Pemerintah Arab Saudi Larang Selfie dan Ambil Gambar di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Kenapa?

Jakarta, 23 Nopember 2017, – Kementerian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi melalui Ditjen Konsuler-Direktorat Haji dan Wakaf mengirimkan surat/nota diplomatik kepada seluruh Kementerian Haji dan Umroh di seluruh dunia.

Adapun isi surat tersebut menerangkan Kerajaan Arab Saudi mengeluarkan instruksi berisi larangan pengambilan gambar di dalam dua masjid suci dan serambinya dengan menggunakan segala jenis, bentuk dan sarana apapun.

Larangan ini disebutkan untuk menghormati kesucian dua masjid dan demi terciptanya suasana ibadah bagi orang-orang yang berada di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

BACA YUK:  Tingkatkan Kompetensi CPMI, Disnaker Kabupaten Cirebon Gandeng LPK Luar Negeri

“Dan oleh karena pengambilan gambar di dalam dua masjid suci akan mengganggu dan memancing perasaan orang-orang yang ada di dua masjid suci, dan tidak melakukan perbuatan yang vulgar dan bersenda gurau ketika melakukan ibadah” tulis Nota Diplomatik yang ditandatangani Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Dr. Mohammed Saleh Bin Taher Benten pada tanggal 12 November 2017.

Baca: SURAT EDARAN KEMENTERIAN KSA

Kementerian Haji dan Umrah pun menghimbau untuk kiranya Pemerintah setempat dapat memberikan penyuluhan kepada jamaah haji dan umrah agar tidak melakukan seperti itu.

BACA YUK:  Spektakuler Sepanjang Sejarah, UGJ Wisuda 1202 Mahasiswa dalam Satu Hari

“Menegaskan kepada mereka mengenai pentingnya merespon instruksi tersebut yang melarang pengambilan gambar di dalam dua masjid suci dengan kamera biasa, kamera televisi, kamera video atau lainnya,” sambung tulisan dalam nota diplomatik yang diterima About Cirebon, Kamis (23/11/2017).

Bahkan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi pun pun akan memberikan sanksi tegas dengan melakukan penyitaan film hasil jepretan dan kamera yang dilakukan oleh pihak keamanan masjid.

Salah satu mutawif asal Indonesia membenarkan terkait larangan pengambilan gambar tersebut. Namun sejauh ini yang terjadi baru sebatas himbauan petugas keamanan dua masjid suci tersebut.

BACA YUK:  Menemukan Panduan Hidup Bersama Sounding Dawn

“Baru sebatas himbauan dari petugas keamanan, ini terkait perbaikan yang sedang dilakukan di dalam masjid,” ujar Achmad Ali Wafa, salah satu WNI di Mekkah yang dihubungi About Cirebon . (AC350)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *