Sabtu, 19 Oktober 2019

Peluncuran Bus Wisata Citros Sebagai Percepatan Kesejahteraan Masyarakat

Populer

Mahasiswa UPH Berikan Pelatihan di Desa Wisata Gerabah Sitiwinangun

Cirebon,- Guna mendukung pengembangan desa wisata, Universitas Pelita Harapan (UPH) memberikan pelatihan kepada masyarakat di Desa Sitiwinangun, Kecamatan Jamblang,...

Tim Densus 88 Amankan Seorang Terduga Teroris Di Kota Cirebon

Cirebon,- Tim Densus 88 Anti Teror mengamankan seorang terduga teroris di Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Minggu (13/10/2019)...

Tim Densus 88 Anti Teror Kembali Tangkap Terduga Teroris di Kota Cirebon

Cirebon,- Tim Densus 88 Anti Teror kembali mengamankan seorang terduga teroris di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, Senin (14/10/2019)...

Densus 88 Temukan Bahan Untuk Bom Racun Kimia di Cirebon

Cirebon - Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri terus melakukan gerilya memberantas jaringan teroris di wilayah Cirebon Jawa Barat....

Puluhan Peserta Dari Berbagai Daerah Ikuti Kejuaran Nasional Cirebon Brewers Championship 2019

Cirebon,- Puluhan peserta dari berbagai daerah mengikuti Cirebon Brewers Championship #CBrC2019 yang diselenggarakan oleh Cirebon Coffee Event, Sabtu (12/10/2019). Event...

Cirebon,- Peluncuran Bus Wisata Citros (Cirebon Tourism on Bus) yang berlangsung di Keraton Kasepuhan Cirebon diwarnai dengan hujan yang cukup deras, Sabtu (23/2/2019).

Dalam peresmian tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa, Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati, Sultan Sepuh XIV, PRA. Arief Natadiningrat.

Sebelum peluncuran bus wisata Citros ini, tamu undangan yang hadir disuguhkan dengan penampilan tari topeng. Walaupun diguyur hujan deras, para penari cilik tetap lihai menari.

Selain bus wisata Citros, dihadirkan pula bus wisata dari daerah lain seperti bus wisata dari Depok, Tasik, Cimahi dan Sumedang.

1. Implementasi Visi Misi

Iwa Karniwa, Sekda Provinsi Jawa Barat mengatakan peluncuran bus wisata di Cirebon merupakan implementasi visi misi Gubernur Jawa Barat yakni dengan inovasi dan kolaborasi Jabar Juara lahir batin.

“Nah, salah satu yang signifikan mempercepat kesejahteraan masyarakat adalah pariwisata,” ujarnya usai peluncuran di Keraton Kasepuhan Cirebon, Sabtu (23/2/2019).

“Jadi, pariwisata inilah yang memungkinkan dalam waktu relatif cepat bisa menyejahterakan masyarakat Jabar,” imbuh Iwa.

2. Meningkatkan Pariwisata

Lanjut Iwa, ada tiga hal yang ingin diperbaiki untuk bagaimana meningkatkan pariwisata di Jawa Barat, khususnya di wilayah Cirebon. Yang pertama adalah perbaikan destinasinya, perbaikan aksesibilitas, dan ketiga perbaikan dari sisi fasilitasnya, termasuk juga kuliner dan lain sebagainya.

“Oleh karena itu, salah satu sarana untuk meningkatkan pariwisata yang sebagaimana sudah dilakukan di Kota Bandung itu ada namanya Bandros, kalau disini Citros,” terangnya.

“Dana inilah salah satu agenda yang memang akan terus kita kembangkan, sementara baru 12 kabupaten/kota dulu, salah satunya di Kota Cirebon,” kata Iwa.

3. Target Wisatawan

Untuk tahun 2018, kata Iwa, target wisatawan nusantara di awal November 58 juta wisatawan sudah tercapai, dan kita sudah bisa melampaui Bali untuk wisatawan nusantara.

“Kedepan, kita akan tingkatkan, mungkin bisa mencapai 60 juta wisatawan,” terangnya.

Untuk Kota Cirebon sendiri, lanjut Iwa, menargetkan dua juta wisatawan di tahun 2019. Sehingga, dirinya bersyukur dan berterima kasih kepada Sultan Sepuh XIV yang sudah berinisiasi berbagai hal, termasuk juga wisata religi, budaya dan berinisiasi pelatihan gratis pelestarian tarian.

4. Gedung Kreatif Center

Berikutnya, lanjut Iwa, menyangkut hal-hal lainnya, pihaknya akan terus dorong termasuk juga Gedung Negara yang akan digunakan untuk gedung kreatif center.

[Baca juga ya : Bus Wisata Citros Resmi Diluncurkan di Kota Cirebon, Ini Rute dan Biayanya]

Menurutnya, kreatif center ini untuk mengakomodir kalangan milenial yang ada di wilayah Cirebon untuk bisa melakukan suatu aktivitas yang memungkinkan bisa meningkatkan pendapatan dan penghasilan.

“Sehingga, ini langkah yang sangat baik dalam rangka untuk bagaiman meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari pariwisata,” terang Iwan.

5. Kota Cirebon Harus Siap

Sementara itu, Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati menambahkan bahwa Kota Cirebon harus siap dengan target wisatawan sebanyak 2 juta wisatawan di tahun 2019.

“Berarti, salah satunya adalah permasalahan insfrastruktur yang hari ini sedang kita berbenah,” ujarnya.

Cirebon hijau, Cirebon bersih, kata Eti, adalah suatu kewajiban, yang sedang kita dorong terkait permasalahan sampah yang ada di Kota Cirebon.

“Kita sudah berusaha untuk menutup seluruh TPS yang ada di Kota Cirebon. Saat ini, kita baru satu TPS yang ada di Jalan Wahidin,” terangnya.

“Kita tentu pelan-pelan, karena mengedukasi atau memberikan woro-woro ke masyarakat perlu proses. Tapi dipastikan Cirebon hijau, bersih yang hari ini kita harus betul-betul siaga satu,” tambahnya.

6. Membangkitkan Wisata di Cirebon Raya

Sultan Sepuh XIV, PRA. Arief Natadiningrat mengatakan atas nama warga Jawa Barat menghaturkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat yang telah mendorong dan membantu daerah-daerah untuk membangun pariwisata daerah.

Peresmian Citros

“Salah satunya adalah dibantunya bus wisata di daerah-daerah ini,” ujar Sultan.

Menurut Sultan, Kota Cirebon dan wilayah Cirebon tentunya sangat mendukung dan antusias bagaimana membangkitkan pariwisata di wilayah Cirebon Raya ini. Karena Cirebon Raya sangat lengkap destinasi wisatanya.

“Ada destinasi wistaa ziarah, budaya, alam, pegunugan, pantai, laut dan bahkwan kuliner, kerajinan, serta wisata pendidikan,” ungkapnya.

6. Usulan Program

Dalam kesempatan tersebut, Sultan mengusulkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mengadakan program jalan-jalan atau wisata di kampung sendiri.

Menurutnya, banyak sekali warga Jawa Barat, yang jalan-jalannya keluar Jawa Barat, belum mengetahui dan tidak mengenal destinasi wisata di daerahnya sendiri.

“Oleh karena itu, kepada Gubernur Jawa Barat untuk membuat program jalan-jalan di lembur sorangan (daerah sendiri), yang tujuannya untuk mengetahui wisata dan budayanya sendiri, sebeluk mengenal wisata budaya orang lain,” ucapnya.

Menurut Sultan pihaknya tidak melarang untuk jalan-jalan keseluruh Indonesia, tetapi sebaiknya kita juga mengetahui destinsi wisata budyaa dan sejarah di daerah kita sendiri. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Enam Bulan Dipantau, Kapolres Cirebon Raih Penghargaan Dari Lembaga Kajian Strategi Kepolisian Indonesia

Cirebon,- Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto mendapat penghargaan dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), Kamis (17/10/19) malam. Penyerahan penghargaan tersebut...

Meningkatkan Kualitas Peliputan Wartawan, Dewan Pers Gelar Workshop di Cirebon

Cirebon,- Pemilu Legislatif serta Pemilu Presiden & Wakil Presiden tahun 2019 telah dilaksanakan pada 17 April 2019. Hasil pemilu yang telah ditetapkan KPU, merupakan...

Peringati HUT TNI ke-74 dan Hari Santri Nasional, Kabupaten Cirebon Gelar Doa Untuk Negeri

Cirebon,- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-74 dan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama TNI-Polri, pesantren dan...

Densus 88 Temukan Bahan Untuk Bom Racun Kimia di Cirebon

Cirebon - Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri terus melakukan gerilya memberantas jaringan teroris di wilayah Cirebon Jawa Barat. Terbaru, Tim Densus menangkap 2...

Driver Ojol Asal Cirebon Dapat Skuter Vespa dari Program Undian Smartfren WOW

Cirebon,- Raut muka bahagia terpancar dari wajah Sucipto Kusumo, warga asal Blok Petapean RT/RW 016/006 Palimanan Timur, Kabupaten Cirebon.Pasalnya, Sucipto tengah berbahagia bisa membawa...

More Articles Like This