Pemda Kota Cirebon Siap Optimalkan Program Cirebon Satu Data

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon siap mengoptimalkan program Cirebon Satu Data (CSD) melalui komitmen bersama seluruh perangkat daerah maupun non perangkat daerah.

Penandatanganan komitmen bersama dilakukan berbarengan dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kota Cirebon tahun 2023, Senin (14/3/2022), di Ballroom Hotel Prima Kota Cirebon.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Cirebon, Iing Daiman mengaku momentum Musrenbang sangat tepat untuk mengingatkan kembali pentingnya program CSD.

“Program CSD ini diluncurkan pada 2018. Beberapa masalah akan kita perbaiki dan layanannya terus ditingkatkan. Salah satunya dengan melakukan komitmen bersama dengan semua pihak,” ujarnya.

BACA YUK:  Pansus DPRD Rekomendasikan Pemkot Cirebon Siapkan Raperda RTRW 2022-2042

Iing menambahkan, data yang masuk dalam program CSD ini berasal dari kontributor data, yakni perangkat daerah maupun non perangkat daerah. Seluruh kontributor juga masuk dalam forum CSD.

“Program CSD ini berdasarkan Perpres Nomor 39/2019 tentang Indonesia Satu Data. Para kontributor merupakan lembaga yang memiliki, mengelola dan menyajikan data,” kata Iing yang juga Ketua Forum CSD Kota Cirebon.

Setiap kontributor data, kata Iing, akan memiliki akun dan dapat menginput atau memperbarui data. Jenis data yang diinput juga merupakan data yang tidak dikecualikan.

BACA YUK:  Wakil Wali Kota Cirebon Sambut Baik Hadirnya Agenda Cirebon

“Kontributor menginput datanya sendiri. Biasanya pembaruan data dilakukan setiap periode. Misalnya data terbaru jumlah penduduk, maka akan perbarui per tiga bulan,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa mengatakan pihaknya sebagai wali data pada Forum CSD mendorong agar bisa mewujudkan data yang bisa mendukung pengambilan kebijakan.

“Sebagai wali data, kami membantu supaya data sesuai dengan prinsip satu data. Sekaligus kami membantu menyiapkan infrastrukturnya,” ujar Ma’ruf.

Ma’ruf juga menegaskan, bahwa CSD ini terbuka untuk siapapun, termasuk untuk mengunduh data. “Nanti output-nya bisa menjawab kebutuhan data, baik untuk LKPJ, LKTD dan LKIP,” singkatnya. (AC212)

BACA YUK:  Majukan Ekonomi Wilayah Ciayumajakuning, BI Jabar Gelar Sarasehan
(Dilihat: 41 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.