Rabu, 19 Januari 2022

Pembangunan Jembatan Gantung Pramuka di Losari Pecahkan Dua Rekor MURI

Populer

Situs Sumur Buah, Bukti Penyebaran Islam di Cirebon

Cirebon,- Cirebon merupakan salah satu kota yang amat kental nuansa Islamnya. Cirebon merupakan pula salah satu kota yang disinggahi...

Awal Tahun, Manulife Mulia Putri Agency Mulai dengan Peduli Dunia Pendidikan

Cirebon,- Awal tahun, Manulife Mulia Putri Agency menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah dan paket sembako. Bantuan itu diberikan kepada...

Tiga Prodi Memulai Kegiatan Perkuliahan di Kampus ITB Cirebon

Cirebon,-:Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), telah memulai program multikampus sebagai wujud pengembangan institusi...

Polresta Cirebon Berkomitmen Menindak Tegas Geng Motor yang Meresahkan Masyarakat

Cirebon,- Seluruh jajaran Polresta Cirebon berkomitmen keras untuk pemberantasan geng motor di wilayah Kabupaten Cirebon. Hal ini dilakukan untuk...

TPID Kota Cirebon Akan Gelar Pasar Murah Pekan 18 – 20 Januari 2022

Cirebon,- Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon akan menggelar operasi pasar murah. Rencananya, operasi pasar murah akan berlangsung...

Cirebon,- Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat meraih dua rekor sekaligus dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) pada saat peresmian pembangunan Jembatan Gantung Pramuka dan pelaksanaan Pesta Siaga di Lapangan Sepak Bola Desa Kalirahayu Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon, Kamis (11/11/2021).

Dua penghargaan yang diberikan oleh Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) diantaranya adalah diberikan kepada Kwarda Jawa Barat sebagai Pemrakarsa dan Penyelenggara Pembangunan Jembatan Gantung Pertama yang dibangun oleh Pramuka menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Dan yang berikutnya diberikan kepada Hj Atalia Praratya Ridwan Kamil sebagai Pemrakarsa Jembatan Gantung Pertama yang dibangun oleh Pramuka yang menghubungkan Jabar dan Jateng.

BACA YUK:  Capaian Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Cirebon Capai 77,46 Persen

Secara langsung Anugerah Rekor MURI tersebut diserahkan oleh Eksekutif Manager MURI Sri Widyawati kepada Kak Deni Nurdyana Hadimin selaku ketua Harian Kwarda Jabar dan Kak Hj Atalia Praratya selaku Ketua Kwarda Jabar.

Loading...

Untuk diketahui, Jembatan Gantung Pramuka sepanjang 160 meter dan ketinggian 10 meter tersebut dibangun di atas sungai Cisanggarung yang menghubungkan Desa Kalirahayu, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat dengan Desa Limbangan Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes Kabupaten, Jawa Tengah.

Ketua Kwarda Jawa Barat Kak Hj Atalia Praratya mengatakan bahwa Pembangunan Jembatan Gantung Pramuka yang menghubungkan dua Provinsi tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat dalam melaksanakam aktifitas sehari-hari.

“Pramuka mempunyai tanggung jawab yang besar, selain mengamalkan satya Dharma Pramuka juga ditahun ini Pramuka mempunyai Semboyan Berbakti Tanpa Henti sehingga inilah bukti bahwa Pramuka selalu terdepan dalam pemgabdian terhadap masyarakat,” ujar Kak Atalia Praratya saat meresmikan Jembatan Gantung Pramuka.

Dalam kesempatan itu, Kak Atalia juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang telah membantu dan berkontribusi dalam pembangunan Jembatan Gantung Pramuka. Diantaranya kepada Vertikal Resque Indonesia, Tokoh Masyarakat Setempat, Kepala Desa Limbangan dan Kepala Desa Kalirahayu, Petakala Grage, Anggota Penegak dan Pandega yang juga ikut serta dalam karya bakti pembangunan Jembatan itu.

BACA YUK:  Capaian Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Cirebon Capai 77,46 Persen

Selain itu, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para Tamu Undangan yang hadir dalam kegiatan peresmian Jembatan Gantung Pramuka diantaranya Waka Kwarnas bidang Saka dan Sako, Ketua Kwarda DIY, Ketua Kwarda Jateng, Kwarcab Kab/Kota di Ciayumajakuning, para Ketua Komisi dan Andalan Kwaeda Jabar beserta seluruh Pengurus Kwarda Jabar. Jabar Bergerak dan juga seluruh Masyarakat yang turut serta hadir menyambut peresmian Jembatan Gantung Pramuka tersebut.

“Saya juga berpesan bahwa meski kita mendapatkan Rekor Muri namun dalam pembangunan Jembatan ini bukan karena Panjangnya atau karena banyaknya pembagunan Jembatan akan tetapi bagaimana mampu menginspirasi seluruh gerakan gerakan pramuka di Indonesia,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Forum Pengada Layanan Apresiasi Atas Diresmikan RUU TPKS

Cirebon,- DPR RI resmi menetapkan Rancangan Undang-undang (RUU) TPKS (Tindak Pidana Kekerasan Seksual) yang menjadi inisiator DPR. Dengan diresmikan...

Satu Warga Ber-KTP Kota Cirebon Positif Omicron, Isolasi di Wisma Atlet Jakarta

Cirebon,- Satu warga Kota Cirebon dinyatakan positif COVID-19 varian Omicron. Namun, saat ini tengah menjalani isolasi di Wisma Atlet di Jakarta. Wali Kota Cirebon, Drs....

Dua Hari ke Depan Vaksinasi Anak di Kota Cirebon Tercapai

Cirebon,- Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol. Bariza Sulfi meninjau langsung vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kota Cirebon. Kegiatan vaksinasi dengan tema vaksinasi merdeka...

Komitmen Dukung Gerakan Zakat, Wali Kota Cirebon Terima Penghargaan Baznas Award 2022

Cirebon,- Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H. dianugerahi penghargaan Baznas Award 2022 pada kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia. Penganugerahan tersebut diberikan...

More Articles Like This