Rabu, 29 September 2021

Operasi Libas Lodaya 2019, Polres Cirebon Kota Ungkap Tantangan Tawuran Lewat Medsos

Populer

Gangguan Kelistrikan Wilayah Karawang dan Cirebon, PLN Minta Maaf dan Terus Upayakan Perbaikan

Bandung,- Telah terjadi Gangguan Listrik pukul 17:53 WIB di Sebagian wilayah Karawang & Cirebon. Sampai dengan saat ini PLN...

Kampoeng Photography dan Videography (KPV) Merayakan Anniversary yang Kedua

Cirebon,- Kampung Photographer adalah sebutan dari Komunitas Photography dan Videography (KPV) yang terletak di Desa Gintung Kidul Kecamatan Ciwaringin...

Telusur Tajug Tua Kota Cirebon Lewat Lawang Sanga dan Kali Kriyan

Penulis : Syaeful Badar (Marbot Masjid Raya At Taqwa dan Dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon) Cirebon,- Menyusuri sudut demi sudut...

Karawang New Industry City (KNIC) Terpilih Menjadi Lokasi Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Pertama di Asia Tenggara

Karawang,- Karawang New Industry City (KNIC) menyambut pembangunan PT HKML Battery Indonesia, pabrik baterai kendaraan listrik (electric vehicle /...

KAI Buka Lowongan Kerja dan Tidak Dipungut Biaya

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) saat ini sedang membuka rekrutmen untuk berbagai formasi. Masyarakat yang ingin melamar dapat...

Cirebon,- Selama Operasi Libas Lodaya 2019, Jajaran Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap sebanyak dua perkara target operasi dan 12 perkara bukan target operasi.

1. Amankan 12 Tersangka

Kapolres Cirebon Kota, AKBP. Roland Ronaldy mengatakan dari semua perkara yang diungkap dalam Libas Lodaya 2019 berhasil mengamankan 12 tersangka.

Loading...

“Perkara yang diungkap ada pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), pengeroyokan, pemerasan, hingga senjata tajam (sajam),” ujarnya usai Konferensi Press di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Rabu (4/9/2019).

Dari hasil Operasi Libas Lodaya 2019, lanjut Roland, sampai saat ini situasi di Kota Cirebon masih bisa dikendalikan.

“Kalau tidak ditindaklanjuti akan berpotensi untuk kejadian lebih besar dan menciptakan rawan di lingkungan sekitar Kota Cirebon ini,” terangnya.

BACA YUK:  Pengidap "Cerebral Palsy" Asal Gempol Dirujuk ke RSHS Bandung

“Dari hasil Libas Lodaya 2019 ini, di dominasi tawuran antar kelompok remaja dan juga pelajar, serta curanmor,” imbuh Roland.

2. Lakukan Patroli Fisik dan Siber

Lanjut Roland, pada beberapa bulan yang lalu, aksi tawuran antara kelompok remaja maupun pelajar di Kota Cirebon bisa 2 sampai 3 kali, bahkan lebih.

“Akhirnya waktu itu, kita lakukan beberapa kegiatan berikutnya termasuk operasi dan patroli, baik patroli secara fisik maupun patroli siber,” bebernya.

“Kenapa kita lakukan juga patroli siber, karena tantangan penyerangan antara remaja ini berawal dari media sosial (medsos),” katanya.

Menurut Roland, trend saat ini memang penyerangan antara kelompok remaja dan pelajar ini berawal dari media sosial.

“Dari media sosial kita berhasil mengagalkan berbagai kejadian-kejadian. Alhamdulillah, saat ini dari dua minggu kebelakangan tidak ada kejadian,” ungkapnya.

3. Kontribusi Pihak Sekolah Maupun Orang Tua

Dari hasil pengungkapan Operasi Libas Lodaya 2019, tersangka yang diamankan pada kasus tawuran dan pengeroyokan rata-rata masih remaja, bahkan ada yang dibawah umur.

Oleh karena itu, Roland menghimbau kepada para orang tua harus peka terhadap perkembangan anak, jangan terlalu dibebaskan.

“Karena anak sekarang ini, sebetulnya kalo saya nilai mereka itu cerdas, kalau tidak cerdas mereka tidak akan berpikir mencari waktu, mencari cara untuk bisa keluar rumah tanpa adanya pengawasan dan sebagainya. Sehingga, harus disalurkan kecerdasan anak-anak ini,” bebernya.

“Nah, penyaluran ini tentunya harus ada kontribusi baik dari sekolah maupun dari pihak orang tua,” tambahnya.

Dijelaskan Roland saat pertemuan dengan pihak Balai Pendidikan dan pihak sekolah pada waktu yang lalu, agar sekolah memberikan dan memfasilitasi murid-murid yang memang punya potensi.

“Seperti contoh jangan dipulangkan cepat, berikan kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler, ataupun olahraga  bersama yang positif,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Program Desa Ramah Perempuan dan Desa Peduli Anak Harus Didukung Langkah Progresif
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Capaian Vaksinasi di Kabupaten Cirebon Masih Rendah, ini Kata Kadinkes

Cirebon,- Capaian vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Cirebon baru tercapai 23 persen. Target vaksinasi Kabupaten Cirebon harus mencapai 1.782.964 jiwa...

Rayakan Ulang Tahun ke-4 di Indonesia, Kredit Pintar Perluas Literasi Keuangan Bagi Masyarakat

Jakarta,- Kredit Pintar, sebuah platform fintech terdepan yang telah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), merayakan tahun keempat aktif melayani kebutuhan finansial masyarakat...

Kepala Staf Angkatan Laut Targetkan 6000 Vaksin di Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) meninjau program Serbuan Vaksinasi Maritim di dua pesantren di Kabupaten Cirebon. Dua pesantren tersebut yakni Pesantren Kempek dan...

Anggota Komisi VIII DPR RI Nilai Pembentukan Provinsi Cirebon Raya Penting

Cirebon,- Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jabar IX, Maman Imanulhaq menilai pembentukan Provinsi Cirebon Raya sangatlah penting untuk tiga hal. Tiga hal tersebut,...

More Articles Like This