Pelaku Pencurian Sepeda Motor Berhasil Diamankan Polsek Kesambi

Cirebon,- Polsek Kesambi, Polres Cirebon Kota berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian sepeda motor. Pelaku berinisial AP melakukan aksinya di salah satu kontrakan di Jalan Pangeran Drajat, Kelurahan Drajat, Kota Cirebon pada Senin (29/4/2025) lalu.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP M. Rano Hadiyanto menjelaskan kronologis awal pelaku AP saat melakukan pencurian sepeda motor. Saat itu, pelaku berniat ingin membeli rokok di warung.

“Saat keluar dari kontrakan, pelaku melihat sebuah sepeda motor yang terparkir dengan kunci yang masih menempel di kontak,” ujar Rano saat pres rilis di Polsek Kesambi, Selasa (21/5/2024).

BACA YUK:  Dukung Program Pemerintah, Daop 3 Cirebon Salurkan PMT kepada 350 Balita dan 100 Ibu Hamil

Setelah pelaku membeli rokok, kata Rano, pelaku kembali ke kontrakan untuk mengambil tas dan helm. Saat itu, pelaku hendak berangkat ke Tasikmalaya untuk bekerja.

“Melihat kunci motor yang masih tergantung, pelaku kemudian mencuri motor tersebut dan membawanya ke tempat kerjanya di bengkel reklame di Desa Kaliwulu, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon,” beber Rano.

Usai mendapat laporan dari masyarakat, kata Rano, pihaknya melakukan penangkapan pelaku. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku yang sedang berada di Jalan Dr. Cipto Mangkusumo, Kota Cirebon.

BACA YUK:  Hadiri Apeksi di Balikpapan, Pj Wali Kota Cirebon Berharap Semakin Meningkatkan Kolaborasi dan Sinergi Antar Kota

“Pelaku berhasil diamankan oleh anggota Reskrim Polsek Kesambi pada hari Senin 20 Mei 2024, sekitar pukul 19.00 WIB. Saat ditangkap pelaku tidak membawa barang bukti sepeda motor tersebut,” katanya.

Dari hasil penyelidikan, tambah Rano, anggota Polsek Kesambi langsung mengamankan barang bukti berupa sepeda motor. Selain itu, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa BPKB, 1 kunci, dan 2 plat nomor Polisi

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku AP dijerat dengan Pasal 362 KUHPidana yang mengatur tindak pidana pencurian.

“Pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak Rp 900 ribu,” pungkas Rano. (HSY)

Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *