Minggu, 5 April 2020

Pemerintah Daerah Kota Cirebon Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Ruas Jalan Kota Cirebon

Populer

Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Jadi Dua Orang

Cirebon,- Pasien positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19 bertambah satu orang di Kabupaten Cirebon. Hal tersebut disampaikan Gugus Tugas...

Mulai 1 April sampai 1 Mei 2020, Daop 3 Cirebon Batalkan 15 Perjalanan KA Argo Cheribon, Ini Daftarnya

Cirebon,- Untuk meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran virus Corona atau Covid-19, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3...

Grage Mall dan Grage City Mall Akan Tutup Sementara Selama Dua Pekan

Cirebon,- Mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19, Grage Group akan menutup sementara Grage Mall dan...

Kota Cirebon Tidak Terapkan Lockdown, Warga Datang dari Wilayah Epicentrum Akan Dipantau

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon tidak akan menerapkan lockdown wilayah. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Cirebon usai kegiatan...

Dua Mobil Water Canon Dikerahkan Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan Kota Cirebon

Cirebon,- Sat Brimob Batalyon C Pelopor Polda Jawa Barat bersama dengan Polres Cirebon Kota, unsur TNI, serta Satpol PP...

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon terus meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran virus Corona atau covid-19.

Salah satu peningkatan kewaspadaan tersebut, Pemda Kota Cirebon melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah ruas jalan di Kota Cirebon, Senin (23/3/2020).

Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis mengatakan dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di jalan-jalan ini untuk mengingatkan kepada masyarakat Kota Cirebon untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Penyemprotan cairan disinfektan ini bukan hanya dilakukan sekali ini saja, tetapi akan dilakukan secara terjadwal,” ujar Azis.

Loading...

Baca yuk: Wali Kota Cirebon: Masyarakat yang Berkerumun Akan Kami Bubarkan untuk Cegah Virus Corona

Lanjut Azis, penyemprotan ini akan dilakukan di wilayah yang ada di Kota Cirebon, namun secara bertahap. Untuk yang pertama, dilakukan di kawasan tertib lalu lintas (KTL) yang dikunjungi banyak orang.

“Pertama kita lakukan penyemprotan di jalan yang banyak di kunjungi, seperti di enam ruas jalan KTL. Nanti ke depan akan dilakukan secara bertahap,” kata Azis.

Penyemprotan cairan disinfektan ini dilakukan menggunakan mobil pemadam kebakaran Kota Cirebon, yang didalamnya sudah diberikan cairan anti septik.

“Air yang ada di dalam mobil pemadam kebakaran ini sudah diberikan cairan anti septik, yang menurut aturan kesehatan bisa membunuh virus,” jelas Azis.

Azis menambahkan, bahwa pihaknya membutuhkan kreativitas dari RW dan kreativitas masyarakat di Kota Cirebon. Karena, Pemerintah Daerah tidak akan mampu melakukan penyemprotan ke seluruh wilayah Kota Cirebon.

“Kami harapkan ada kreasi dari masyarakat, yang dipelopori oleh RW, Lurah dan Camat, untuk menjaga kampungnya dari virus Corona melalui penyemprotan,” terangnya.

“Sehingga, dapat menggugah masyarakat Kota Cirebon secara keseluruhan agar meningkatkan kewaspadaan dan berkreasi bagaimana melakukan upaya pencegahan penyebaran virus Corona,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Aston Cirebon Hotel Tutup Sementara Mulai 5 April Hingga 3 Juni 2020

Cirebon,- Untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 dan juga mendukung himbauan pemerintah, Aston Cirebon Hotel &...

Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina Serahkan Bantuan Ratusan APD untuk Dinkes Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Anggota Komisi VII DPR RI, Hi. Selly Andriany Gantina menyerahkan bantuan berupa ratusan alat pelindung diri (APD) kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Sabtu...

KAI Perpanjang Pengembalian 100 Persen Pembatalan Tiket Hingga 4 Juni 2020

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperpanjang kebijakan pengembalian 100 persen untuk pembatalan tiket kereta api menjadi hingga keberangkatan 4 Juni 2020 atau H+10...

Dampak Covid-19, Pedagang Pasar Keluhkan Penurunan Omset dan Sepi Pembeli

Cirebon,- Sejak mewabahnya virus Corona atau Covid-19, sejumlah pedagang pasar mengeluhkan penurunan omset dan sepi pembeli.Seperti yang dialami Tini, pedagang Pasar Pagi Kota Cirebon...

Mulai Senin, Pemda Kota Cirebon Berlakukan Pembatasan Jam Operasional Untuk Swalayan dan Pasar Tradisional

Cirebon,- Menindaklanjuti Keputusan Presiden Nomor 7 tahun 2020 tentang gugus tugas percepatan penanganan Corona atau Covid-19 dan memperhatikan Keputusan Presiden Momor 11 tahun 2020...

More Articles Like This