Selasa, 29 September 2020

PD Sura Braja Layangkan Somasi Terkait Pemalsuan Produk

Populer

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren...

Tilik Kana Cirebon Hadir untuk Angkat Potensi UKM Khusus Kuliner

Cirebon,- Untuk menjadikan UKM (Usaha Kecil Menengah) naik kelas, Food Court Tilik Kana yang berlokasi di Jalan Pancuran Barat...

Wali Kota Cirebon: Mulai 1 Oktober 2020 yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan akan Ditindak Tegas

Cirebon,- Untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon, Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis tak henti-hentinya melakukan edukasi dan sosialisasi...

Pemerintah dan Keraton Kasepuhan Cirebon Sepakat Meniadakan Pasar Muludan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama dengan Keraton Kasepuhan bersepakat meniadakan pasar malam atau Muludan di area Keraton Kasepuhan...

Wakil Wali Kota Cirebon Kunjungi Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19

Cirebon,- Wakil Wali Kota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati kembali mengunjungi warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang isolasi mandiri, Jumat...

Cirebon,- Setelah ditemukannya produk berlabel yang menyerupai, Perusahaan Dagang (PD) Sura Braja (SB) melayangkan somasi atau peringatan terakhir kepada para pihak yang memalsukan produknya.

Produk milik PD Sura Braja yang dipalsukan oleh para pihak yang tak bertanggung jawab merupakan produk penyedap makanan sambel sedap (saus).

BACA YUK:  Eat Boss Cirebon Hadirkan Lunch Promo Dengan Harga Terjangkau

Melalui Kuasa Hukum PD Sura Braja, Rusdianto mengatakan bahwa kami melayangkan somasi atau teguran terakhir kepada pihak yang diduga terlibat melakukan perbuatan curang dan penipuan dengan cara memalsukan produk.

Loading...

“Penemuan produk dengan label menyerupai SB yang beredar di masyarakat, maka kami layangkan somasi kepada pihak yang diduga melakukan curang dan penipuan,” ujar Rusdianto, Rabu (12/8/2020).

“Dengan pemalsuan produk ini, makan klien kami sangat dirugikan. Karena mereka menggunakan merk klien kami,” tambahnya.

Berdasarkan hasil temuan di pasaran, menurut Rusdianto, produk yang berlabel menyerupai bahkan 100 persen sama, sudah beredar luar. Bukan hanya di wilayah Cirebon, namun sampai keluar daerah.

“Kami sudah menemukan bukti kuat terkait pemalsuan produk ini. Kita sudah temukan di Cirebon, bahkan sudah tersebar di Cianjur, Batam, hingga Kalimantan,” ungkapnya.

Pihaknya meminta kepada para pihak yang sudah memalsukan produk milik klien kami untuk segera menghentikan perbuatannya dan kami sudah melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

“Jadi, setelah somasi ini maka kami akan melanjutkan kasus ini kepada kepolisian. Kami sudah melaporkan kasus ini ke Polresta Cirebon beberapa waktu lalu,” kata Rusdianto.

Rusdianto menegaskan, jika Somasi ini diabaikan oleh pihak yang diduga terlibat, tim kuasa hukum PD Sura Braja akan memperkarakan dengan pasal berlapis, diantaranya pasa 322, pasal 323, pasal 382 dan pasal 386 KUHP.

Dalam pasal 386 disebutkan “Barangsiapa menjual, menawarkan atau menyerahkan barang makanan atau minuman atau obat, sedang diketahuinya barang-barang itu dipalsukan atau kepalsuan itu disembunyikan, dihukum penjara selama-lamanya empat tahun.

BACA YUK:  KKN Mahasiswa UMY Berdayakan UMKM di Cirebon⁣

Pasal lain yang juga diduga dilanggar para pelaku, kata Rusdianto, adalah Pasal 9 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Pasal 24 Undang-Undang Nomor 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat dan Pasal17 ayat (1) Undang-UndangTahun 2000 tentang Rahasia Dagang.

BACA YUK:  Lukisan Mural Mempercantik Wajah Baru Taman Krucuk Cirebon

“Kami juga akan menerapkan pasal 144 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dimana setiap orang yang dengan sengaja memberikan keterangan atau pernyataan yang tidak benar atau menyesatkan pada label sebagaimana dimaksud dalam Pasal 100 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau denda paling banyak Rp6.000.000.000,00 (enam miliar rupiah),” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kembangkan Industri Teknologi, Telkomsel Tech Titans League Siap Digelar

Jakarta,- Telkomsel menghadirkan Tech Titans League, sebuah program terbaru yang bertujuan mengajak para talenta unggul bidang teknologi di Tanah...

Cemilan Donat Kekinian Donuthing Hadir Di Kota Cirebon

Cirebon,- Donuthing, cemilan donat kekinian milik artis dan youtuber Indonesia Baim Wong kini hadir di Kota Cirebon.Berlokasi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, No. 99...

Peringati HUT KAI ke-75, Daop 3 Cirebon Berikan Bantuan Mobil untuk Penyandang Disabilitas

Cirebon,- Dalam rangka memperingati HUT Kereta Api Indonesia (KAI) ke-75 yang jatuh pada Senin 28 September, melalui program CSR, KAI Daerah Operasional (Daop) 3...

Ini Penjelasan Kepala BI Cirebon Terkait Video Viral Uang “Nyanyi”

Cirebon,- Beredar video uang pecah Rp. 75 ribu yang bisa Nyanyi Indonesia Raya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon berikan penjelasan, Senin (28/9/2020).Menurut...

More Articles Like This