Senin, 17 Mei 2021

Pandemi Tak Kunjung Usai, ini Langkah yang Dilakukan Asita Cirebon Raya

Populer

Kampung Sabin, Tawarkan Konsep Suasana Bali

Cirebon,- Ingin merasakan suasana seperti di Ubud Bali, kini tidak perlu jauh-jauh harus pergi ke Bali. Pasalnya, di Cirebon...

Pesona Curug Cigetruk yang Belum Banyak Orang Tahu dengan Ketinggian 27 Meter⁣⁣⁣

⁣⁣Cirebon,- Kecamatan Dukupuntang dikenal sebagai salah satu wilayah kecamatan penyangga pariwisata berbasis alam (Agrowisata) di Kabupaten Cirebon.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ Terdapat berbagai sumber...

Habiskan Waktu Libur Lebaran Staycation di Aston Cirebon Aja, ini Fasilitasnya

Cirebon,- Pemerintah memberlakukan larangan mudik lebaran pada tahun 2021 ini. Akibat larangan mudik, banyak orang yang bingung untuk menghabiskan...

Serentak, PGRI Kota Cirebon Bagikan 3000 Takjil dan Nasi Kotak di 4 Kecamatan⁣

Cirebon,- Di penghujung Ramadan 1442 H ini, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Cirebon mengadakan kegiatan berbagi. Berbeda dengan...

Cirebon – Akhir penghujung tahun 2020, pandemi Covid-19 belum juga usai. Tak terasa sudah hampir 10 bulan, Covid-19 di Indonesia semakin meningkat.

Dunia pariwisata ingin kembali diminati dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Ketua DPC Asita (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) Cirebon Raya, Dr. H Pebi Kurniawan, SE MM bahwa terhitung April 2020 semua sektor wisata berhenti.

Loading...
BACA YUK:  Blooma Farm & Cafe, Tawarkan Konsep Cafe dan Perkebunan Organik & Hidroponik di Tengah Kota⁣

“Mulai dari lokasi wisata, angkutan, dan semua sektor terhenti sejak adanya Covid-19. Efek lockdown (PSBB) juga menjadikan semua sektor pariwisata lumpuh. Sehingga banyak dari pelaku wisata yang merumahkan para karyawannya,” paparnya.

Di bulan September 2020, diakuinya, sudah mulai kembali menggeliat. Akan tetapi, efek long weekend serta masyarakat yang kurang patuh terhadap protokol kesehatan, maka Covid-19 meningkat lagi, sehingga kegiatan pariwisata kembali terhenti.

Dengan demikian selama pandemi berlangsung Asita mengambil langkah-langkah dan juga upaya. Salah satunya dengan mengadakan pelatihan atau seminar secara online.

“Sementara ini kita melakukan berbagai pelatihan dan seminar online untuk menambah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia kita. Dan juga sosialisasi terus menerus tentang protokol kesehatan terutama di sektor-sektor angkutan, tempat wisata, dan pengunjung,” terangnya.

Tak hentinya pula Pebi dan rekan-rekan Asita untuk terus mengingatkan agar selalu memakai masker, handsanitizer, dan kebiasaan baru lainnya tetap di jaga dengan baik. (AC560)

BACA YUK:  Kepala Daerah di Ciayumajakuning Sepakati Fleksibilitas Perbatasan Selama Larangan Mudik
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Libur Lebaran, Pengunjung Goa Sunyaragi Meningkat Dibanding Tahun Lalu⁣

Cirebon - Objek wisata Taman Air Goa Sunyaragi (TAGS) di Kelurahan Sunyaragi Kecamatan Kesambi Kota Cirebon menerapkan protokol kesehatan...

Daop 3 Cirebon Berangkatkan 1.599 Penumpang Gunakan KA Non Mudik

Cirebon,- Pelarangan mudik yang di mulai sejak tanggal 6 hingga 17 Mei 2020, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon mengoperasikan 6 KA...

Pesona Curug Cigetruk yang Belum Banyak Orang Tahu dengan Ketinggian 27 Meter⁣⁣⁣

⁣⁣Cirebon,- Kecamatan Dukupuntang dikenal sebagai salah satu wilayah kecamatan penyangga pariwisata berbasis alam (Agrowisata) di Kabupaten Cirebon.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ Terdapat berbagai sumber daya alam dan berpotensi dikembangkan...

Kampung Sabin, Tawarkan Konsep Suasana Bali

Cirebon,- Ingin merasakan suasana seperti di Ubud Bali, kini tidak perlu jauh-jauh harus pergi ke Bali. Pasalnya, di Cirebon pun sekarang sudah ada Kampung...

More Articles Like This