Rabu, 2 Desember 2020

Pemerintah dan DPRD Kota Cirebon Bersepakat Perjuangkan Aspirasi dari Aliansi Mahasiswa Ciayumajakuning

Populer

MD 7 Hotel Hadir di Cirebon, Tawarkan Promo Menarik Hanya Rp. 187 ribu/Malam

Cirebon,- MD 7 Hotel merupakan hotel budget yang terletak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Hotel dengan 8 lantai ini...

Ratusan Guru dan Nakes di Cirebon Manfaatkan Program Naik KA Gratis

Cirebon,- Sejak dihadirkannya program PT KAI Gratiskan Guru dan Tenaga Kesehatan (Nakes) Naik Kereta Api sejak awal November 2020...

Crab 1818 Hadirkan Promo Bapper, Harga Lebih Murah ⁣

Cirebon,- Restoran Pelopor Bancakan Seafood pertama di Kota Cirebon, Crab 1818 kembali menghadirkan promo untuk pelanggan.⁣ ⁣ Crab 1818 yang berlokasi...

Kandang Ayam Hadir di Cirebon, Tawarkan Menu Olahan Ayam dan Pilihan Sauce

Cirebon,- Resto Kandang Ayam kini hadir meramaikan kuliner di Kota Cirebon. Bertempat di Jalan Sudarsono, Kota Cirebon, Resto Kandang...

Tiket KA untuk Libur Natal dan Tahun Baru Sudah Bisa Dipesan

Cirebon,- Jelang libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah membuka pemesanan tiket...

Cirebon,- Ribuan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) kembali mendatangi gedung DPRD Kota Cirebon, di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (26/9/2019).

Kedatangan mereka kembali menuntut kepada DPRD Kota Cirebon dan Pemerintah Kota Cirebon terkait Rancangan Undang-Undang yang dianggap ngawur dan menyengsarakan rakyat banyak.

Baca Yuk: Aliansi Mahasiswa Ciayumajakuning Serukan Tolak Revisi UU KPK dan RKUHP di DPRD Kota Cirebon

Loading...

1. Sengsarakan Rakyat

Ginanjar, selaku Juru Bicara Aliansi Mahasiswa Ciayumajakuning mengatakan RUU yang menyengsarakan rakyat adalah RUU Pertanahan, RUU Minerba, RUU SDA dan segera mengesahkan RUU PKS (Penghapusan Kekerasan Seksual).

BACA YUK:  Keuntungan Menggunakan Drone Selama Penyelamatan dan Pengawasan

“Kami juga mendesak kepada Presiden untuk mencabut RUU KPK lewat Perpu yang segera harus diterbitkan,” ujarnya usai aksi kepada awak media.

Selain itu, aksi Aliansi Mahasiswa Ciayumajakuning yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Cirebon, Ketua dan anggota DPRD Kota Cirebon, serta Kapolres Cirebon Kota juga menentang segala bentuk represif aparat.

Baca Yuk: Ancam Kebebasan Pers, Aliansi Jurnalis Ciayumajakuning Gelar Aksi Damai Tolak RKUHP

2. Disepakati Bersama

Dalam pertemuan mahasiswa dengan Wali Kota Cirebon, Ketua dan Anggota DPRD Kota Cirebon, beserta Kapolres Cirebon Kota, bahwa tuntutan yang diberikan Aliansi Mahasiswa Ciayumajakuning disepakati bersama.

“Hasilnya, Pemerintah Daerah Kota Cirebon, lewat lembaga legislatif sendiri akan menyampaikan ke lembaga pusat DPR RI pada hari Senin,” kata Ginanjar.

“Ini sebagai bentuk kongkrit Pemerintah Daerah Kota Cirebon untuk memberantas korupsi dan Rancangan Undang-undang yang dirasa ngawur,” imbuhnya.

Untuk UU Revisi KPK, kata Ginanjar harus dicabut, karena itu dirasa membatasi ruang gerak KPK dalam memberantas korupsi.

“Jadi, bila undang-undang ini berlaku akan melemahkan KPK dalam kinerjanya,” tegas Ginanjar.

BACA YUK:  Keuntungan Menggunakan Drone Selama Penyelamatan dan Pengawasan

Aliansi Mahasiswa Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) menggelar aksi di gedung DPRD Kota Cirebon.

3. Bersepakat Memperjuangkan Aspirasi Mahasiswa

Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis bersama DPRD Kota Cirebon yang duduk bersama Aliansi Mahasiswa Ciayumajakuning di jalan ini bersepakat untuk memperjuangkan aspirasinya.

Menurut Azis, mahasiswa dari Wilayah Ciayumajakuning ini telah membuktikan dan peduli terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Apa yang disampaikan aspirasi pada hari ini, pada hakekatnya kami penyelenggara pemerintahan Kota Cirebon dan pemerintah Ciayumajakuning, termasuk DPRD setuju dengan perjuangan teman-teman mahasiswa,” ujarnya saat orasi di hadapan mahasiswa.

Aliansi Mahasiswa Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) menggelar aksi di gedung DPRD Kota Cirebon.

Menurut Azis, teman-teman mahasiswa tidak perlu khawatir, karena aspirasi dari mahasiswa akan disampaikan langsung kepada Pemerintah Pusat dan DPR RI.

“Kami penyelenggara pemerintahan bersedia memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi mahasiswa,” tegasnya.

Rencananya surat tuntutan yang ditanda tangani oleh Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati akan diserahkan kepada Pemerintah Pusat dan DPR RI pada hari Senin mendatang.

“Biar tidak PHP, nanti saat penyerahan akan dibuktikan dengan surat tanda terima, foto, bahkan sampai video,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Mulai Desember, Pegawai di Pemkab Cirebon Gunakan Batik Mande Praja Caruban

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon telah menetapkan Batik Mande Praja Caruban sebagai batik baru untuk seluruh pegawai di Pemerintahan Kabupaten...

Telkomsel Raih Predikat Terbaik pada 2020 Cloudera Data Impact Award

Jakarta,- Telkomsel terpilih menjadi pemenang pada 2020 Cloudera Data Impact Awards, ajang penghargaan internasional yang mengapresiasi upaya 1.400 perusahaan di seluruh dunia dalam menciptakan...

Coba Deh Bebek Nasi Rempah, Cita Rasa yang Khas Bumbu Indonesia

Cirebon,- Berawal dari hobi masak dan kulineran, Nudiana Sari warga Bumi Arum Sari, Kabupaten Cirebon mengambil peluang untuk membuka usaha kuliner. Usaha yang sudah digeluti...

Pengecatan Rambu Jalur Sepeda Mulai Dilakukan di Kota Cirebon

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mulai melakukan pengecatan rambu jalur sepeda, Senin (30/11/2020). Pengecatan rambu jalur sepeda baru dilakukan di sepanjang Jalan Dr. Wahidin...

More Articles Like This