalahan yang ditimbul, banyak pelanggaran lalu lintas seperti mangkal di tempat dilarang, melawan arus, dan lainnya,” jelas Ujianto.

Teja Berlian
Teja Berlian 2
Teja Berlian 3

Katanya, jika pelanggaran lalu lintas ini terus dibiarkan maka akan merugikan pengguna jalan lainnya. Maka, pihaknya sudah berupaya melakukan penataan becak di Kota Cirebon.

“Penataan yang sudah dilakukan seperti pembatasan jam operasi becak, yakni ada becak malam dan siang, batas area dan lainnya. Tetapi, belum berjalan dengan baik, karena keterbatasan petugas,” bebernya.

Selain itu, Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis mengatakan, aturan mengenai becak sejak dulu sudah jelas. Mereka boleh beroperasi, tapi diatur dan ada batasannya.

“Tetapi sejak adanya reformasi, aturan yang sudah dibuat banyak dilanggar,” ujarnya.

Maka, kata Azis, pemerintah melalui dinas terkait, meminta solusi tanpa harus menghilangkan beroperasinya becak, dan tetap bisa mencari nafkah. (AC212)