Pelanggar Protokol Kesehatan di Kota Cirebon Kenakan Rompi Orange

Cirebon,- Petugas gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI-Polri, Dinas Perhubungan dan BPBD Kota Cirebon menggelar razia penegakan disiplin protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, Kamis (17/12/2020).

Razia yang berlangsung di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, petugas mendapatkan puluhan pelanggar yang tak mematuhi prokes seperti tidak menggunakan masker.

Pelanggar yang tidak mematuhi prokes diwajibkan menggunakan rompi orange yang bertuliskan “Pelanggar Protokol Kesehatan” dan diberi sanksi sosial.

Toto Suharto, Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kota Cirebon mengatakan kegiatan penegakan disiplin Prokes ini merupakan kegiatan rutin dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

BACA YUK:  Cirebon Berdoa, Rangkaian Hari Jadi Cirebon ke-653 Dipimping Langsung oleh Buya Yahya

“Saat ini kita lebih intensif melaksanakan razia masker dan juga razia di tempat-tempat pelaku usaha hiburan, bioskop dan lainnya. Ini dalam rangka pengawasan penegakan hukum dalam bentuk sanksi sosial,” ujar Toto saat ditemui About Cirebon di lokasi.

Sanksi yang diberikan kepada pelanggar prokes yakni, sanksi push up, menyapu, squat jump, atau menyanyi lagu kebangsaan.

“Semua pelanggar juga wajib menggunakan rompi orange untuk memberikan efek disiplin, agar masyarakat kedepan lebih mengingat dan disiplin,” ungkapnya.

Menurut Toto, kebanyakan pelanggar yang tidak menggunakan masker selalu beralasan lupa membawa masker. Sehingga, saat ini lebih menegakan kedisiplinan dan menegakan dalam bentuk sanksi sosial.

BACA YUK:  IPB Got Talent 2022, Ajang Bakat Mahasiswa di Kampus

“Kedepan kita akan terus melakukan pengawasan dan penegakan hukum, dimana sebentar lagi menghadapi Natal dan Tahun Baru,” katanya.

“Saat Natal nanti kita akan melakukan pengawasan terhadap beberapa tempat-tempat ibadah di Kota Cirebon,” pungkasnya. (AC212)

(Dilihat: 37 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.