Peduli Gizi dan Kesehatan Remaja, Mahasiswa KKN-T IPB Lakukan Program Penyuluhan di MAN 3 Cirebon untuk Menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045

Cirebon,- Mahasiswa IPB University melakukan program “Rayain Jeh : Remaja Sehat Sadar Gizi”, yang merupakan rangkaian kegiatan KKN-T yang sedang dilaksanakan selama beberapa waktu kedepan di Desa Mertapada Kulon, Cirebon. Kelompok mahasiswa KKN-T yang sedang melakukan tugas di Desa Mertapada Kulon terdiri atas Muhammad Zaidan Ahsan, Ridho Utama Yusuf, Wani Da’tusalamah, Sanaya Nafa Adhira, Puspita Annahal, Rizma Maliyatuz Zakiyyah, Syifa Istighfarani, dan Ahmad Hizbullah Jaabir.

Kegiatan Penyuluhan Remaja Sehat Sadar Gizi (Rayain Jeh!) dilakukan di MAN 3 Cirebon, yang terletak di Dusun Buntet Pesantren, Desa Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon pada Hari Kamis, 28 Juli 2022. Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa/i kelas 12 MAN 3 Cirebon.

“Kegiatan penyuluhan ini sebagai wujud kepedulian kepada remaja dari aspek gizi, dan kesehatan yang dilakukan oleh mahasiswa IPB University di Desa Mertapada Kulon. Program kali ini juga memberikan edukasi terkait Indikator kesiapan menikah, gizi seimbang bagi remaja, serta praktik perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, yang diharapkan dapat mencetak generasi sehat, unggul, dan bebas stunting di kemudian hari. Bonus demografi di masa depan, tentu harus dipersiapkan sejak dini, salah satunya dengan menyiapkan para remaja untuk memperbaiki kualitas gizi dan kesehatannya, agar mereka tergerak untuk bisa menerapkan apa yang telah disampaikan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini didukung dan berkolaborasi dengan pihak MAN 3 Cirebon dan Puskemas Sidamulya”, ungkap Zaidan selaku ketua kelompok mahasiswa KKN-T IPB di Desa Mertapada Kulon.

BACA YUK:  Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Cirebon, Kamis 14 Juli 2022

Output yang diharapkan dari program ini adalah agar siswa/i MAN 3 Cirebon mengetahui pentingnya mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang utamanya dalam mencegah anemia bagi remaja putri, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, serta indikator kesiapan menikah. Para siswa/i sangat antusias dengan adanya kegiatan penyuluhan ini. Selain sosialisasi terkait gizi, stunting, anemia dan cara mencegah nya, juga dibagikan tablet tambah darah (TTD) kepada siswi MAN 3 Cirebon oleh Gina Hanifah., S.Tr. Gz, selaku ahli gizi Puskesmas Sidamulya beserta cara mengkonsumsinya bagi remaja putri. Kegiatan ditutup dengan games telepose dengan tujuan meningkatkan kekompakan siswa/i.

BACA YUK:  Peringati Hari Bhayangkara ke-76, Sejumlah Pohon Langka Ditanam di Mapolresta Cirebon

Setelah sosialisasi dilakukan, mahasiswa KKN-T IPB University memberikan kenang-kenangan berupa sertifikat sebagai bukti terlaksana nya kerjasama antara pihak IPB University dengan MAN 3 Cirebon, yang diserahkan langsung kepada Kepala MAN 3 Cirebon.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kegiatan seperti ini belum pernah ada sebelumnya dan belum tentu akan rutin diadakan, sehingga harapan saya para siswa/i yang hadir dapat memperhatikan betul materi yang disampaikan, dan dapat menyampaikan kembali kepada teman-temannya apa yang diperoleh dari kegiatan yang telah diadakan oleh Mahasiswa KKN-T IPB di MAN 3 Cirebon, Buntet Pesantren ini”, ungkap Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MAN 3 Cirebon, yang biasa disapa Mohammad Abidin, S.Ag.

BACA YUK:  Kafe Anyar, Tempat Nongkrong di Wilayah Timur Kabupaten Cirebon dengan Harga Terjangkau

Menurut salah satu siswa peserta kegiatan penyuluhan Remaja Sehat Sadar gizi, yang biasa disapa Hikmah dari Jurusan Ilmu-Ilmu Keagamaan, dia mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat menarik dan bermanfaat, sebelumnya hikmah belum pernah mendapatkan informasi terkait gizi seimbang, anemia dan cara pencegahannya, apa saja penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, terlebih terkait indikator kesiapan menikah yang ternyata banyak dan harus dipenuhi sebelum menikah.

Dengan diadakannya program ini diharapkan siswa/i MAN 3 Cirebon dapat mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang setiap harinya, dan mengetahui serta menerapkan kiat dalam pencegahan anemia, mengonsumsi tablet tambah darah secara rutin bagi remaja putri, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, serta mengetahui indikator kesiapan menikah, untuk mempersiapkan calon pasangan yang sehat dan bergizi baik untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, berkualitas dan generasi yang bebas stunting, khususnya di Desa Mertapada Kulon. (MZA)

(Dilihat: 68 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.