Senin, 17 Mei 2021

Pemda Kota Cirebon Setujui Empat Raperda Prakarsa DPRD Kota Cirebon

Populer

Kampung Sabin, Tawarkan Konsep Suasana Bali

Cirebon,- Ingin merasakan suasana seperti di Ubud Bali, kini tidak perlu jauh-jauh harus pergi ke Bali. Pasalnya, di Cirebon...

Pesona Curug Cigetruk yang Belum Banyak Orang Tahu dengan Ketinggian 27 Meter⁣⁣⁣

⁣⁣Cirebon,- Kecamatan Dukupuntang dikenal sebagai salah satu wilayah kecamatan penyangga pariwisata berbasis alam (Agrowisata) di Kabupaten Cirebon.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ Terdapat berbagai sumber...

Habiskan Waktu Libur Lebaran Staycation di Aston Cirebon Aja, ini Fasilitasnya

Cirebon,- Pemerintah memberlakukan larangan mudik lebaran pada tahun 2021 ini. Akibat larangan mudik, banyak orang yang bingung untuk menghabiskan...

Serentak, PGRI Kota Cirebon Bagikan 3000 Takjil dan Nasi Kotak di 4 Kecamatan⁣

Cirebon,- Di penghujung Ramadan 1442 H ini, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Cirebon mengadakan kegiatan berbagi. Berbeda dengan...

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) menyetujui empat usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dari DPRD Kota Cirebon. Usulan empat Raperda prakarsa DPRD Kota Cirebon ini berlangsung di ruang Adipura Kencana, Balaikota Cirebon.

Empat Raperda tersebut yakni Raperda tentang smart city, Raperda tentang penyelenggaraan utilitas kabel, Raperda tentang penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga, serta Raperda tentang konservasi air tanah melalui sumur resapan dan lubang resapan biopori.

Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis menyampaikan terima kasih dan menyambut baik atas usulan empat Raperda yang disampaikan oleh DPRD Kota Cirebon. Raperda prakarsa DPRD merupakan wujud tanggung jawab wakil rakyat di Kota Cirebon.

Loading...

“Mereka senantiasa berkomitmen untuk mengangkat isu-isu strategis atau aspirasi yang tumbuh dan berkembang di masyarakat,” ujar Azis.

Menurut Azis, ini selaras dengan Peraturan Pemerintah Nomor 72 tahun 2019, karena masih banyak peraturan daerah (Perda) yang harus disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang baru.

BACA YUK:  Satreskrim Polresta Cirebon Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan di Palimanan

Untuk smart city, kata Azis, Pemda Kota Cirebon sebelumnya telah membuat Perda No 5 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Komunikasi dan Informasi. “Namun agar regulasi perda tersebut harmoni dan sinergi, diperlukan sebuah payung hukum untuk menciptakan smart city di Kota Cirebon,” ungkap Azis.

Sedangkan Raperda tentang penyelenggaraan utilitas kabel memang diperlukan sehingga bisa “memaksa” instansi utilitas kabel, baik BUMN maupun swasta untuk melakukan perbaikan dan pemulihan terhadap sarana dan prasarana kota yang rusak sebagai dampak pembangunan.

“Regulasi ini juga mampu memberikan kenyamanan terhadap lingkungan dan masyarakat melalui penempatan jaringan utilitas di bawah atau di atas tanah,” jelas Azis.

Sedangkan melalui regulasi penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga nantinya diharapkan dapat meningkatkan kualitas keluarga dalam mewujudkan kesetaraan. Seperti meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak serta perlindungan terhadap hak-haknya.

BACA YUK:  PT MBM Buka Kemitraan Bisnis Lebah Klenceng, ini Keunggulan dan Manfaatnya

Selanjutnya untuk Raperda tentang konservasi air tanah melalui sumur resapan dan lubang resapan biopori, Pemda Kota Cirebon sebelumnya telah membuat peraturan Wali Kota Nomor 38 tahun 2019 tentang Pelaksanaan Konservasi Air Tanah Melalui Sumur Resapan dan Lubang Resapan Biopori. “Tujuannya untuk melaksanakan konservasi air tanah dengan mewajibkan mereka membuat sumur resapan atau lubang resapan biopori (LRB),” terang Azis.

Untuk itu Azis menyarankan agar muatan materi atau substansi yang diatur dalam peraturan Wali Kota tersebut dapat diadopsi atau dimodifikasi regulasinya. Sehingga substansi raperda yang akan dibahas bersama menjadi sempurna.

Sementara itu Ana Susanti, S.E., Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), menjelaskan empat Raperda yang diajukan memiliki maksud dan tujuan untuk melayani kepentingan masyarakat Kota Cirebon. Raperda tentang penyelenggaraan Cirebon kota cerdas (smart city) bertujuan mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta mengoptimalkan pelayanan publik.

Sedangkan Raperda tentang penyelenggaraan utilitas kabel bertujuan agar masyarakat nyaman dan terciptanya induk jaringan utilitas secara terpadu di Kota Cirebon.

Raperda penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga memiliki tujuan untuk mengembangkan keluarga yang harmonis, mewujudkan keluarga yang berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhannya dengan optimal.

BACA YUK:  Telkomsel Jalin Kemitraan Strategis dengan Vision+, Hadirkan Konten Original Series hingga Live TV Nasional

Sementara Raperda tentang konservasi air tanah melalui sumur resapan dan lubang biopori dibutuhkan seiring dengan meningkatnya alih fungsi lahan dan air hujan yang bisa menjadi sumber air bersih namun tidak bisa terserap oleh tanah.

“Sehingga sering menimbulkan banjir pada musim penghujan,” tandas Ana. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Libur Lebaran, Pengunjung Goa Sunyaragi Meningkat Dibanding Tahun Lalu⁣

Cirebon - Objek wisata Taman Air Goa Sunyaragi (TAGS) di Kelurahan Sunyaragi Kecamatan Kesambi Kota Cirebon menerapkan protokol kesehatan...

Daop 3 Cirebon Berangkatkan 1.599 Penumpang Gunakan KA Non Mudik

Cirebon,- Pelarangan mudik yang di mulai sejak tanggal 6 hingga 17 Mei 2020, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon mengoperasikan 6 KA...

Arus Balik, Satlantas Polres Cirebon Kota Lakukan Penyekatan

Cirebon,- Satuan lalu lintas Polres Cirebon Kota melakukan penyekatan arus mudik lebaran. Penyekatan dilaksanakan di pos penyekatan Kalijaga, Kota Cirebon, Sabtu (15/5/2021). Kasatlantas Polres Cirebon...

Kampung Sabin, Tawarkan Konsep Suasana Bali

Cirebon,- Ingin merasakan suasana seperti di Ubud Bali, kini tidak perlu jauh-jauh harus pergi ke Bali. Pasalnya, di Cirebon pun sekarang sudah ada Kampung...

More Articles Like This