Rabu, 27 Oktober 2021

Pemulasaran Jenazah Covid-19 di Cirebon yang Viral, Ini Kata Direktur RSD Gunung Jati

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Terkait pemulasaran jenazah pasien Covid-19 di Kabupaten Cirebon yang videonya viral di media sosial, dibenarkan oleh pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati, Kota Cirebon.

Menurut pihak RSD Gunung Jati, pasien tuan S yang berumur 37 tahun tersebut meninggal pada hari Sabtu (3/10/2020) sekitar pukul 14.50 WIB.

Direktur RSD Gunung Jati, Ismail Jamaludin mengakui bahwa pemulasaran jenazah Covid-19 sudah sesuai dengan pedoman Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Loading...

“Sebelum dilakukan pemulasaran, kita beritahukan kepada keluarga bahwa karena positif Covid-19, maka akan dilakukan dengan protokol Covid-19. Kami sudah jelaskan secara detail kepada istri dan kakaknya,” ujar Ismail kepada awak media di PSC 119, Jalan Sudarsono, Kota Cirebon, Senin (5/10/2020).

BACA YUK:  Tawarkan One Stop Solution, Daikin Proshop Kini Hadir di Kota Cirebon

Untuk pemulasaran jenazah, lanjut Ismail dilakukan mulai dari pembersihan, dilakukan disinfeksi dengan disemprot, hingga sampai pembungkusan jenazah.

“Kami lakukan mulai dari menggunakan plastik, kain kafan, kain plastik lagi, hingga kantong mayat dan kemudian dimasukan kedalam peti,” bebernya.

“Jadi, yang disebutkan tidak ada kain kafannya mungkin kurang tepat, karena bukti yang kami miliki ada kain kafannya,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ismail menjelaskan kenapa masih ada pakaian dan digunakan diapers, karena pasien tersebut masih mengeluarkan cairan.

“Setelah kami lakukan disinfeksi pada pasien tersebut masih keluar cairan. Bahkan, mohon maaf dari anusnya kami beri kapas tapi tidak mungkinkan dan masih merembes, jadi diputuskan pakai diapers,” jelasnya.

Saat dilakukan pemulasaran, kata Ismail, baju yang digunakan sudah banyak rembesan-rembesan dan diputuskan tidak dibuka, karena ditakutkan infeksius.

“Menurut panduan (Kemenkes) juga diperbolehkan kalau memang kondisinya seperti itu,” kata Ismail.

Ismail menjelaskan kronologisnya bahwa pasien tersebut masuk RSD Gunung Jati pada tanggal 29 September 2020 pukul 17.00 WIB rujukan dari RS Putera Bahagia dan diantar oleh istrinya.

BACA YUK:  Hadirkan Kemudahan, Telkomsel REDI Akses Beragam Layanan Perbankan Digital

“Pihak RS Putera Bahagia menyampaikan informasi bahwa pasien tersebut Reaktif Rapid Test. Kemudian kami lakukan swab dan keesokan harinya mendapatkan hasilnya positif Covid-19,” terang Ismail.

Lanjut Ismali, sejak pertama dirawat di RSD Gunung Jati, kondisi pasien mengalami penurunan dengan kondisi sesak dan pada tanggal 1 Oktober 2020 mengalami penurunan kesadaran, hingga tanggal 3 Oktober sekitar pukul 14.50 meninggal dunia. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

UGJ Gelar Wisuda Sarjana dan Magister ke-60 dan 61 Tahun 2021

Cirebon,- Wisuda sarjana dan magister ke-60 dan 61 tahun 2021 Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon diselenggarakan di Hotel...

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana pembangunan industri di Kota Cirebon....

Edi Baredi Terpilih Menjadi Ketua Kadin Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel Jalan Tuparev,...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

More Articles Like This