Sabtu, 5 Desember 2020

Pemerintah dan DPRD Kabupaten Cirebon Mendukung Penolakan UU Omnibus Law

Populer

Istri Sunjaya Purwadisastra, Hj. Wahyu Tjiptaningsih Terpilih Jadi Wakil Bupati Cirebon

Cirebon,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon menetapkan Hj. Wahyu Tjiptaningsih sebagai Calon Terpilih Wakil Bupati Cirebon sisa...

Crab 1818 Hadirkan Promo Bapper, Harga Lebih Murah ⁣

Cirebon,- Restoran Pelopor Bancakan Seafood pertama di Kota Cirebon, Crab 1818 kembali menghadirkan promo untuk pelanggan.⁣ ⁣ Crab 1818 yang berlokasi...

Kandang Ayam Hadir di Cirebon, Tawarkan Menu Olahan Ayam dan Pilihan Sauce

Cirebon,- Resto Kandang Ayam kini hadir meramaikan kuliner di Kota Cirebon. Bertempat di Jalan Sudarsono, Kota Cirebon, Resto Kandang...

Mulai Desember, Pegawai di Pemkab Cirebon Gunakan Batik Mande Praja Caruban

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon telah menetapkan Batik Mande Praja Caruban sebagai batik baru untuk seluruh pegawai di Pemerintahan Kabupaten...

MD 7 Hotel Hadir di Cirebon, Tawarkan Promo Menarik Hanya Rp. 187 ribu/Malam

Cirebon,- MD 7 Hotel merupakan hotel budget yang terletak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Hotel dengan 8 lantai ini...

Cirebon,- Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati dan Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Jumat (9/10/2020).

Kedatangan tersebut dalam rangka menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) yang merugikan para buruh.

Dalam aksi unjuk rasa, para mahasiswa ditemui oleh Bupati Cirebon, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, dan juga Kapolresta Cirebon.

Loading...

Bambang Hermanto, selaku Ketua HMI Cabang Cirebon mengatakan bahwa Ketua DPRD Kabupaten Cirebon telah menandatangani pernyataan penolakan undang-undang Omnibus Law.

BACA YUK:  Telkomsel Hadirkan Kelas Parenting Kiat Sukses Mengasuh Anak di Masa Pandemi

“Begitu pun Bupati Cirebon hadir, beliau telah mengeluarkan surat resmi dan sepakat Omnibus Law di tolak,” ujar Bambang usai unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Cirebon.

Lanjut Bambang, pihaknya akan terus menyikapi hal tersebut sampai kapanpun hingga turunnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang dan Omnibus Law telah dihapuskan.

“Penolakan ini karena memang, Omnibus Law banyak pasal-pasal atau beberapa bab yang merugikan masyarakat. Baik itu bidang pendidikan, ketenagakerjaan, dan yang lainnya,” tandasnya.

Sedangkan, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M. Lutfi mengatakan bahwa pihaknya sepakat untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Kabupaten Cirebon, khususnya mahasiswa kepada Pemerintah Pusat terkait penolakan Undang-undang Omnibus Law.

“Ada koreksi-koreksi sosial atas kebijakan yang dibuat oleh pemerintah pusat terkait Omnibus Law dan UU Cipta Kerja,” ujarnya.

Terkait dengan penolakan, Lutfi berharap, pemerintah pusat untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang yang bisa menjadi kompromi terbaik antara kebutuhan investasi yang bisa menciptakan banyak kesempatan kerja dengan hak-hak masyarakat.

“Kami harap pemerintah pusat bisa mengeluarkan peraturan pengganti undang-undang terkait ketenagakerjaan yang banyak berubah dari sebelumnya,” bebernya.

Lutfi mendukung perjuangan yang dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Cirebon dan mendorong untuk mencari solusi yang terbaik dengan persoalan ini.

BACA YUK:  Tong-tong Enon Kembangkan Bisnis Penjualan Tanaman dan Pembuatan Taman

“Kami meminta kepada teman-teman tidak anarkis dan menggunakan media-media yang diakui secara hukum untuk mendorong pemerintah pusat mengeluarkan Perpu,” katanya.

“Kami sudah membuat surat tentang ini dan akan kami sampaikan kepada DPR RI dan Presiden tentang dukungan ini,” pungkasnya.

Pantauan About Cirebon di lokasi, unjuk rasa berlangsung dengan tertib dan aman. Setelah aspirasi yang disampaikan diterima, mereka langsung membubarkan diri dengan tertib. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bupati Imron Pimpin Kabupaten Cirebon Secara Virtual

Cirebon,- Tiga hari pasca positif Covid-19 Bupati Cirebon, Drs. H. Imron kini menjalani isolasi mandiri dan tetap menjalankan roda...

Setiap Akhir Pekan di Bulan Desember, KA Argo Cheribon dan Ranggajati Beroperasi

Cirebon,- Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon akan mengoperasikan KA Argo Cheribon...

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, KAI Siagakan Sarana Prasarana

Cirebon,- Menjelang liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru), PT KAI Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon menyiagakan seluruh sarana, prasarana, dan SDM yang...

En’s Wedding Festival Secara Virtual Berlangsung Sukses

Cirebon,- En's Virtual Wedding Festival 2020 yang diselenggarakan oleh En's Collections dari tanggal 16-30 November 2020 sukses digelar. Selama 15 hari berlangsung yang diikuti sebanyak...

More Articles Like This