Sabtu, 5 Desember 2020

Pemulasaran Jenazah Covid-19 di Cirebon yang Viral, Ini Kata Direktur RSD Gunung Jati

Populer

Istri Sunjaya Purwadisastra, Hj. Wahyu Tjiptaningsih Terpilih Jadi Wakil Bupati Cirebon

Cirebon,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon menetapkan Hj. Wahyu Tjiptaningsih sebagai Calon Terpilih Wakil Bupati Cirebon sisa...

Crab 1818 Hadirkan Promo Bapper, Harga Lebih Murah ⁣

Cirebon,- Restoran Pelopor Bancakan Seafood pertama di Kota Cirebon, Crab 1818 kembali menghadirkan promo untuk pelanggan.⁣ ⁣ Crab 1818 yang berlokasi...

Kandang Ayam Hadir di Cirebon, Tawarkan Menu Olahan Ayam dan Pilihan Sauce

Cirebon,- Resto Kandang Ayam kini hadir meramaikan kuliner di Kota Cirebon. Bertempat di Jalan Sudarsono, Kota Cirebon, Resto Kandang...

Mulai Desember, Pegawai di Pemkab Cirebon Gunakan Batik Mande Praja Caruban

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon telah menetapkan Batik Mande Praja Caruban sebagai batik baru untuk seluruh pegawai di Pemerintahan Kabupaten...

MD 7 Hotel Hadir di Cirebon, Tawarkan Promo Menarik Hanya Rp. 187 ribu/Malam

Cirebon,- MD 7 Hotel merupakan hotel budget yang terletak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Hotel dengan 8 lantai ini...

Cirebon,- Terkait pemulasaran jenazah pasien Covid-19 di Kabupaten Cirebon yang videonya viral di media sosial, dibenarkan oleh pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati, Kota Cirebon.

Menurut pihak RSD Gunung Jati, pasien tuan S yang berumur 37 tahun tersebut meninggal pada hari Sabtu (3/10/2020) sekitar pukul 14.50 WIB.

BACA YUK:  by.U Telkomsel Dapat Predikat Brand Pilihan Generasi Z di Indonesia

Direktur RSD Gunung Jati, Ismail Jamaludin mengakui bahwa pemulasaran jenazah Covid-19 sudah sesuai dengan pedoman Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Loading...

“Sebelum dilakukan pemulasaran, kita beritahukan kepada keluarga bahwa karena positif Covid-19, maka akan dilakukan dengan protokol Covid-19. Kami sudah jelaskan secara detail kepada istri dan kakaknya,” ujar Ismail kepada awak media di PSC 119, Jalan Sudarsono, Kota Cirebon, Senin (5/10/2020).

Untuk pemulasaran jenazah, lanjut Ismail dilakukan mulai dari pembersihan, dilakukan disinfeksi dengan disemprot, hingga sampai pembungkusan jenazah.

“Kami lakukan mulai dari menggunakan plastik, kain kafan, kain plastik lagi, hingga kantong mayat dan kemudian dimasukan kedalam peti,” bebernya.

“Jadi, yang disebutkan tidak ada kain kafannya mungkin kurang tepat, karena bukti yang kami miliki ada kain kafannya,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ismail menjelaskan kenapa masih ada pakaian dan digunakan diapers, karena pasien tersebut masih mengeluarkan cairan.

“Setelah kami lakukan disinfeksi pada pasien tersebut masih keluar cairan. Bahkan, mohon maaf dari anusnya kami beri kapas tapi tidak mungkinkan dan masih merembes, jadi diputuskan pakai diapers,” jelasnya.

Saat dilakukan pemulasaran, kata Ismail, baju yang digunakan sudah banyak rembesan-rembesan dan diputuskan tidak dibuka, karena ditakutkan infeksius.

“Menurut panduan (Kemenkes) juga diperbolehkan kalau memang kondisinya seperti itu,” kata Ismail.

Ismail menjelaskan kronologisnya bahwa pasien tersebut masuk RSD Gunung Jati pada tanggal 29 September 2020 pukul 17.00 WIB rujukan dari RS Putera Bahagia dan diantar oleh istrinya.

BACA YUK:  Hari Pahlawan, KAI Gratiskan Guru dan Nakes Naik Kereta Api

“Pihak RS Putera Bahagia menyampaikan informasi bahwa pasien tersebut Reaktif Rapid Test. Kemudian kami lakukan swab dan keesokan harinya mendapatkan hasilnya positif Covid-19,” terang Ismail.

BACA YUK:  Dapat Rekomendasi DKOKP Kota Cirebon, Bioskop CGV Kembali Beroperasi

Lanjut Ismali, sejak pertama dirawat di RSD Gunung Jati, kondisi pasien mengalami penurunan dengan kondisi sesak dan pada tanggal 1 Oktober 2020 mengalami penurunan kesadaran, hingga tanggal 3 Oktober sekitar pukul 14.50 meninggal dunia. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bupati Imron Pimpin Kabupaten Cirebon Secara Virtual

Cirebon,- Tiga hari pasca positif Covid-19 Bupati Cirebon, Drs. H. Imron kini menjalani isolasi mandiri dan tetap menjalankan roda...

Setiap Akhir Pekan di Bulan Desember, KA Argo Cheribon dan Ranggajati Beroperasi

Cirebon,- Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon akan mengoperasikan KA Argo Cheribon...

Apresiasi Kepada Pelanggan, Telkomsel Hadirkan To the POIN Festival

Jakarta,- Jelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Telkomsel kembali memberikan program spesial kepada seluruh pelanggan setia dengan menggelar program To the POIN...

En’s Wedding Festival Secara Virtual Berlangsung Sukses

Cirebon,- En's Virtual Wedding Festival 2020 yang diselenggarakan oleh En's Collections dari tanggal 16-30 November 2020 sukses digelar. Selama 15 hari berlangsung yang diikuti sebanyak...

More Articles Like This