Pegiat Kopi Cirebon Gelar Aksi Solidaritas di Polres Cirebon Kota, Ini Kata Kapolres

Populer

Tilik Kana Cirebon Hadir untuk Angkat Potensi UKM Khusus Kuliner

Cirebon,- Untuk menjadikan UKM (Usaha Kecil Menengah) naik kelas, Food Court Tilik Kana yang berlokasi di Jalan Pancuran Barat...

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren...

Wali Kota Cirebon: Mulai 1 Oktober 2020 yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan akan Ditindak Tegas

Cirebon,- Untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon, Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis tak henti-hentinya melakukan edukasi dan sosialisasi...

RM Abah Wardja Wedangan 90an Hadir dengan Konsep Djadul

Cirebon,- Dengan konsep kayu dan interior lawas, rumah makan dengan menu tradisional hadir untuk para pecinta kuliner Cirebon.Bertempat di...

Cemilan Donat Kekinian Donuthing Hadir Di Kota Cirebon

Cirebon,- Donuthing, cemilan donat kekinian milik artis dan youtuber Indonesia Baim Wong kini hadir di Kota Cirebon.Berlokasi di Jalan...

Cirebon,- Para pegiat Kopi Cirebon melakukan aksi solidaritas untuk kedai Kopi Pekalipan yang berlangsung di Halaman Polres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Selasa (17/9/2019).

Dalam aksi solidaritas, para pegiat kopi Cirebon mendukung Polres Cirebon menindak tegas dan memberantas premaniseme demi terwujudnya Kota Cirebon yang lebih aman dan kondusif.

1. Bentuk Peduli Sesama Kedai Kopi

Loading...

Choy Miracle, perwakilan dari Pegiat Kopi Cirebon mengatakan aksi solidaritas ini adalah satu bentuk peduli dari sesama pedagang kopi di Cirebon terhadap Kopi Pekalipan agar tetap buka.

“Kita datang ke Polres Cirebon Kota juga sebatas bentuk apresiasi kepada pihak Kepolisian dan Pemerintah Kota Cirebon untuk jauh lebih semangat lagi, agar Kota Cirebon bisa jauh lebih aman,” ujarnya kepada About Cirebon.

Lanjut Choy, atas kejadian yang menimpa Kopi Pekalipan, sebaiknya kejadian ini diungkap dan pelakunya ditangkap.

“Dan kami serahkan semuanya kepada pihak Kepolisian atas kejadian ini,” terangnya.

2. Tiga Tuntutan

Dalam aksi solidaritas tersebut, para pegiat kopi Cirebon memberikan tiga tuntutan kepada pemangku kebijakan dan pihak kepolisian selaku pengayom masyarakat.

Tiga tuntutan tersebut yakni, yang pertama memastikan dan memberikan jaminan atas rasa aman kepada seluruh masyarakat kota Cirebon.

Kedua, menindak tegas segala upaya dan tindakan premanisme yang dilakukan sebagian oknum yang akhir-akhir ini marak di Kota Cirebon.

Dan ketiga, menegakan prinsip kesetaraan di muka hukim (equality before the law) kepada siapapun yang melakukan tindakan kejahatan.

“Ketiga hal ini harap diperhatikan serta ditindak lanjuti secara penuh tanggung jawab dan serius untuk menghindari hal-hal yang jauh dari keinginan bersama,” ungkap Choy.

3. Tindak Tegas Pelaku Penganiyaan dan Kerusuhan

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy menjelaskan aksi ini adalah salah satu bentuk kekhawatiran dari para penjual kopi atas beberapa hari yang lalu terjadi.

“Namun, kami sambut baik apa yang menjadi aksi hari ini, karena tidak ada salahnya juga mereka datang Polres Cirebon Kota sebagai bentuk rasa permintaan dari masyarakat kepada pihak kepolisian,” ujarnya kepada awak media.

Dengan adanya kegiatan ini, lanjut Roland, kami menyampaikan kepada para pegiat kopi untuk mempercayakan kepada kami pihak Kepolisian yang terus bersinergi dengan TNI serta Pemerintah Kota untuk menciptakan suasana kondusif yang ada di wilayah Cirebon.

“Sehingga, para pegiat kopi ini dapat menjalankan usahanya dengan tenang, dan kedepan Insyaallah, kita akan terus melakukan upaya-upaya menciptakan keamanan dan kita berjanji akan menindak tegas siapapun yang menjadi pelaku penganiyayaan ataupun yang menjadi dalang dalam upaya menciptakan kerusuhan,” tegas Roland.

4. Tidak Ada yang Kebal Hukum

Roland menjelaskan, kejadian yang menimpa kopi Pekalipan, awalnya pihak Kepolisian tidak menerima laporan. Kita mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa yang bersangkutan mengupload di media sosial.

“Dengan adanya informasi tersebut, akhirnya kita datangi, malah kita yang proaktif. Dan pada saat itu memang sudah tutup, namun kita cari orangnya kemudian kita dapatkan dan kita tanya yang sebenarnya terjadi pada saat itu,” ungkap Roland.

Sampai saat ini, tambah Roland, sudah mencurigai beberapa orang dan sudah kita melakukan penyelidikan.

“Insyaallah, mudah-mudahan pelakunya bisa terungkap,” jelasnya.

Mengenai informasi pelaku yang kebal hukum, Roland menanggapi dengan santai, bahwa tidak ada manusia yang kebal hukum di dunia ini.

“Bisa saya jamin tidak ada yang kebal hukum di dunia ini, apalagi di Cirebon ini. Siapapun dia, apapun backgroundnya, kalau dia salah, kita sikat saja,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Mulai 1 Oktober 2020, Hotel Langensari Cirebon Dijadikan Tempat Isolasi Mandiri

Cirebon,- Wali Mota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis bersyukur dan terharu ada hotel di Kota Cirebon yang mau dijadikan tempat...

Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemda Kota Cirebon Akan Berubah, Salah Satunya DKOKP

Cirebon,- Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) di Pemerintah Kota Cirebon akan diubah yakni dinas-dinas akan dilakukan pemisahan. Seperti yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota...

Untuk Tingkatkan Pelayanan, Pemkot Cirebon Raperda Penyertaan Modal untuk Perumda Air Minum

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon mengusulkan empat rancangan peraturan daerah (Raperda) dalam rapat paripurna DPRD Kota Cirebon, Kamis (1/10/2020).Empat Raperda yang diusulkan yakni Raperda...

Metland Hotel Cirebon Hadirkan Konsep Live Show Saat Breakfast

Cirebon,- Memberikan suasana berbeda, Metland Hotel Cirebon by Horison yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon mulai bulan Oktober 2020 melakukan perubahan menu dan...

Kuartal III – 2020, Pertamina Salurkan Modal Kerja Pinky Movement Hingga Rp3,1 Miliar

Jakarta,- PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III mencatatkan penyaluran pinjaman modal usaha sebesar Rp 3,1 miliar untuk mitra usaha program Pinky...

More Articles Like This