Kamis, 21 Oktober 2021

Pemkab Cirebon Targetkan Penurunan Angka Stunting

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Unjuk Rasa di Jalan Siliwangi, Walikota Cirebon Ajak Audensi

Cirebon,- Dua kelompok organisasi masyarakat/LSM melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (14/10/2021). Dua kelompok tersebut...

104 Pejabat di Lingkungan Kabupaten Cirebon Dilantik

Cirebon,- Sebanyak 104 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon di rotasi dan mutasi. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati...

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon terus berupaya untuk menurunkan angka stunting. Salah satu upayanya, yaitu dengan melakukan rembug stunting.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan bahwa jumlah stunting di Kabupaten Cirebon cukup tinggi. Untuk di Jawa Barat, Kabupaten Cirebon masuk dalam level 3.

“Sehingga kita semua, harus peduli untuk menurunkan angka stunting,” ujar Imron, Jumat (27/8/2021).

Loading...

Menurut Imron, untuk bisa melakukan penanggulangan stunting ini, perlu juga dukungan dan kerjasama dari masyarakat. Karena stunting tersebut, bisa disebabkan oleh banyak hal, sejak bayi masih dalam kandungan.

BACA YUK:  Mililiter by Eatboss, Ngopi Simpel yang Kekinian di Cirebon

Sehingga dirinya meminta kepada para ibu hamil, untuk bisa berkoordinasi dengan petugas kesehatan setempat, jika memerlukan pemeriksaan.

“Karena stunting, penyebabnya juga bisa dari awal kandungan,” kata Imron.

Imron juga mengatakan, bahwa dalam rembug stunting ini, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan edukasi tentang pencegahannya. Selain itu, ia juga meminta kepada masyarakat, untuk bisa mengikuti arahan dari instansi yang terkait.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni menuturkan, jumlah stunting di Kabupaten Cirebon saat ini, mencapai 11 persen dari total bayi yang ditimbang.

Sehingga pihaknya menargetkan untuk bisa menekan jumlah stunting di Kabupaten Cirebon. Menurutnya, pada tahun 2020, angka stunting di Kabupaten Cirebon mencapai 13 persen.

“Sehingga kita targetkan bisa turun dari 11 persen pada tahun depan,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Inilah Kegiatan Pemda Kabupaten Cirebon dan Forkopimda untuk Jalin Sinergitas
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Sabut Kelapa, Sumber Energi Terbarukan Pengganti Batu Bara

Cadangan bahan baku penghasil energi yang berasal dari fosil seperti batu bara terus menipis. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat...

Alumni Akabri 1999 Gelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar

Cirebon,- Alumni Akabri 1999 menggelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, Rabu (20/10/2021). Dalam kegiatan tersebut tampak hadir,...

Aliansi Mahasiswa UGJ Gelar Unjuk Rasa di Jalan Bypass Kota Cirebon

Cirebon,- Aliansi Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jari (UGJ) menggelar unjuk rasa di Perempatan Lampu Merah Pemuda, Jalan Bypass, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Aksi tersebut...

Mengenang Para Pahlawan, HUT Partai Golkar ke-57 Gelar Ziarah dan Tabur Bunga

Cirebon,- DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Cirebon menggelar acara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kesenden, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Acara...

More Articles Like This