Jumat, 30 Oktober 2020

Pemkab Cirebon dan Bank Indonesia Dukung Pemasaran Produk UMKM Secara Digital⁣

Populer

Momen Mengharukan Saat Wisuda, Seorang Ayah Gantikan Wisuda Anaknya yang Meninggal

Cirebon,- Sebanyak 803 wisudawan/ wisudawati program Sarjana dan Magister Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Kota Cirebon mengikuti acara wisuda...

Warga Cirebon Budidaya Ikan Cupang Hingga Dijual ke Luar Negeri

Cirebon,- Budidaya ikan cupang kini semakin diminati di Indonesia. Pasalnya, bisnis ikan cupang ini sangat menjanjikan omset hingga ratusan...

Mulai Besok Pembatasan Aktivitas Masyarakat di Kota Cirebon Dicabut

Cirebon,- Pembatasan aktivitas masyarakat di Kota Cirebon rencananya akan berlangsung sampai 31 Oktober 2020. Namun, Walikota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis...

Bupati Cirebon Bolehkan Belajar Tatap Muka Bagi Kecamatan Zona Hijau

Cirebon,- Beberapa sekolah di Kabupaten Cirebon mulai memberlakukan belajar tatap muka. Bupati Cirebon, Drs. H. Imron meminta tetap menjaga...

Wali Kota Cirebon Berikan Rekomendasi Pembukaan Bioskop di Kota Cirebon

Cirebon,- Wali Kota Cirebon Drs. Nashrudin Azis telah memberikan surat rekomendasi terkait pembukaan bioskop di Kota Cirebon. Penyerahan tersebut diberikan...

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon, melakukan pertemuan, untuk membahas pertumbuhan ekonomi pada triwulan ketiga ini.⁣

Pertemuan ini, membahas sinergitas yang akan dibangun, untuk bisa menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang positif, pada triwulan yang ketiga ini.⁣

Menurut Bupati Cirebon, Drs H Imron, M.Ag, Bank Indonesia siap membantu Pemkab Cirebon, untuk bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Salah satunya, yaitu dengan melaksanakan program peningkatan kapasitas.⁣

“BI akan mendukung program kita, salah satunya yaitu terkait pemasaran produk milik UMKM secara digital,” ujar Imron, Rabu (19/8/2020).⁣

Selain itu, Pemkab Cirebon juga saat ini sedang membenahi beberapa hal, untuk mempermudah investasi masuk. Menurut Imron, pihaknya sudah bertemu secara langsung dengan Menteri Agraria, untuk membahas masalah tata ruang di Kabupaten Cirebon.⁣

Pihaknya juga melibatkan ahli dari Institute Teknologi Bandung (ITB), untuk membuat pola ruang di Kabupaten Cirebon.⁣

“Kita terus berusaha untuk mempermudah investasi masuk di Kabupaten Cirebon,” ungkapnya.⁣

Selain terkait tata ruang, kata Imron, Pemerintah Kabupaten Cirebon juga sedang melakukan perbaikan dari internal. Karena menurutnya, evaluasi internal merupakan hal yang cukup penting.⁣

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Bakti Artanta menuturkan, bahwa pertemuan tersebut, membahas tetang optimisme pertumbuhan ekonomi pada triwulan ketiga ini.⁣

BACA YUK:  8 Petugas Positif Covid-19, RSD Gunung Jati Tutup Sementara Pelayanan



Karena menurut Bakti, pada triwulan kedua lalu, pertumbuhan ekonomis secara nasional, mengalami penurunan hingga minus 5,3 persen. Sedangkan di Jawa Barat, pertumbuhan ekonominya yaitu, minus 5,89 persen.⁣

“Pada triwulan kedua pertumbuhan secara nasional alami penurunan hingga minus 5,3 persen dan Jawa Barat minus 5,89 persen. Sehingga kita harus optimis, pada triwulan ketiga ini, bisa positif,” ujar Bakti.⁣

Pada pertemuan dengan Bupati Cirebon, menurut Bakti, ada beberapa hal yang dibahas terkait inflasi, komoditas dan juga UMKM sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.⁣

Bahkan, tambah Bakti, Bupati Cirebon sudah mengizinkan kepada kami, untuk bisa berkolaborasi secara langsung, dengan dinas-dinas yang ada di Kabupaten Cirebon.⁣

“Ini peluang yang sangat bagus. Semoga saja bukan hanya Kabupaten Cirebon yang berkembang, tapi juga wilayah lainnya,” kata Bakti.⁣

Bakti mengaku sangat yakin, bahwa pertumbuhan ekonomi pada triwulan ketiga ini bakal positif. Hal tersebut didasari dari sudah tidak lagi diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).⁣

Dengan sudah diterapkannya Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), diharapkan kegiatan ekonomi di masyarakat lebih produktif dan berkembang.⁣

“Selain produktif, kami berharap tetap menjaga keamanan dan kesehatan. Karena kalau tidak menjaga itu, nanti bisa kembali ke PSBB,” tandas Bakti. (AC212)

BACA YUK:  Inilah Kriteria Pasien yang Berhak Isolasi Mandiri di Hotel
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Libur Panjang, Okupansi Hotel di Kota Cirebon Naik Signifikan

Cirebon,- Libur panjang bersamaan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2020, hunian kamar atau okupansi hotel di Kota Cirebon...

Hari Sumpah Pemuda, KNPI Kabupaten Cirebon Gelar Berbagai Kegiatan

Cirebon,- Dalam rangka Hari Sumpah Pemuda tahun 2020, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Cirebon menggelar berbagai rangkaian kegiatan bakti...

Oktober 2020, Satgas Waspada Investasi Blokir 206 Fintech Lending Ilegal dan 154 Entitas Tanpa Izin

Jakarta,- Satgas Waspada Investasi (SWI) terus meningkatkan upaya penindakan fintech peer to peer lending ilegal serta penawaran investasi dari entitas yang tidak berizin melalui...

Mandiri Syariah Selenggarakan Program Ketahanan Pangan di Lingkungan Pesantren

Cirebon,- Mengimplementasikan Program Pemberdayaan Pondok Pesantren sebagai Ekosistem Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Indonesia, Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) Region IV Bandung dan...

More Articles Like This