Pasar Muludan di Alun-alun Keraton Kasepuhan Tahun ini Ditiadakan

Cirebon,- Pasar dadakan atau Muludan biasanya diselenggarakan setiap tahun, untuk memperingati Maulid Nabi SAW. Namun tahun ini, pasar dadakan di Alun-alun Sangkala Buana Keraton Kasepuhan Kota Cirebon ditiadakan.

Walaupun pasar dadakan ditiadakan, prosesi tradisi Maulud di Keraton Kasepuhan Cirebon tetap berjalan seperti biasanya, seperti tradisi panjang jimat.

Menurut Direktur Badan Pengelola Keraton Kasepuhan (BPKK), Ratu Raja Alexandra Wuryaningrat mengatakan pasar dadakan atau Muludan di Alun-alun Sangkala Buana ditiadakan. Menurut Ratu Alexandra, ditiadakannya pasar dadakan tersebut karena alun-alun sudah dilakukan revitalisasi.

BACA YUK:  Peringati Hari Anak Nasional, PT KAI Daop 3 Cirebon Berikan Edukasi Perkeretaapian

“Tahun ini tidak ada. Alasannya, karena Alun-alun sudah direvitalisasi, jadi tidak bisa buat pasar dadakan, apalagi untuk permainan,” ujar Ratu Alexandra saat dihubungi About Cirebon, Senin (19/9/2022).

Kalaupun tetap diselenggarakan di pinggir jalan, menurut Ratu Alexandra, ditakutkan akan merembet sampai ke dalam alun-alun Sangkala Buana. Namun, lanjut Ratu Alexandra, tradisi Maulud di Keraton Kasepuhan tetap berjalan.

“Kalau tradisi Maulud tetap ada di Keraton Kasepuhan. Dari tahun ke tahun tradisi tetap tidak berubah. Seperti panjang jimat,” katanya.

BACA YUK:  Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Cirebon, 13 Juli 2022

Terkait peniadaan pasar dadakan di Alun-alun Sangkala Buana Keraton Kasepuhan, pihak Keraton Kasepuhan sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon.

“Kami sudah koordinasi dengan Pemda Kota Cirebon, karena kebijakan ini kembali ke kita. Pak Wali juga menyarankan untuk alun-alun tidak boleh digunakan, sehingga tidak sama sekali. Karena, kalau di pinggir jalan dipakai akan merembet ke tengah, jadi tidak boleh sama sekali,” pungkasnya. (HSY)

(Dilihat: 458 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.