Sabtu, 18 September 2021

Octi : Saya Suka Empal Asem, Sate Kambing dan Es Durian⁣⁣ ⁣⁣

Populer

Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Cirebon,- Setelah beberapa hari lalu terjadi di Pulau Bali, fenomena burung mati mendadak terjadi di Kota Cirebon. Ribuan Burung...

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Cirebon Disurvei PT Pertamina Hulu Energi

Cirebon,- Kabupaten Cirebon dijadikan sebagai lokasi penelitian pencitraan lapisan dan struktur melalui survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik Jawa...

Pemerintah Izinkan Bioskop di PPKM Level 3 dan Level 2 Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Jakarta,- Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi di Jawa dan Bali. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut...

Kota Cirebon Siapkan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Segera Uji Coba

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan uji coba pemberlakuan jalur khusus sepeda di...

Sample Burung Pipit Mati Mendadak di Balaikota Cirebon akan Dites dengan Metode PCR

Cirebon,- Tim medis veteriner dari Lab Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota...

Cirebon, – Istimewa. Satu kata yang mewakili Cirebon bagi Angela Maria Octiana Femant (Octi). Wanita yang kini menjabat sebagai Store Manager Gramedia World Cipto Cirebon tersebut, mengawali perpindahannya di Cirebon sejak awal tahun 2020.⁣⁣
⁣⁣
“Saya sudah satu tahun ini berada di Cirebon. Dan bagi saya Cirebon ini sungguh istimewa. Kota yang terus berkembang maju, dan sebagai kota penghubung Jawa Barat dan Jawa Tengah,” ungkap Octi kepada About Cirebon, beberapa waktu lalu.⁣⁣
⁣⁣
Wanita kelahiran Semarang tahun 1983 tersebut rupanya sangat menyukai Empal Asem yang segar dan juga sate kambing khas Cirebon. Apalagi ditutup dengan es durian yang menambah kenikmatannya dalam bersantap. ⁣⁣
⁣⁣
“Perut kenyang, hati bahagia. Jangan lupa, hati yang berbahagia juga menghasilkan hormon yang bisa meningkatkan imunitas tubuh,” ucapnya.⁣⁣
⁣⁣
Namun beberapa bulan saat kehadirannya di Cirebon, negeri ini tengah dihadapkan pada Pandemi Covid-19. Sehingga banyak tantangan bagi Octi saat menjalani tugas di Cirebon.⁣⁣

⁣⁣
“Meski sudah melawati tahun pertama saya di Cirebon, tetapi saya belum banyak mengeksplore, karena buru-buru Covid menyerbu. Situasi yang saya yakin tidak ada satupun orang atau organisasi bahkan negara yang siap dengan ini,” terangnya.⁣⁣
⁣⁣
Demikian juga dengan Octi dan Gramedia. PSBB membuat ekonomi melambat, sekolah ditutup, kantor-kantor membatasi jumlah karyawan dan jam kerja. Tidak sedikit juga dia merasa kehilangan sahabat dan kerabat yang berjuang melawan virus ini didalam tubuhnya. ⁣⁣
⁣⁣
Maka, ia pun memutuskan yang pertama dan utama adalah kesehatan. Sehingga dia ingin semua sehat, tidak tertular dan juga tidak menularkan virus ini, baik terhadap pelanggannya maupun terhadap anggota keluarga di rumah. ⁣⁣
⁣⁣
“Ini menjadi concern saya, aturan protokol kesehatan wajib dilaksanakan setiap memasuki area Gramedia baik oleh karyawan maupun pengunjung. Secara bisnis juga tidak mudah, Gramedia sangat terpukul dengan situasi ini,” ujar wanita yang memiliki hobi membaca tersebut.⁣⁣

BACA YUK:  Lewat Desa Wisata Pantai Tirta Ayu, Pertamina Bantu Gerakkan Ekonomi Desa di Masa Pandemi
BACA YUK:  Karawang New Industry City (KNIC) Siap Sambut Pelaku Industri

⁣⁣
Berbagai penyesuaian telah dilakukan, misalnya dengan mengeluarkan fasilitas Pesan Bayar Antar, sehingga pelanggan yang ragu untuk keluar rumah, bisa memanfaatkan fasilitas ini. Selain itu ada juga market place Shopee di Gramedia Authorized Cirebon. ⁣⁣
⁣⁣
Bagi sekolah, pihaknya sudah siapkan akun di SIPLah, sedangkan bagi institusi pemerintah dia mempersiapkan akun di PaDi. Gramedia juga hadir dengan e-perpus, untuk melayani para milenial yang lebih suka dengan hi-end technology. Sudah ribuan judul e-book dapat diakses pecinta literasi saat ini.⁣⁣
⁣⁣
Penyesuaian ini tentunya bukan hanya pada bisnis. Octi pun selalu menerapkan diri sendiri melakukan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak harus menjadi kebiasaan baru baginya dan bagi semua orang. ⁣⁣
⁣⁣
“Pengap? Tentu saja. Sungkan karena tidak bisa berjabat? Iya. Tapi inilah perjuangan kita, untuk melawan ketidaknyaman diri sendiri demi untuk terus sehat. Sampai kapan? Sampai besok dan besoknya lagi dan seterusnya,” tegasnya.⁣⁣
⁣⁣
Berbeda dengan jabatan dan kota sebelumnya, Octi mengaku memiliki banyak kenangan dan juga perjuangan untuk bisa sampai di posisi Store Manager seperti sekarang ini. Bergabung bersama Kompas Gramedia pada Group of Retail & Publishing di unit Gramedia Store. Pengalaman ini terjadi sejak pertengahan Agustus 2005, dan menjabat sebagai supervisor magang di salah satu Gramedia di Jakarta Utara.⁣⁣

Loading...


⁣⁣
Kemudian, dia mengaku, tahun berikutnya mendapat kesempatan sebagai Management Trainee (MT), kesempatan istimewa yang kemudian membawanya menjadi pribadi yang lebih ‘kaya’. ⁣⁣
⁣⁣
“Di posisi MT ini, saya mendapatkan pendidikan ilmu bisnis dan organisasi langsung dari pakar-pakarnya, sebagai sarjana lulusan Teknologi Pangan, kesempatan MT ini menjadi kendaraan penting bagi saya untuk mengisi gap knowledge saya akan bisnis ritel,” paparnya.⁣⁣
⁣⁣
Setelah lulus dari program MT, ternyata tantangan diakuinya menjadi lebih berat yakni sebagai Store Assistant Manager. Kemudian di tahun 2014, Octi mendapatkan kepercayaan sebagai Store Manager, dengan tugas pertama langsung keluar dari Jakarta, yaitu ke kota apel Malang. ⁣⁣
⁣⁣
“Setelah dari Malang, selama 7 tahun terakhir saya memimpin Gramedia Store di Semarang, Denpasar Bali dan awal tahun 2020 memulai tugas di kota udang Cirebon,” ujarnya. (AC560)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Revitalisasi Mangrove Pesisir Utara Jawa Perlu Dilakukan Bersama-sama

Cirebon,- Fungsi ekosistem mangrove di Pesisir Utara tidak hanya berhenti pada gerakan penanaman mangrove saja. Harus ditindaklanjuti dengan gerakan...

Saat Uji Coba di Jalan Siliwangi Kota Cirebon, Petugas Masih Menemukan Kendaraan Parkir di Jalur Sepeda

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mulai melakukan uji coba jalur khusus sepeda di sepanjang Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jumat (17/9/2021). Uji coba jalur...

Inilah Rangkaian Program Tanggung Jawab Sosial BAF Menyambut HUT BAF ke-24

Jakarta,- Memasuki usia ke-24 tahun tepat pada tanggal 24 September 2021, PT Bussan Auto Finance (BAF) terus berupaya memberikan kontribusinya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup...

Lewat Desa Wisata Pantai Tirta Ayu, Pertamina Bantu Gerakkan Ekonomi Desa di Masa Pandemi

Indramayu,- Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat secara bertahap menghidupkan kembali potensi pariwisata di Desa Balongan, Indramayu. Melalui program DERMAYU atau Desa Wisata...

More Articles Like This