Kamis, 21 Oktober 2021

Pemerintah Turunkan Tarif Rapid Test Antigen di Jawa – Bali Paling Mahal Rp 99 Ribu

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Unjuk Rasa di Jalan Siliwangi, Walikota Cirebon Ajak Audensi

Cirebon,- Dua kelompok organisasi masyarakat/LSM melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (14/10/2021). Dua kelompok tersebut...

104 Pejabat di Lingkungan Kabupaten Cirebon Dilantik

Cirebon,- Sebanyak 104 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon di rotasi dan mutasi. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati...

Jakarta,- Pemerintah menetapkan tarif terbaru rapid test antigen. Untuk rapid test antigen di Jawa dan Bali kini dipatok harga termahal Rp 99 ribu, dari yang sebelumnya paling mahal Rp 250 ribu.

Kementerian Kesehatan melalui Dirjen Pelayanan Kesehatan (Yankes), Prof Abdul Kadir menjelaskan penurunan tarif terbaru rapid test antigen ini setelah evaluasi yang dilakukan pihaknya.

BACA YUK:  Sekda Kabupaten Cirebon : Jangan Percaya yang Menjanjikan Kelulusan

“Dari hasil evaluasi kami sepakati bahwa batas tari tertinggi pemeriksaan RDT antigen diturunkan menjadi Rpp 99 ribu untuk daerah Jawa Bali, serta sebesar Rp 109 ribu untuk luar Jawa Bali,” kata Abdul Kadir dalam jumpa pers virtual, Rabu (1/9/21).

Loading...

Evaluasi dilakukan melalui perhitungan biaya, terdiri dari beberapa komponen. Yakni jasa pelayanan atau SDM, komponen reagen dan barang habis pakai, komponen biaya SDM, overheat, dan komponen lainnya.

Kadir meminta semua Kadinkes provinsi hingga daerah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemberlakuan aturan baru

“Pemerintah akan melakukan evaluasi batasan tarif tertinggi pemeriksaan rapid test PCR dan pemeriksaan rapid test antigen ini untuk ditinjau ulang secara berkala sesuai kebutuhan dan perkembangan pasar,” tutup dia.(*)

 

BACA YUK:  Kini Penggemar Jazz di Cirebon Bisa Menikmati Kembali Jazz Night
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Alumni Akabri 1999 Gelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar

Cirebon,- Alumni Akabri 1999 menggelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, Rabu...

Mengenang Para Pahlawan, HUT Partai Golkar ke-57 Gelar Ziarah dan Tabur Bunga

Cirebon,- DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Cirebon menggelar acara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kesenden, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Acara...

Akselerasi Implementasi Kampus Merdeka, Tim Program Matching Fund UGJ Gelar Workshop

Cirebon,- Tim Program Matching Fund Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menggelar kegiatan Workshop Teaching Factory Digital Marketing dan Marketplace Digital Marketing. Kegiatan tersebut...

Horison Ultima Kertajati Siap Beroperasi Akhir Tahun 2021

Bekasi,- PT Metropolitan Land Tbk (Metland) melalui anak perusahaan PT Sumber Tata Lestari melanjutkan pembangunan Hotel Horison Ultima Kertajati yang berlokasi di jalan Kadipaten...

More Articles Like This