Sabtu, 25 September 2021

Pemerintah dan DPRD Kabupaten Cirebon Mendukung Penolakan UU Omnibus Law

Populer

KAI Buka Lowongan Kerja dan Tidak Dipungut Biaya

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) saat ini sedang membuka rekrutmen untuk berbagai formasi. Masyarakat yang ingin melamar dapat...

Wanita Cantik Asal Cirebon Ini Memiliki Segudang Prestasi Biliar

Cirebon,- Cantik dan pintar bermain biliar, itulah gambaran yang cocok bagi Nony Krystianti Andilah. Wanita berkulit putih asal Cirebon...

Kampoeng Photography dan Videography (KPV) Merayakan Anniversary yang Kedua

Cirebon,- Kampung Photographer adalah sebutan dari Komunitas Photography dan Videography (KPV) yang terletak di Desa Gintung Kidul Kecamatan Ciwaringin...

Inilah Pembalap Muda Purworejo Masuk di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2022

Purworejo,-  Kabar membanggakan datang dari dunia balap motor Indonesia. Pasalnya, Fadillah Arbi Aditama yang merupakan pembalap muda asal Purworejo ini resmi di...

Grand Opening Meetime Rasain Cabang Ketiga di Majasem

Cirebon,- Meetime Rasain Cirebon membuka cabang ketiganya di Jalan Perjuangan – Majasem No. A2 Kota Cirebon (tepatnya di depan...

Cirebon,- Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati dan Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Jumat (9/10/2020).

Kedatangan tersebut dalam rangka menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) yang merugikan para buruh.

Dalam aksi unjuk rasa, para mahasiswa ditemui oleh Bupati Cirebon, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, dan juga Kapolresta Cirebon.

Loading...

Bambang Hermanto, selaku Ketua HMI Cabang Cirebon mengatakan bahwa Ketua DPRD Kabupaten Cirebon telah menandatangani pernyataan penolakan undang-undang Omnibus Law.

“Begitu pun Bupati Cirebon hadir, beliau telah mengeluarkan surat resmi dan sepakat Omnibus Law di tolak,” ujar Bambang usai unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Cirebon.

BACA YUK:  Temui Anak Pemulung, ACT Cirebon Berikan Bantuan Perlengkapan Sekolah

Lanjut Bambang, pihaknya akan terus menyikapi hal tersebut sampai kapanpun hingga turunnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang dan Omnibus Law telah dihapuskan.

“Penolakan ini karena memang, Omnibus Law banyak pasal-pasal atau beberapa bab yang merugikan masyarakat. Baik itu bidang pendidikan, ketenagakerjaan, dan yang lainnya,” tandasnya.

Sedangkan, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M. Lutfi mengatakan bahwa pihaknya sepakat untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Kabupaten Cirebon, khususnya mahasiswa kepada Pemerintah Pusat terkait penolakan Undang-undang Omnibus Law.

“Ada koreksi-koreksi sosial atas kebijakan yang dibuat oleh pemerintah pusat terkait Omnibus Law dan UU Cipta Kerja,” ujarnya.

Terkait dengan penolakan, Lutfi berharap, pemerintah pusat untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang yang bisa menjadi kompromi terbaik antara kebutuhan investasi yang bisa menciptakan banyak kesempatan kerja dengan hak-hak masyarakat.

“Kami harap pemerintah pusat bisa mengeluarkan peraturan pengganti undang-undang terkait ketenagakerjaan yang banyak berubah dari sebelumnya,” bebernya.

Lutfi mendukung perjuangan yang dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Cirebon dan mendorong untuk mencari solusi yang terbaik dengan persoalan ini.

BACA YUK:  Temui Anak Pemulung, ACT Cirebon Berikan Bantuan Perlengkapan Sekolah

“Kami meminta kepada teman-teman tidak anarkis dan menggunakan media-media yang diakui secara hukum untuk mendorong pemerintah pusat mengeluarkan Perpu,” katanya.

“Kami sudah membuat surat tentang ini dan akan kami sampaikan kepada DPR RI dan Presiden tentang dukungan ini,” pungkasnya.

Pantauan About Cirebon di lokasi, unjuk rasa berlangsung dengan tertib dan aman. Setelah aspirasi yang disampaikan diterima, mereka langsung membubarkan diri dengan tertib. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Bupati – Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Tekan kesepakatan KUA dan PPAS Perubahan APBD 2021

Cirebon,- Bupati Cirebon Imron Rosyadi dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon Mohamad Lutfi tandatangani Nota Kesepakatan...

Kampung Dongeng Kuningan Salurkan Buku Bacaan untuk Taman Baca Masyarakat

Kuningan,- Pergerakan literasi pada masyarakat Kuningan semakin meningkat. Hal tersebut ditandai dengan bermunculannya beberapa Rumah Baca/TBM (Taman Bacaan Masyarakat). Sebagai penggiat literasi, Kampung Dongeng Kuningan...

Inilah Pesona Alam Sanghyang Dora Majalengka sebagai Destinasi Berkemah

Majalengka,- Menikmati suasana baru dengan berkemah, bisa jadi alternatif liburan yang menyenangkan. Dan, salah satu referensi tempat berkemah yang tengah banyak diminati oleh para...

Pesan Raisa untuk Wanita Indonesia

“Aku ingin membagikan arti kecantikan positif untuk membuat semua wanita bersinar, merasa kuat, dan mampu menggapai masa depan yang lebih bahagia.” -Raisa Andriana Empowerment  Semua wanita memiliki...

More Articles Like This