Pemilihan Jaka Rara Kota Cirebon Jadi Ajang Promosi Pariwisata dan Budaya

0
59

Cirebon,- Setelah melewati tahapan-tahap mulai dari pendaftaran hingga karantina, sebanyak 22 peserta Jaka Rara Kota Cirebon tahun 2019 memasuk tahap Final.

Acara malam puncak Final Jaka Rara Kota Cirebon berlangsung di Ciremai Grand Ballroom Swiss-Belhotel Cirebon, Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Sabtu (20/4/2019) malam.

Aston Hotel

1. Ajang Mengenalkan Pariwisata dan Budaya

Eha Suhati, dari Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP) Kota Cirebon yang juga Ketua Penyelenggara Jaka Rara Kota Cirebon tahun 2019 mengatakan bahwa kegiatan Pasanhgiri Jaka Rara merupakan agenda tahunan dari Pemerintah Daerah Kota Cirebon melalui DKOKP.

“Kegiatan ini salah satu ajang untuk lebih mengenalkan budaya tradisional yang diikuti oleh para generasi muda,” ujarnya dalam sambutan.

Teja Berlian
Teja Berlian 2
Teja Berlian 3

Sehingga, lanjut Eha, dengan diadakanya pemilihan Jaka Rara Kota Cirebon dapat menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan terhadap daerahnya sendiri.

“Bahkan, bisa juga meningkatkan fungsi kekuatan dan pariwisata, dalam rangka meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Cirebon,” terangnya.

Selain dari itu, kata Eha, pemilihan Jaka Rara ini juga menentukan perwakilan Kota Cirenon untuk ikut berkompetisi menjadi duta wisata dan budaya di ajang Mojang Jajaka Jawa Barat.

2. Tahapantahapan

Eha menjelaskan sebelum memasuki puncak malam grand final Jaka Rara Kota Cirebon tahun 2019, telah dilaksanakan beberapa rangkaian kegiatan sebelumnya.

“Untuk pendaftaran dilaksanakan pada tanggal 25 Januari sampai dengan 28 Februari 2019,” jelasnya.

Setelah dilaksanakan pendaftaran, penyelenggaran melakukan seleksi peserta pada tanggal 2 Maret 2019. Kemudian, peserta yang lolos seleksi melaksanakan pengabdian masyarakat di kelurahan.

“Pengabdian ini dalam rangka mencari informasi perihal masyarakat, ekonomi kreatif, dan pariwisata selama satu bulan,” bebernya.

Tahapan selanjutnya, finalis melaksanakan audiens dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, unjuk kabisa, dan dilanjut dengan karantina.

“Serta malam ini (20/4) merupakan malam puncak grand final Jaka Rara Kota Cirebon tahun 2019,” terangnya.

3. Tantangan

Selain itu, Achmad Multazam, selaku Ketua Paguyuban Jaka Rara Kota Cirebon mengatakan pemilihan Jaka Rara Kota Cirebon merupakan ajang pencarian yang nantinya akan ditugaskan untuk menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Tantangannya adalah, setelah ajang pemilihan Jaka Rara, Dinas Pariwisata akan bekerja sama dengan paguyuban kami untuk membina dan memberikan semangat agar bisa melaksanakan program masing-masing,” ujarnya.

Kerja samanya, kata Achmad, yaitu mereka akan mempromosikan pariwisata dan budaya, khususnya Kota Cirebon.

“Dan pemenangnya nanti akan dikirimkan dalam ajang Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat, yang akan diselenggatakan tahun ini pada bulan Juni,” jelasnya.

4. Dikirim di Ajang Mojang Jajaka Jawa Barat

Achmad berharap, pemenang Jaka Rara Kota Cirebon yang terpilih tahun ini dapat mengikuti ajang Mojang Jajaka Jawa Barat.

“Semoga Jaka Rara terpilih dapat mempresentasikan pariwisata, budaya, dan juga semangat generasi muda Kota Cirebon untuk bersaing dengan perwakilan dari 26 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat,” harapnya.

Achmad menambahkan, prestasi yang sudah diukir oleh Paguyuban Jaka Rara Kota Cirebon ditahun 2018 lalu, yaitu mengirimkan perwakilan terbaik dan bisa bersaing, serta mempromosikan pariwisata dan budaya di Jawa Barat.

“Kedepan, kami mohon dukungannya dan mohon doanya, agar tantangan di Mojang Jajaka Jawa Barat dapat kita lalui dan Kota Cirebon dapat menjadi jawara di ajang bergengsi Mojang Jajaka Jawa Barat,” tandasnya. (AC212)