Selasa, 26 Januari 2021

Pendonor Plasma Darah di PMI Kabupaten Cirebon Sangat Tinggi

Populer

Obyek Wisata Baru Tenjo Layar Kuningan Segera Dibuka⁣⁣

⁣Kuningan, - Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) Tenjo Layar merupakan salah satu obyek wisata baru di Kuningan...

Sensasi Makan Durian Montong Petik Langsung dari Pohon di Kopi Montong

Cirebon,- Berada di ketinggian 150 meter di atas permukaan laut (MDPL), agrowisata durian Kopi Montong yang berlokasi di Sindang...

Agrowisata dan Edukasi Griya Hidroponik Tawarkan Konsep Petik Sendiri⁣

Cirebon,- Griya Hidroponik Cirebon yang berada di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kedawung, Kabupaten Cirebon menjual segala macam produk sayuran...

Program Jelajah Rasa, Kandang Ayam Hadirkan Menu Korean Taste⁣⁣⁣

⁣⁣Cirebon,- Kandang Ayam Resto yang yang berlokasi di Jalan Sudarsono No. 281A, Kota Cirebon, pada Januari 2021 menghadirkan program...

Saung Kopi Gowes Hadir di Jalur Favorit Bersepeda, ini Konsepnya⁣

Cirebon,- Berada di jalur favorit bersepeda dengan view pesawahan dan berlatar gunung Ciremai, Sakowes (Saung Kopi Gowes) hadir untuk...

Cirebon,- Sejak dibukanya donor plasma di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon, minat masyarakat yang ingin mendonorkan sangat tinggi. Saat ini, sudah ada 11 orang yang mendonorkan plasmanya.

“Alhamdulillah, yang mendaftar untuk mendonorkan plasmanya sudah banyak sekali, responnya bagus dan positif setelah pertama kita menaosialisasikan siap menerima donor plasma,” ujar Ketua PMI Kabupaten Cirebon, Rd Sri Heviyana saat ditemui di kantornya, Jumat (6/11/2020).

Menurut Heviyana, sudah ada puluhan masyarakat yang ingin mendonorkan plasmanya, tetapi harus dilihat terlebih dahulu anti body pendonor plasma tersebut seperti apa.

Loading...
BACA YUK:  Hujas Deras dan Luapan Sungai, 7 Kecamatan di Kabupaten Cirebon Terendam Banjir

“Jadi, kita juga tidak sembarangan mengambil plasma pasien yang sudah sembuh ini. Jika dari hasil pemeriksaan anti body nya bagus, baru kita bisa melaksanakan donor plasma,” ungkap Heviyana.

Dari puluhan pendonor yang mendaftar, kata Heviyana, sampai saat ini baru ada 11 yang memang masuk kriteria dan hasil pemeriksaanya memenuhi syarat.

“Sampai hari ini sudah ada 11 orang yang memang memenuhi syarat donor plasma, salah satunya putra dari Kadinkes Kabupaten Cirebon,” bebernya.

Heviyana menjelaskan, untuk bisa menjadi pendonor plasma, saat tiba harus dilakukan pemeriksaan dan harus lebih teliti. Karena plasma ini diberikan kepada pasien yang akut.

“Walaupun banyak yang mendaftar, tetapi dari hasil pemeriksaan tidak memenuhi kriteria seperti anti body nya dibawah,” katanya.

Heviyana tidak menargetkan terkait pendonor plasma, karena menurutnya tidak ada batasan. Kalau kita lihat, tidak hanya di lingkungan Kabupaten Cirebon saja yang membutuhkan, tetapi untuk wilayah Cirebon masih banyak pasien-pasien yang positif di rumah sakit.

“Inilah tugas dan tanggung jawab dari PMI,” paparnya.

Plasma tersebut, kata Heviyana, sudah diberikan kepada pasien-pasien positif di Rumah Sakit Waled dan pasien sudah ada perbaikan dari kondisi berat dan sudah mulai ada perubahan.

BACA YUK:  Maryam Qonita, Wanita dari Kuningan yang Pernah Mewakili Indonesia di Forum PBB⁣

“Mudah-mudahan kedepan bisa terlihat hasilnya dari therapy plasma darah ini,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Ruang Isolasi Mandiri di The Radiant Hotel Cirebon Sudah Terisi 9 Pasien

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon telah menyiapkan tempat isolasi mandiri untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di The Radiant Hotel Cirebon. Namun,...

PPKM di Kabupaten Cirebon Diperpanjang Hingga 8 Februari 2021

Cirebon,- Pelaksanaan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di Kabupaten Cirebon berakhir hari ini 25 Januari 2021. Namun, Bupati Cirebon Drs. H. Imron akan memperpanjang...

ACT Cabang Cirebon Kirim Bantuan Untuk Sulbar dan Kalsel

Cirebon,- Aksi Cepat Tanggap (ACT) cabang Cirebon melepas bantuan dari Cirebon untuk korban terdampak bencana di Sulawesi Barat (Sulbar) dan Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin...

Maryam Qonita, Wanita dari Kuningan yang Pernah Mewakili Indonesia di Forum PBB⁣

Kuningan,- Tidak pernah terbayangkan oleh Maryam Qonita bisa menempuh pendidikan beasiswa S2 hingga ke New York University di Amerika Serikat. Dengan kesederhanaan yang dimiliki,...

More Articles Like This