Minggu, 29 November 2020

Pemda Kabupaten Cirebon Menutup Sementara Makam Sunan Gunung Jati Untuk Penziarah

Populer

MD 7 Hotel Hadir di Cirebon, Tawarkan Promo Menarik Hanya Rp. 187 ribu/Malam

Cirebon,- MD 7 Hotel merupakan hotel budget yang terletak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Hotel dengan 8 lantai ini...

Ratusan Guru dan Nakes di Cirebon Manfaatkan Program Naik KA Gratis

Cirebon,- Sejak dihadirkannya program PT KAI Gratiskan Guru dan Tenaga Kesehatan (Nakes) Naik Kereta Api sejak awal November 2020...

Mulai Besok, Pertamina Hadirkan Program Pertalite Harga Khusus di Cirebon

Cirebon,- Sebagai upaya mendukung kualitas udara yang lebih baik, PT Pertamina (Persero) memperluas kembali implementasi Program Langit Biru (PLB)...

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Wali Kota Cirebon Lakukan Isolasi Mandiri

Cirebon,- Walikota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini, dirinya tengah melakukan isolasi mandiri di rumah dinas...

Rumah Sakit dan Tempat Isolasi Mandiri di Kota Cirebon Full

Cirebon,- Kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Cirebon kembali meningkat. Sampai hari ini, total kasus konfirmasi di Kota Cirebon mencapai...

Cirebon,- Untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Cirebon menutup sementara komplek pemakaman Sunan Gunung Jati untuk para peziarah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Cirebon usai bertemu Sultan Sepuh XIV di Keraton Kasepuhan Cirebon, Senin (16/3/2020) petang.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi mengatakan kehadirannya ke Keraton Kasepuhan Cirebon untuk bersilaturahmi dengan Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan PRA. Arief Natadiningrat.

Loading...
BACA YUK:  Pekerja Migran Indonesia Asal Kota Cirebon Jadi Korban Kekerasan

“Selain bersilaturahmi, tujuan kami datang ke Keraton Kasepuhan untuk meminta ijin kepada Sultan Sepuh untuk sementara waktu menutup makam Sunan Gunung Jati,” ujarnya kepada About Cirebon.

Lanjut Imron, penutupan sementara komplek makam Sunan Gunung Jati terkait dengan antisipasi penyebaran virus corona atau covid-19. Makam ini merupakan tempat bertemu masyarakat yang berziarah.

“Penutupan sementara akan berlangsung sampai tanggal 29 Maret 2020. Ini untuk mengantisipasi penyebaran virus corona,” katanya.

Selain itu, Pemda Kabupaten Cirebon bersama dinas terkait akan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pengelola makam Sunan Gunung Jati.

“Tapi sebenarnya saya yakin, bahwa di sana (Makam Sunan Gunung Jati) tidak ada yang terjangkit. Namun pemeriksaan ini hanya untuk antisipasi penyebaran virus Corona,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Setelah 7 Bulan Tutup, Bioskop XXI Akhirnya Dibuka Mulai Besok
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pendiri Codefirst dari Cirebon Raih 2nd Winner Pada Ajang Wirausaha Muda Mandiri 2020⁣

⁣Cirebon,- Founder Startup Codefirst, Aditya Kurniawan Chandra, B.Com (Acc&Fin), M.M yang juga Dosen Universitas Catur Insan Cendikia (UCIC) berhasil...

by.U Telkomsel Dapat Predikat Brand Pilihan Generasi Z di Indonesia

Jakarta,- by.U sukses mendapat predikat sebagai brand (merek) pilihan Generasi Z di Indonesia dalam acara Marketeers Youth Choice Brands of the Year 2020. Pada...

Grage Mall Gelar Berbagai Kegiatan Sosial

Cirebon,- Tahun 2020 menjadi tahun yang penuh akan tantangan. Hantaman badai Covid-19 membuat hampir seluruh dunia tergoncang hebat di semua sektor diantaranya sektor kesehatan. Meski...

20 Tahun Berkarya, MJ Batiqu Persembahkan Koleksi Busana Pria Kekinian

Cirebon,- Jaenudin atau yang dikenal dengan MJ Batiqu, Designer atau perancang busana khusus pria ternama di Kota Cirebon mempersembahkan koleksi terbaru dalam gelaran CSB...

More Articles Like This