Minggu, 17 Oktober 2021

Pendaftaran BLT BPUM Kota Cirebon Mulai Dibuka, Ini Syaratnya

Populer

750 Tanaman Bonsai Nasional Dipamerkan di Cirebon

Cirebon,- Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Cirebon menggelar Pameran Bonsai Nasional dan Exibisi Adenium hingga 12 Oktober 2021....

Selama Pandemi COVID-19, Pecinta Bonsai di Tanah Air Meningkat 40 Persen

Cirebon,- Selama Pandemi COVID-19 banyak masyarakat memiliki waktu luang untuk beraktivitas dan menyalurkan hobi. Seperti halnya pecinta tanaman hias...

Kirab Merah Putih dari Balai Kota Cirebon Menuju Astana Gunung Jati

Cirebon,- Kirab Merah Putih dalam rangka HUT ke-76 TNI, membawa bendera pusaka dari Balai Kota Cirebon menuju Astana Gunung...

Tiga Atlet Asal Kota Cirebon Raih Medali di PON XX Papua

Cirebon,- Sebanyak 17 atlet asal Kota Cirebon memperkuat kontingen Jawa Barat dalam PON XX 2021 Papua. Dari 17 atlet...

Bangun Bisnis Industri Rumahan, Pasangan Suami Istri Ini Raup Omset Ratusan Juta Rupiah

Cirebon,- Pandemi COVID-19 sangat berpengaruh terhadap penjualan para pelaku bisnis hingga UMKM. Namun, pandemi ini tidak berpengaruh terhadap usaha...

Cirebon,- Pendaftaran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi UMKM dibuka Rabu (14/4/202) kemarin. Pendaftaran tersebut akan dibuka hingga 28 April 2021.

Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Cirebon meminta para pelaku UMKM yang akan mengusulkan untuk menerima bantuan dapat memperhatikan betul persyaratan yang ditetapkan.

“Fotokopi E-KTP, fotokopi KK, fotokopi surat keterangan usaha terbaru dari kelurahan, foto diri dengan produk bagi UMKM, dan foto diri dengan tempat usaha bagi PKL,” ujar Kabid Koperasi dan UKM DPKUKM Kota Cirebon, Drs. Saefudin Jupri, Kamis (15/4/2021).

Loading...

Menurut Jupri, terdapat dua tahap yang harus ditempuh calon penerima bantuan ini, yaitu dengan cara mendaftarkan diri melalui formulir online melalui link http://bit.ly/BPUMCirkot2021. Kemudian secara offline dengan menyerahkan berkas.

BACA YUK:  Inilah Penyebab Sungai Cikalong Kota Cirebon Rawan Banjir Saat Musim Hujan

“Harus mendaftar secara online serta offline. Ketika sudah mendaftar secara online dengan mengisi formulir, kemudian juga harus mendaftarkan secara offline dengan menyerahkan berkas persyaratan kepada DPKUKM. Jika dia hanya mendaftar online saja tapi tidak mendaftarkan offline atau menyerahkan persyaratan fisik maka tidak bisa diusulkan penerima bantuan,” ungjap Jupri.

Jadwal pendaftaran secara online dan offline ini telah ditentukan waktunya, yaitu secara online mulai pukul 07.00-13.00 WIB, dan secara offline mulai pukul 08.00-13.00 WIB. “Semuanya setiap hari kerja, dan penyerahan persyaratan diserahkan sehari setelah melakukan pendaftaran online sesuai jadwal,” kata Jupri.

Jupri menambahkan, jika ingin mendaftar asalkan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Bantuan ini diturunkan dari Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) bagi para pelaku UMKM yang terdampak wabah Covid-19 sebagai pemulihan ekonomi nasional.

Pada tahun lalu, menurutnya, terdapat 24.504 pelaku UMKM yang mendaftar, namun hanya sekitar 10.000 yang lolos dan menerima bantuan Rp2,4 juta per UMKM. Sementara tahun ini bantuan tersebut turun setengahnya atau Rp1,2 juta per UMKM.

BACA YUK:  Pemerintah Daerah Kota Cirebon akan Lakukan Sampling Tes Swab di Sekolah

Tadinya, pendaftaran bantuan dari Kemenkop UKM ini diperkirakan berlangsung Mei 2021. Menurut Jupri, hal ini berdasarkan rapat secara virtual bersama Kemenkop UKM pada Maret lalu.

“Namun, surat dari Kemenkop UKM turun sebelum Mei atau tepatnya tanggal 6 April lalu, setelah surat ini turun kita DPKUKM di daerah juga di provinsi memproses teknisnya, termasuk link pendaftarannya. Dan akhirnya pendaftaran tersebut bisa dimulai hari ini,” ungkapnya.

Mekanisme bantuan ini sendiri disalurkan melalui bank, kemudian pihak UMKM yang menerima bantuan akan langsung mencairkan di bank tersebut.

“Nanti di DPKUKM Kota Cirebon ada Pokja BPUM UMKM. Tugasnya adalah mengusulkan dan melakukan administrasi dokumen pendukung para calon UMKM penerima bantuan,” terangnya.

BPUM UMKM ini sendiri mulai ada sejak Agustus 2020 lalu. Program ini dirancang dengan tujuan untuk pemulihan ekonomi nasional, sehingga hanya diberikan kepada pelaku usaha mikro yang belum tersentuh kredit perbankan. Kemenkop UKM merencanakan untuk menyalurkan BPUM UMKM 2021 ini kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

2 Kota Sekaligus! FIFGroup Fest Beri Kejuatan Promo di Samarinda dan Balikpapan

Samarinda,- FIFGROUP FEST kembali hadirkan event promo pertamanya di bulan Oktober dengan menyambangi 2 kota sekaligus, yaitu Kota Samarinda...

Musyawarah Nasional IMA Tetapkan Suparno Djasmin Sebagai President IMA Periode 2021-2023

Jakarta,- Seiring dengan berakhirnya masa bakti kepengurusan Indonesia Marketing Association (IMA) periode 2019-2021, presidium IMA menggelar Musyawarah Nasional (Munas) 2021. Munas yang diselenggarakan tiap...

Tingkatkan Moderasi Beragama, Puslitbang Bimas Agama Kementerian Agama RI Gelar Halaqah Nasional di Cirebon

Cirebon,- Puslitbang Bimas Agama Kementerian Agama (Kemenag) RI bekerja sama dengan Yayasan Lentera Muda Indonesia dan GP Ansor Kabupaten Cirebon menggelar Halaqah Nasional, Deklarasi,...

Warga RW 04 Surapandan Keluhkan Infrastruktur ke Wakil Ketua DPRD

Cirebon,- Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M. Handarujati Kalamullah S.Sos melakukan kegiatan reses di RW 04 Surapandan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jumat (15/10/2021). Kegiatan reses...

More Articles Like This